10 Gunung Indah di Indonesia yang Wajib Didaki, Setidaknya Sekali Seumur Hidup - Manusia Lembah

10 Gunung Indah di Indonesia yang Wajib Didaki, Setidaknya Sekali Seumur Hidup

Keindahan alam Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Wisata alam kini gencar dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di dalam maupun luar negeri. Tak hanya pesisir pantainya yang aduhai, Indonesia juga dikenal akan gunung berapi yang memiliki panorama eksklusif.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan pendakian gunung semakin lama semakin digemari banyak kalangan. Gunung'pun bukan hanya menjadi tempat olahraga pendakian, tetapi juga wisata alam unggulan. Bahkan keindahan alam pegunungan Indonesia juga sudah tersohor hingga mancanegara. Maka tak heran jika kegiatan outdoor menjadi feed yang tepat untuk postingan di sosial media. 

Tidak sedikit pendaki gunung yang mengejar puncak - puncak tertinggi di Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke, mulai gunung tidak aktif hingga gunung berapi aktif. Selain menaklukkan puncak gunung, keindahan alam Indonesia itulah yang banyak dicari para pendaki. Indonesia memiliki panorama gunung yang pastinya memiliki keunikan tersendiri. Jika tidak, bagaimana mungkin wisatawan mancanegara bisa datang dan turut menikmatinya.

Nah, melihat pemandangan alam dari ketinggian kadang tidak perlu menaklukkan puncak-puncak tertinggi, karena banyak gunung  yang menyajikan panorama mempesona, meski tidak begitu tinggi. Nah, berikut beberapa gunung di Indonesia yang memiliki keunikan dan panorama khas yang telah mengundang banyak orang. . 

1. Gunung Papandayan

gunung di indonesia
Lokasi : Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Ketinggian : 2.665 mdpl
Spot : Hutan Mati, Alun-alun Tegal Alun.

Siapa yang tak kenal dengan hutan mati Gunung Papandayan?. Jika belum kenal, mari kenalan. Gunung Papandayan merupakan salah satu gunung tertinggi di Jawa Barat yang tidak hanya dibuka untuk kegiatan pendakian, tetapi juga tempat wisata di Garut yang sangat populer. 

Gunung Papandayan menyajikan panorama alam yang terbilang kering, dimana hanya menyajikan pemandangan tebing-tebing dan batuan putih kekuningan. Di tempat ini ada 14 kawah aktif yang masih mengeluarkan asap berbeda-beda yaitu putih, hijau atau keemasan. Kawah yang terkenal adalah Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak dan Kawah Manuk. Beberapa kawah bisa dilihat dari dekat karena tidak berbahaya.

Lokasi unggulan di Gunung Papandayan adalah hutan mati dan alun-alun tegal alun yang memiliki panorama berbeda. Hutan mati adalah jejak letusan tahun 2002 yang menyisakan batang pepohonan cantigi yang mati dan menghitam karena terbakar erupsi, namun tetap berdiri kokoh. Di lokasi ini biasanya menjadi spot menarik untuk berekspresi apapun yang anda sukaBaca : Menelisik 3 Pesona Gunung Papandayan yang Eksotis. 

Berbeda dengan Tegal Alun. Alun-alun Gunung papandayan ini merupakan padang hijau edelweis terluas di Jawa Barat. Untuk kesana tidak semudah itu ferguso karena perlu pendakian. Namun tenang, pendakian Gunung Papandayan tergolong ringan dan sangat cocok untuk pemula. 

2. Gunung Prau

gunung di indonesia

Lokasi : Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah
Ketinggian : 2.565 mdpl
Spot : Camp sunrise

Gunung Prau adalah wisata andalan di Dataran Tinggi Dieng. Banyak orang yang melakukan pendakian akhir pekan di gunung ini karena ingin bangun pagi sambil memandang panorama alam yang sangat cantik. Ya... sudah lama Gunung Prau memiliki label gunung cantik dengan sunrise yang istimewa. 

Pendakian Gunung Prau tergolong pendakian berat, karena sudah banyak fasilitas di sepanjang pendakiannya, seperti ojek hingga pintu hutan, hingga warung-warung kecil di sekitar jalur pendakian awal. Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk sampai ke camp sunrise, surganya para pendaki.

Pemandangan sunrise Gunung Prau inilah yang ditunggu-tunggu banyak orang dari berbagai belahan nusantara. Deretan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing tampak megah menjulang berdekatan, dihiasi Gunung MerapiGunung Merbabu dan juga Gunung Lawu. Deretan gunung-gunung yang perlahan menampakkan diri bersamaan dengan proses terbitnya matahari menjadi salah satu momen idaman para pendaki di Gunung Prau.

3. Gunung Merapi

gunung di indonesia

Lokasi : Taman Nasional Gunung Merapi, Jawa Tengah
Ketinggian : 2.930 mdpl
Spot : Pasar Bubrah, Puncak

Inilah gunung berapi paling aktif di Indonesia yang memiliki siklus letusan 4 tahun sekali. Bagi beberapa orang, merapi adalah gunung yang seram, bukan karena Mak Lampirnya, tetapi karena letusannya yang kadang tak terduga. Bahkan dilihat dari kejauhan, wibawa Gunung Merapi sudah tidak diragukan lagi. Inilah kenapa banyak pendaki ingin menaklukkan gunung berapi ini. 

Pendakian Gunung Merapi tergolong agak berat dengan waktu pendakian sekitar 5 jam. Tidak hanya ditantang oleh tanjakan berbatu terjal, tetapi juga trek berpasir ketika mendekati puncaknya. Bibir kawah Merapi berupa jurang menganga lebar yang selalu menyambut setibanya di atas. 

Semenjak kecelakaan yang memakan korban, pendakian ke puncak Gunung Merapi diperketat dan jika ingin mendaki gunung berapi teraktif ini, sebaiknya tidak banyak polah dan tetap waspada, karena puncaknya berupa tebing-tebing curam dan jurang yang dalam. Intinya tetap berhati-hati dan taati peraturan guys.

4. Gunung Ijen

gunung di indonesia

Lokasi : Jawa Timur
Ketinggian : 2.443 mdpl
Spot : Api biru Kawah Ijen

Hampir semua orang ingin menyaksikan api biru alami yang hanya ada dua di dunia ini, salah satunya di Kawah Ijen. Maka jangan heran jika wisatawan yang datang ke Gunung Ijen banyak didominasi oleh turis asing setiap harinya. Pendakian ke Kawah Ijen membutuhkan waktu sekitar 3 jam, tetapi untuk melihat api biru, harus turun ke kawah agar lebih jelas dan puas. 

Tidak seperti gunung lainnya, Gunung Ijen merupakan gunung wisata. Jadi area camp hanya bisa dilakukan di lapangan dekat parkiran yang sudah disediakan dan jangan berharap ingin camp di puncak karena pasti gerbangnya belum dibuka. Gerbang pendakian ke Kawah Ijen dibuka dini hari saat wisatawan berbondong-bondong menyaksikan api biru.

Api biru adalah api alami yang ada di Kawah Ijen. Fenomena alam Indonesia ini menjadi tujuan utama wisatawan selain sunrise. Tak hanya api biru, panorama Kawah Ijen yang masih aktif, berwarna biru tosca juga sangat memanjakan mata. Pastinya banyak spot yang bikin malas turun. 

5. Gunung Bromo

gunung di indonesia

Lokasi : Jawa Timur
Ketinggian : 2.329 mdpl
Spot : Kawah Bromo, Pananjakan, dst

Kawah Ijen dan Gunung Bromo adalah dua tempat wisata andalan Jawa Timur yang banyak dibanjiri wisatawan dari segala penjuru dunia. Jika Kawah Ijen tersohor akan api birunya, maka Bromo terkenal karena panorama sunrise yang indahnya tiada tara. 

Saat matahari terbit, kawasan ini terkenal dengan panorama sunrise, saat siang panorama alamnya sangat memukau, saat sore kabut tipis mampu menciptakan nuansa sunyi nan tenang dan saat malam, tentu saja milkyway akan ditunggu-tunggu banyak photographer. Baca : 15 Spot Terbaik Menikmati Kawasan Wisata Gunung Bromo. 

Gunung Bromo memiliki area yang sangat luas dan banyak spot yang bisa dikunjungi untuk menikmati keindahannya, mulai dari mendaki ke puncak kawah, melihat panorama sunrise dari puncak Pananjakan, puncak B29 dan spot puncak lainnya, menikmati padang savana dengan jeep, menikmati kesunyian pasir berbisik naik kuda atau mendaki Gunung Batok di sebelahnya. Silahkan pilih!.

6. Gunung Semeru


Lokasi : Jawa Timur 
Ketinggian : 3.676 mdpl
Spot : Ranu Kumbolo

Gunung satu ini seperti rajanya Pulau Jawa, karena merupakan gunung tertinggi di Jawa. Puncak Gunung Semeru juga dijuluki puncak abadi para dewa karena melihat legenda yang dibawanya dari masa lampau. Gunung berapi di Indonesia ini mengeluarkan letusan sekitar 20 menit, dan melihat kepulannya dari puncak, adalah impian banyak pendaki di Indonesia. 

Menaklukkan Gunung Semeru tentu tidak mudah, karena harus mendaki di trek berpasir yang cukup panjang dan membutuhkan waktu sekitar 4 jam lebih. Apalagi sampai di puncak juga tidak boleh terlalu siang karena arah angin yang membawa uap belerang akan mengarah ke puncak dan berbahaya bagi pendaki. Terbayang bagaimana lelahnya dini hari mendaki berjam-jam di trek berpasir yang merosot ketika diinjak?. 

Semeru bukan hanya tentang puncak Mahameru. Meski banyak yang mengejar puncaknya, banyak juga yang tidak ingin kesana karena lebih tertarik berdiam diri dalam keheningan Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo adalah danau di lereng Semeru yang menggegerkan banyak orang karena panoramanya yang indah, terlebih saat sunrise. Bahkan sebelum film 5 cm muncul, Ranu Kumbolo sudah menjadi surga bagi siapapun yang datang ke Semeru. Baca : Ranu Kumbolo Gunung Semeru, Surga yang (tak) Dirindukan. 

Ranu Kumbolo adalah ikon Gunung Semeru yang diburu banyak wisatawan. Sedangkan Mahameru adalah puncak para dewa, dimana siapapun yang disana bisa melihat letupan dari kawah Jonggring Saloka dan panorama itu juga banyak diburu para pendaki yang ingin menyaksikannya. 

Keindahan Gunung Semeru itu relatif. Tergantung suka yang mana. Ingin bersantai di danau indah, atau melihat letupan erupsinya dengan penuh perjuangan?. Jarang lo, ada gunung yang letusannya bisa dilihat secara langsung dari puncak. 

7. Gunung Batur

gunung di indonesia

Lokasi : Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali
Ketinggian : 1.717 mdpl
Spot : Danau Batur, Kaldera.

Jika mendaki Gunung Agung terlalu berat, bergeserlah ke Gunung Batur yang terkenal akan sunrisenya. Gunung Batur memiliki kaldera yang merupakan salah satu terbesar di dunia. Kawasan Gunung Batur ini tidak hanya terkenal di kalangan pendaki tetapi juga wisatawan mancanegara. Tidak hanya menyajikan pesona alam, tetapi kawasan ini juga menyajikan wisata budaya "Trunyan" dan panorama alam Danau Kintamani. 

Daya tarik utama gunung tertinggi kedua di Bali ini tentu karena memiliki keindahan sunrise yang indah, merah dan berkombinasi dengan warna biru yang menawan, menyuguhkan keindahan Danau Batur yang bersanding dengan Gunung Abang dan Gunung Rinjani di belakangnya. Tak hanya itu, pendaki juga bisa melihat kaldera dan letupan kecil di dalamnya. 


8. Gunung Rinjani

gunung di indonesia

Lokasi : Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Ketinggian : 3.726 mdpl
Spot : Danau Segara Anak

Dari banyaknya gunung di Indonesia, banyak yang mengatakan bahwa Gunung Rinjani adalah gunung terindah di Indonesia. Tidak hanya di kalangan pendaki nasional, Gunung Rinjani juga tersohor di kalangan pendaki mancanegara. Apa lagi kalau bukan panorama indah di sepanjang jalur pendakiannya, hingga pesona Segara Anakan yang menyegarkan mata?.

Pendakian Gunung Rinjani memang banyak menyuguhkan lembah padang rumput dan perbukitan yang indah. Meski jalur pendakiannya panjang dan melelahkan, tidak menyurutkan niat para pendaki yang ingin menikmati pemandangan Segara Anak, entah itu dari ketinggian ataupun dari pinggiran. Pasalnya, dilihat dari manapun, keindahannya  sangat sayang jika tidak diabadikan dalam kamera.

Menikmati Danau Segara Anak dari ketinggian bisa dimulai dari Plawangan Sembalun hingga arah ke puncak atau dari jalur pendakian Senaru ke arah danau. Adanya Gunung Barujari di tengah kawah berlatar belakang puncak Gunung Rinjani menambah keeksotisan panoramanya. Siapapun yang mendaki Gunung Rinjani pasti bakal rajin motret saat tampak Segara Anak berpadu dengan alam sekitarnya.  

9. Gunung Tambora


Lokasi : Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Ketinggian : 2.851 mdpl
Spot : Kaldera Gunung Tambora

Apa gunung paling bersejarah di Indonesia?. Tambora bisa menjadi jawabannya. Gunung Tambora memang kurang beken dibanding gunung-gunung lain  yang panoramanya telah tersohor, tetapi bagi yang suka sejarah, pasti segala hal tentang Gunung Tambora sangat menarik untuk disimak. Salah satunya, gunung ini pernah menjadi gunung tertinggi di Indonesia dan letusannya pernah membuat dunia gempar.

Gunung Tambora adalah gunung yang sarat akan sejarah. Saat mendaki ke puncaknya, bisakah terbayang bahwa ada tiga kerajaan yang terkubur di bawah gunung ini?. Letusannya pada tahun 1813 menjadi letusan terbesar dalam sejarah manusia modern dan membuatnya dijuluki Pompeii dari Timur. Letusannya menghancurkan hampir separuh gunung, terpangkas menjadi 2.851 mdpl. Baca : 10 Fakta Gunung Tambora yang Pernah Menggegerkan Dunia. 

Disamping kisah sejarah yang pasti sudah diketahui banyak orang di seluruh dunia, Gunung Tambora tentu memiliki panorama yang menakjubkan. Kaldera Gunung Tambora adalah kaldera terbesar di Indonesia yang memiliki diameter 8 kilometer dengan tinggi dasar kawah 1.300 mdpl. Untuk sampai ke puncak atau bibir kaldera, dibutuhkan waktu pendakian sekitar 6 -7 jam. 

Tambora tentunya menawarkan panorama yang berbeda ketika sunrise ataupun sunset. Jika mengejar sunrise terlalu mainstream, mencoba mengejar sunset juga tidak akan membuat siapapun menyesal. Ketika sunset saat cuaca baik,  akan tampak puncak Gunung Rinjani dan Gunung Agung di sebelah barat, Pulau Moyo dan Pulau SatondaPerpaduan sinar jingga kemerahan, sekaligus pucuk-pucuk hutan cemara yang tenggelam dalam sapuan kabut sungguh menjadi pemandangan yang begitu luar biasa indahnya

10. Gunung Kelimutu

gunung di indonesia

Lokasi : Flores, Nusa Tenggara Timur
Ketinggian : 1.639 mdpl
Spot : Danau Tiga Warna

Layaknya Kawah Ijen, Gunung Kelimutu adalah gunung unik di Indonesia yang banyak menarik wisatawan dunia karena fenomena danau tiga warna. Sesuai namanya, gunung ini memiliki tiga danau kawah dengan warna air berbeda dan bisa berubah-ubah. Bahkan warna danau bisa berubah - ubah hingga 44 kali.

Tiga danau tersebut bernama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, Tiwu Ata Polo dan Tiwu Ata Mbupu. Ketiga danau tersebut seolah bagaikan cat berwarna. Warna airnya berubah-ubah tanpa tanda ada tanda alami sebelumnya. Warna yang berubah-ubah disebabkan oleh proses geokimia di dasar danau yang menghasilkan kandungan zat kimia tertentu di dalam air. Baca : Sejarah, Legenda dan Mitos Danua Tiga Warna Kelimutu. 

Momen spesial di Danau Tiga Warna Kelimutu adalah menjelang matahari terbit. Ketika matahari perlahan muncul di belakang Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, panorama alam yang luar biasa akan tersaji dengan indahnya. Warna jingga matahari berpadu dengan warna hijau tosca dihiasi perbukitan di sekelilingnya membentuk lukisan alam yang menakjubkan. 

Itu adalah 10 gunung di Indonesia yang keindahannya serta sejarahnya sudah dikenal banyak orang di seluruh penjuru dunia. Memiliki keunikan dan pesona yang berbeda dari gunung-gunung lain, membuat siapapun yang ingin menikmati keindahannya harus merogoh kocek yang tidak sedikit untuk kesana. Meski begitu, setidaknya keindahan itu bisa dinikmati setidaknya sekali seumur hidup. Bener gak guys?.
Baca Juga
>