Pendakian Gunung Prau 2.565 mdpl via Patak Banteng - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Pendakian Gunung Prau 2.565 mdpl via Patak Banteng

Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng. Ingin Mengawali pagi yang indah di Jawa Tengah dengan suasana pegunungan yang menawan?, Gunung Prau bisa menjadi salah satu solusinya. Gunung Prau menjadi salah satu tujuan favorit para penikmat alam ketika mengunjungi Dataran Tinggi Dieng. 

Gunung kecil yang tidak terlalu menjulang ini memiliki view pemandangan mempesona khususnya ketika sunrise. Waktu pendakian yang pendek merupakan waktu yang pas bagi pendaki pemula untuk menikmati secuil surga pagi di puncak tertinggi Dataran Tinggi Dieng yang akrab disapa The Golden Sunrise.

Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng


Gunung Prau masuk di dalam daftar 10 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah. Gunung Prau terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, Indonesia. Merupakan batas antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. 

Ada tiga jalur pendakian Gunung Prau yang bisa didaki :
  1. Pendakian via Patak Banteng
  2. Pendakian via Jalur Pranten
  3. Pendakian via Dieng Wetan
  4. Pendakian via Dieng Kulon (Dwarawati)
  5. Pendakian via Kalilembu
  6. Pendakian via Campurejo
  7. Pendakian via Wates
  8. Pendakian via Igirmranak


Transportasi ke Basecamp Patak Banteng

Jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng relatif lebih singkat dan paling sering dilewati oleh para pendaki. Berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Gunung Prau bisa menjadi penutup dari segala perjalanan mengeksplor Dataran Tinggi Dieng.

Ada beberapa alternatif cara ke basecamp Patak Banteng, yaitu :
  1. Kereta Api Dari Jawa Barat / Jakarta : Naik kereta turun di Stasiun Purwokerto / Stasiun Kutoarjo / Stasiun Semarang. Kemudian lanjut menuju terminal dan naik bus tujuan Wonosobo. Lanjut microbus menuju Dieng. 
  2. Dari Jabodetabek : Naik bus tujuan Wonosobo, turun di Taman Plasa. Kemudian naik microbus jurusan dieng ke basecamp Patak Banteng.
  3. Dari Semarang : Naik bus jurusan Purwokerto, turun di pertigaan Muntang. Lanjut bus jurusan Wonosobo/Dieng.
  4. Dari Jogja/Solo : Naik bus jurusan Surabaya - Wonosobo. Sampai terminal naik angkot ke kota Wonosobo, dilanjutkan microbus jurusan Dieng ke basecamp Patak Banteng.
  5. Dari Purwokerto : Naik bus jurusan Wonosobo, turun di pertigaan klenteng. Lanjut naik bus jurusan Dieng ke basecamp Patak Banteng.
  6. Dari Jawa Timur : Naik bus tujuan Semarang atau Jogja kemudian lanjutkan seperti rute diatas. 

Info & Tips :
  • Jika naik kereta dan turun di Stasiun Jogja, bisa naik ojol/taxi lebih dulu ke Terminal Giwangan untuk naik bus jurusan Surabaya - Wonosobo. Jika tidak ada, bisa naik bus Jurusan Semarang, turun di Secang dan lanjut bus jurusan Wonosobo. Bus Jurusan Surabaya-Wonosobo hanya ada di waktu tertentu.
  • Jika di Stasiun Kutoarjo sulit mendapat bus jurusan Wonosobo, bisa Terminal Purworejo dan mencari bus ke Wonosobo disana. 
  • Microbus tujuan Dieng bisa berhenti di basecamp Pendakian Gunung Prau manapun, khusus area Dieng. Harga ongkos juga bisa berubah sewaktu-waktu. 

Peta Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng

Peta Jalur Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng

Di sepanjang jalur pendakian tidak terdapat mata air sehingga dihimbau untuk mempersiapkan perbekalan di basecamp, dimana ada beberapa warung yang juga menyediakan kebutuhan logistik.

Basecamp - Pos 1

Setelah melakukan registrasi pendakian di basecamp desa Patak Banteng, pendakian awal Gunung Prau dimulai dengan berjalan menyusuri perkampungan penduduk sekitar 500 meter sebelum melalui jalur makadam menanjak. Jika naik ojek, akan langsung sampai di ujung jalan makadam, pertigaan kecil ke pendakian selanjutnya. 

Setelah makadam, jalur berupa tanah padat terbuka di perbukitan yang dimanfaatkan untuk berkebun penduduk sekitar. Jika musim kemarau, area jalur ini sangat berdebu. Di ujung jalur, ada gubuk kecil, Pos 1. 

Pos 1 - Sikut Dewo,  hanya berupa pos kecil di tepi jalur pendakian yang sudah di model mirip tangga. Tidak ada yang menarik, tetapi jika beruntung ada beberapa warung yang buka di jalur selanjutnya. 

Pos 1 - Pos 2 

Dari pos 1 berbelok ke kiri untuk menuju pos 2. Jalur pendakian Gunung Prau masih berupa tanah menanjak berbentuk tangga. Akan dijumpai beberapa gubuk / warung di sekitar jalur pendakian sebelum masuk ke kawasan hutan.Santai sejenak dengan secangkir kopi di ketinggian sangat cocok dilakukan di area jalur ini. 


Pos 2 - Canggal Walangan, berupa lahan lapang kecil yang didominasi cemara dan pinus. Bisa dibilang Pos 2 merupakan awal pendakian yang sesungguhnya. Di depan tampak jalur pendakian Gunung Prau menanjak didominasi hutan pegunungan.

Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Pos 2 - Canggal Walangan

Pos 2 - Pos 3

Jalur pendakian Gunung Prau menuju pos 3 sedikit terjal dan lebih menanjak dibandingkan sebelumnya. Jalur pendakian tak hanya menanjak tetapi juga didominasi akar-akar pepohonan yang menjadi rintangan wajib.  

Pemandangan menuju pos 3 hanya berupa hutan dan bukit. Pos 3 - Cacingan, tak jauh beda dengan pos 2, berupa lahan kecil di sebelah kanan yang muat untuk 2 tenda.

Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Pos 3 - Cacingan

Pos 3 - Camp Sunrise

Jalur pendakian ke camp sunrise cukup terjal dan menanjak. Jalur pendakian Gunung Prau akan melewati tanjakan tanah berupa tangga berkelok-kelok yang cukup berdebu di musim kemarau. 

Mendekati camp Sunrise, jalur pendakian sudah datar dan terpampang area lapang yang biasanya dijadikan tempat camp jika di atas terlalu berangin. Camp Sunrise tak jauh ada di atas area ini. 

Camp Sunrise merupakan area favorit semua orang yang datang ke Gunung Prau. Sesuai namanya, tempat ini adalah spot terbaik menyaksikan matahari terbit. Bahkan pemandangan yang terhampar dari lokasi ini, sangat indah.

Deretan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing tampak megah menjulang berdekatan, dihiasi Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan juga Gunung Lawu yang tampak kecil. Deretan gunung-gunung yang perlahan menampakkan diri bersamaan dengan proses terbitnya matahari menjadi salah satu momen idaman para pendaki selain menuju puncak Gunung Prau.

Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Sunrise Gunung Prau
Jika belum puas, melanjutkan pendakian ke spot-spot berikutnya juga tak kalah menarik, karena Gunung Prau juga memiliki Bukit Teletubbies. 

Bukit teletubbies berupa gundukan bukit yang juga camping ground untuk menikmati golden sunrise di Gunung Prau. Momen matahari terbit adalah saat yang ditunggu-tunggu di bukit teletubbies ketika sinar jingga matahari menyinari gunung-gunung di sekitarnya.

Tips Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng :

  1. Carilah musim pendakian yang tepat. Keadaan cuaca akan sangat mempengaruhi keadaan di puncak Gunung Prau.
  2. Gunakan Peralatan dan Perlengkapan Mendaki Gunung yang lengkap untuk kenyamanan dan keamanan.
  3. Siapkan logistik yang cukup terutama air karena tidak ada sumber air di sepanjang jalur pendakian.
  4. Jika ingin mempersingkat waktu, bisa menggunakan jasa ojek yang akan mengantar hingga di Pos 1 - ujung jalan makadam.
  5. Untuk camp bisa di puncak atau area luas di bawah puncak untuk menghindari angin kencang.
  6. Jangan mengotori area dengan membuang sampah sembarangan maupun melakukan vandalisme.

Itinerary Pendakian Gunung Prau :
Basecamp - Pos 1 : 30 menit
Pos 2 - Pos 3 : 40 menit
Pos 3 - Camp Sunrise : 45 menit
Camp Sunrise - Bukit Teletubbies : 10 menit

Informasi Gunung Prau via Patak Banteng :

  • Tinggi : 2.565 mdpl
  • Tipe : Gunung tidak aktif
  • Wilayah : Kabupateng Batang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Wonosobo.
  • Kawasan : Dataran Tinggi Dieng
  • Pengelolaan : PT Perhutani
  • Puncak : Puncak Prau
  • Sumber Mata Air : -
  • Camp Ideal : Camp Sunrise
  • Durasi Pendakian Normal : 1 - 2 hari.
  • View Gunung :  Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung MerapiGunung Merbabu, Gunung Lawu 
  • Wisata Sekitar : Puncak Sikunir, Telaga Warna Dieng, Kawah Sikidang, Percandian Arjuna.
  • Lokasi Basecamp Tamiajeng : Jl. Dieng No.KM, Patak Banteng, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Map : Klik Disini)
  • Kontak Basecamp Tamiajeng : 0852-2828-3428
  • HTM : Rp.15.000/orang