Daftar Gunung di Indonesia yang Terapkan Sistem Booking Online - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Daftar Gunung di Indonesia yang Terapkan Sistem Booking Online

Booking Online Pendakian Gunung. Kegiatan mendaki gunung semakin digemari oleh banyak kalangan, mulai kalangan orang tua hingga anak-anak, mulai generasi X hingga generasi Z. Sehingga tak sedikit jalur pendakian yang mengubah sistem pendakiannya. 

Indonesia memiliki banyak gunung yang populer, entah itu gunung wisata  ataupun gunung untuk melakukan pendakian. Ditambah teknologi canggih bernama android, pemburu view landscape juga bertambah dan semakin menambah jumlah pendaki setiap tahunnya. 


cara booking online pendakian gunung
Nah, banyaknya pendaki tentunya memperbesar kemungkinan bertambahnya sampah plastik yang ditinggalkan para pendaki. Hal ini membuat beberapa pemerhati lingkungan mendesak agar kuota pendakian gunung dibatasi, seperti pada Pendakian Gunung Semeru.

Banyaknya sampah yang memprihatinkan menjadi salah satu faktor kenapa pendakian gunung harus dibatasi dan memperketat ketentuan pendakian, karena beberapa jalur pendakian gunung masuk dalam Taman Nasional. Bagaimanapun, Taman Nasional harus tetap lestari dan dijaga fungsinya, bukan?

Ada beberapa opsi yang dilakukan untuk meminimalisir sampah, seperti menaikkan tarif, keharusan didampingi porter, pembatasan kuota pendakian, memberikan sanksi bagi pelanggar tata tertib dan sebagainya. 

Sekarang ini, beberapa gunung sudah melakukan beberapa opsi tersebut dan yang paling menarik adalah adanya sistem booking online pendakian gunung. Hal ini dilakukan agar bisa mengontrol pendaki dengan mudah sekaligus menjaga kawasan konservasi, alias memberi ruang pada alam, bahasa puitisnya.

Berikut beberapa gunung di Indonesia dan sudah memberlakukan sistem booking online :

1. Gunung Semeru

Kuota : 600 orang / hari (Ranu Pane)
Pelaksanaan Booking : Maksimal H-3
Jumlah Pendaki : Min 3 orang, Mak 10 orang (10 orang 1 ketua 1 surat ijin pendakian)

Gunung tersohor serta tertinggi di Jawa ini menjadi populer sejak tayangnya film 5 cm pada 2012. Membludaknya pendaki yang tiba-tiba dan beberapa alasan lain terkait sampah, akhirnya Gunung Semeru memberlakukan sistem booking online pendakian. Tiket masuk pun ikutan naik. 

Sebelum melakukan pendakian, baca SOP lebih dulu untuk mengetahui ketentuan pendaftaran, tarif karcis masuk, pembayaran, tata cara pelaksanaan pendakian, larangan dan sanksi.

Gunung Semeru hanya memiliki satu jalur pendakian resmi yaitu jalur pendakian via Ranu Pane dan harus lewat situ

Persyaratan Izin Pendakian Gunung Semeru :

  • Bukti cetak pendaftaran.
  • Surat pernyataan.
  • Daftar perlengkapan dan perbekalan.
  • Membawa Surat Keterangan Sehat asli dari dokter yang berlaku paling lama H-1 sebelum hari pendakian. 
  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM) yang masih berlaku. 
  • Bukti identitas asli ketua.
  • Surat ijin orang tua / wali beserta fotokopi KTP orang tua / wali (<17 tahun).

Bukti konfirmasi melalui email atau sms nantinya ditunjukkan kepada petugas saat masuk ke dalam kawasan ketika melewati pintu masuk Coban Trisula, Wonokitri, Tengger laut Pasir dan Senduro. Baca : Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru

Semua pendaki Gunung Semeru wajib mengikuti briefing sebelum melakukan pendakian. Biasanya jalur pendakian gunung ditutup saat awal tahun untuk perbaikan ekosistem, maka kuota pendakian tidak ada, alias silahkan cari waktu lain okay

2. Gunung Ciremai

Kuota : 1.555 orang/hari (Palutungan 552, Linggarjati 255, Linggasana 242, Apuy 506)
Pelaksanaan Booking : H-1
Jumlah Pendaki : Min 4 orang, Mak 10 orang (10 orang 1 ketua 1 surat ijin pendakian)

Jika di Jawa Timur ada Gunung Semeru, maka Jawa Barat memiliki Gunung Ciremai sebagai yang tertinggi. Menjadi gunung aktif yang cukup digemari, pendaki di Gunung Ciremai juga tak kalah membludak saat akhir pekan maupun hari libur.

Gunung Ciremai memiliki empat jalur pendakian yaitu jalur Apuy, Linggasana, Palutungan dan Linggarjati. Tak kalah ribetbooking online pendakian Gunung Ciremai akan melaksanakan registrasi online melalui whatsapp, safety talk, cek kesehatan, 6 cek perlengkapan barang dan pelaporan akhir di pintu keluar. 
Baca : Pendakian Gunung Ciremai 3.078 via Linggarjati
Sebelum melakukan pendaftaran pendakian, sebaiknya baca panduan pendaftaran lebih dahulu untuk mengetahui mekanisme pendakian dan cara booking online.

Syarat Ijin Pendakian Gunung Ciremai :

  • Bukti kode booking.
  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM) yang masih berlaku.
  • Bukti cek kesehatan dalam kondisi prima (dilakukan di lokasi).
  • Data perlengkapan barang pribadi dan tim. 

Perhatikan beberapa poin penting mengenai cek kesehatan dan cek perlengkapan dan beberapa tata tertib lainnya. Jika tidak lolos tes kesehatan, maka pendakian harus ditunda esok hari.

Data pengecekan perlengkapan awal menjadi dasar untuk pengecekan sampah guys. Jadi jika ditemukan perlengkapan yang berpotensi sampah tapi tidak dibawa kembali sampahnya, maka say goodbye for 1 year, Ciremai.... BLACKLIST.

3. Gunung ArjunoWelirang - Pundak

Kuota : -
Pelaksanaan Booking : Maks H -3
Jumlah Pendaki : Min 3

Gunung Arjuno, Gunung Welirang dan Gunung Pundak merupakan gunung di kawasan Tahura Raden Soerjo. Jadi, jika ingin mendaki ketiga gunung itu, bisa melakukan booking online pendakian gunung untuk mempermudah. 

Pendaftaran online bisa dilakukan di pos Tretes, Pos Tambaksari, Pos Lawang, Pos Sumber Brantas dan Gunung Pundak. Di website resminya, belum ada menu untuk melihat jumlah pendaki setiap harinya karena sepertinya sistem kuota belum diberlakukan. 

Seperti sebelumnya, baca SOP pendakian untuk mengetahui syarat dan ketentuan, peraturan pendaki, larangan dan berbagai info penting di dalam sistem booking online pendakianBaca : Cara Booking Online Pendakian Gunung Arjuno

Syarat Ijin Pendakian Gunung Arjuno - Welirang - Pundak :

  • Berkas pendaftaran dan telah disetujui
  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM) yang masih berlaku.
  • Membawa Surat Keterangan Sehat asli dari dokter yang berlaku paling lama H-2 sebelum hari pendakian. 
  • Surat ijin orang tua / wali beserta fotokopi KTP orang tua / wali (<17 tahun).
  • Membawa trash bag / kantong sampah.
Seperti dua gunung sebelumnya, akan ada pemeriksaan barang sesuai form pendaftaran online dan ketika turun, akan dicek ulang sampah sesuai bawaan. Selain itu semua pendaki wajib mengikuti briefing sebelum melakukan pendakian. 

4. Gunung Gede - Pangrango

Kuota : 600 orang / hari.
Pelaksanaan Booking : Mak H-30
Jumlah Pendaki : Min 3 orang, Mak 10 orang (10 orang 1 ketua 1 surat ijin pendakian)

Dulu, Pendakian Gunung Pangrango dan Gunung Gede merupakan hal yang sangat ribet seribet ribetnya. Setelah kini banyak jalur pendakian yang menggunakan sistem booking online, pasti keribetan itu masih tetap ada, hehehe.

Gunung Gede - Pangrango masuk dalam kawasan konservasi Taman Nasional. Terdapat tiga pintu masuk untuk melakukan pendakian yaitu via Cibodas, via Gunung Putri dan via Selabintana. 

Banyaknya jumlah pendaki yang mengunjungi dua gunung indah ini, jumlah kuota pendaki selama 3 bulan di 3 jalur ini bisa dilihat pada website, sehingga bisa booking untuk pendakian dua bulan kemudian. Keterangan buka / tutup jalur juga terpampang jelas. 

Meski begitu, kadang kuota pendakian Gunung Gede - Pangrango memang cepat penuh, khususnya hari-hari libur. Tak heran jika banyak yang bilang bahwa untuk mendaki dua gunung ini sebaiknya booking 2-3 bulan sebelum pendakian. Baca : Cara Booking Online Pendakian Gunung Gede - Pangrango

Syarat Ijin Pendakian Gunung Gede - Pangrango :

  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM) yang masih berlaku.
  • Surat Pernyataan Standar Pendakian.
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter (dilakukan di lokasi).
  • Form Sampah.
  • Lembar Pendaftaran pendakian Gunung Gede Pangrango (draft validasi).
  • Surat ijin orang tua / wali beserta fotokopi KTP orang tua / wali (<17 tahun).

Pada Pendakian Gunung Gede - Pangrango, jika ada kelainan maka akan diberikan obat untuk mengurangi resiko atau menyatakan pendaki tidak memenuhi syarat pendakian. Jika tetap ngeyel ingin mendaki, maka wajib menandatangani surat pernyataan yang sudah disediakan. 

Pendakian Gunung Gede - Pangrango memang terkenal selalu ramai, ribet dan ketat. Jadi siapkan kesabaran terlebih dahulu sebelum mendaftar.


5. Gunung Merbabu

cara booking online pendakian gunung merbabu

Booking Online : https://tngunungmerbabu.org/
Kuota : -
Jumlah Pendaki : Min 3 orang, Mak 10 orang (10 orang 1 ketua 1 surat ijin pendakian)

Gunung yang terkenal ramah dan indah ini banyak jadi tujuan para pendaki di seluruh Jawa. Banyaknya jalur pendakian dengan view yang berbeda membuat gunung ini menjadi populer di Jawa Tengah. 

Gunung Merbabu memiliki beberapa jalur pendakian, yaitu via Selo, via Cunthel, via Wekas, via Thekelan dan via Suwanting. Namun untuk sistem booking online pendakian, baru diberlakukan khusus untuk pendakian jalur Selo - mengingat banyaknya pendaki yang lebih gemar lewat jalur itu. Baca : Pendakian Gunung Merbabu 3.142 mdpl via Wekas

Seperti biasa, baca dulu SOP pendakian dan cek kuota pendaki sebelum mendaftarkan diri. Jika jalur pendakian sedang ditutup, maka link pendaftaran tidak bisa dibuka. 

Syarat Ijin Pendakian Gunung Merbabu :

  • Bukti pendaftaran online
  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM) yang masih berlaku.

Setelah mendaftar, bisa mengunduh aplikasi Merbabu Emergency Report yang bekerja dengan sistem voice over internet protocol (VoIP). Jadi setiap pendaki akan terdeteksi jika sudah melewati tower emergency report di Sabana 1. 

Sehingga jika terjadi keadaan darurat, bisa langsung menuju tower untuk menghubungi petugas melalui aplikasi pada smartphone. So, jangan lupa bawa android ke Gunung Merbabu ya!.

6. Gunung Rinjani

cara booking online pendakian gunung rinjani

Booking Online : https://www.erinjani.id/ atau aplikasi eRinjani
Kuota : 500 orang/hari (Sembalun 150, Timbanuh 100, Senaru 150, Aik Berik 100).
Jumlah Pendaki : Min 1, Mak 5 (di aplikasi)

Gunung yang dijuluki gunung terindah di Indonesia ini bukan hanya menjadi tujuan pendaki domestik saja, tetapi juga pendaki mancanegara. Sehingga, prosedur pendakian Gunung Rinjani ini nyaris sama seperti Gunung Gede - Pangrango, cukup banyak dan ribet. 

Pendakian Gunung Rinjani bisa dibilang sangat baik dan berkelas. Tidak hanya calon pendaki saja, penyedia jasa pramuwisata, trekking organizer, guideporter dan penyedia jasa makanan-minuman juga ada SOP dan kewajiban yang harus dipenuhi sebelum maupun saat melakukan pendakian. 
Baca : Pendakian Gunung Rinjani 3.726 mdpl via Sembalun - Senaru
Sebagai Taman Nasional yang banyak dikunjungi pendaki hingga mancanegara, pendakian Gunung Rinjani memiliki beberapa tata tertib, prosedur dan jenis sanksi yang benar-benar harus dipahami oleh siapapun yang terkait, yaitu pendaki, penyedia jasa pramuwisata, trekking organizerguide dan porter.

Syarat Ijin Pendakian Gunung Rinjani :

  • Bukti ePrint ticket yang terdapat booking code dari aplikasi.
  • Form checklist sampah
  • Tiket asuransi (jasa pramuwisata)
  • Fotokopi identitas resmi (KTP, SIM, Passport, Kartu Pelajar, KTM, KK) yang masih berlaku.

Semua di Gunung Rinjani ada aturannya masing-masing. Jadi sebelum mencari guide atau porter, pastikan bahwa mereka sudah memiliki kartu ijin sesuai profesinya di Gunung Rinjani, alias orang lokal. Wisatawan mancanegara wajib menyewa jasa pramuwisata.

Selain itu barang bawaan juga ada aturannya. Jika ada yang tidak sesuai aturan, wajib dititipkan dan bisa diambil setelah pendakian. Hm... benar-benar pendakian berstandar Internasional.


Itulah adalah daftar gunung sementara yang menerapkan sistem booking online dan sudah/akan dijalankan. Kabarnya, gunung-gunung lain akan segera menyusul seperti Kawah Ijen, Gunung Baung dan Gunung Argopuro. Pastinya, info akan di update!

Semoga artikel Gunung dengan Sistem Booking Online bermanfaat. Tegarkan hati dan tetap sabar jika terjadi ke'mbulet'an saat daftar. :P

Baca Juga
>