Pendakian Gunung Welirang 3.156 mdpl via Tretes - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Pendakian Gunung Welirang 3.156 mdpl via Tretes

Pendakian Gunung Welirang via Tretes. Gunung Welirang merupakan gunung berapi aktif yang berada di ketinggian 3.156 mdpl. Gunung yang terdapat tambang belerang ini satu kawasan dengan Gunung Kembar 1, Kembar 2 dan Gunung Arjuno. Nama gunung ini memang tidak sepopuler Gunung Semeru. Satu jalur dengan Gunung Arjuno, medan pendakian yang dilalui tidak akan pernah terlupakan, apalagi terdapat trek yang terkenal dengan nama tanjakan asu atau tanjakan naga.

gunung welirang
Gunung Welirang terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Gunung Welirang masuk di dalam daftar 10 Gunung Tertinggi di Jawa Timur

Sesuai namanya, Welirang dalam bahasa Jawa berarti belerang. Hal ini memang di Gunung Welirang masih ada aktivitas penambang belerang di area dekat puncak. 

Ada beberapa jalur pendakian Gunung Welirang, yaitu :

  • Pendakian via Tretes
  • Pendakian via Cangar
  • Pendakian via Pacet
  • Pendakian via Lawang 
  • Pendakian via Karangploso
  • Pendakian via Sumberawan
  • Pendakian via Purwosari

Jalur pendakian tersebut ada yang ramai, ada juga yang sepi. Beberapa diantaranya bisa sekalian melewati Gunung Arjuno dan Gunung Kembar, karena gunung tersebut dempet. 


Transportasi ke Basecamp Tretes :

Dari sekian banyak jalur yang ada, pendakian Welirang via Tretes merupakan jalur yang sering digunakan para pendaki karena akses yang mudah dan rute yang jelas. 

Ada beberapa alternatif cara ke basecamp Tretes, yaitu :
  • Dari Solo dan area Jawa Tengah : Naik bus tujuan Terminal Purabaya Sidoarjo. Kemudian dilanjutkan naik bus menuju Terminal Pandaan. Dari Terminal Pandaan bisa naik angkot, ojek atau carter mobil untuk ke basecamp Tretes.
  • Dari Jakarta : Naik kereta tujuan Malang dan turun di Stasiun Blimbing Malang atau stasiun Malang Kota Baru, kemudian naik angkot ke Terminal Arjosari dan naik bus tujuan Pandaan dan dilanjutkan seperti di atas.
  • Dari Malang dan Surabaya : Naik bus tujuan Pandaan, kemudian bisa naik angkot, ojek atau carter mobil untuk ke basecamp Tretes.

Basecamp Pendakian Tretes lumayan jauh dari Terminal Pandaan, jika naik angkutan umum membutuhkan waktu sekitar 15  - 20 menit. Lokasi basecamp ada di seberang Hotel Tanjung.



Peta Jalur Pendakian Gunung Welirang via Tretes : 

Jalur Tretes menjadi jalur favorit di Pendakian Gunung Welirang karena sudah populer dan cukup ramai. Apalagi jalur pendakian Gunung Welirang yang lain bisa dibilang tidak seenak jalur Tretes - meski faktanya jalur Tretes tetap nggak enak.

Di basecamp Tretes ini juga bisa sekalian mendaki ke Gunung Arjuno dengan perpotongan jalur di Pos Pondokan.


Basecamp - Pos 1

Trek awal pendakian dari basecamp sudah berupa tanjakan makadam yang tersusun rapi. Semakin ke depan kemiringan mulai meningkat sehingga membuat boros tenaga. 

Jalan yang miring, menanjak dengan 4 belokan akan berakhir sekitar 20 menit, semakin dekat dengan pos 1, Pet Bocor. Untuk ke Pet Bocor setelah pertigaan ambil jalan ke kiri karena ke kanan merupakan jalur untuk ke tempat wisata air terjun Kakek Bodo dan Air Terjun Alap-Alap.


Di Pet Bocor ada warung kecil untuk melepas lelah dan ada kamar mandi kecil juga. Di depan pos ada tempat yang cukup luas digunakan untuk camp, namun lebih baik tidak camp sedini mungkin karena perjalanan masih panjang.


Pos 1 - Pos 2

Dari Pet Bocor sampai sekitar 1 km di depan, jalan berupa semen cor-coran sebelum berubah menjadi trek bebatuan yang tidak teratur. Jalur yang panjang, menanjak, berbatu dan berbelok-belok cukup menguras energi. Jalur seperti inilah yang akan mengantar hingga beberapa jam ke depan sampai ke puncak Gunung Welirang.

jalur pendakian gunung welirang
Makadam Jalur Tretes
Pos 2 - Kop-kopan, merupakan area terbuka cukup lapang. Ada sumber air untuk mengisi bekal air yang habis di perjalanan yang melelahkan. Di Kop-kopan juga ada warung kecil yang menyediakan gorengan dan minuman hangat. Biasanya warung ini hanya buka di akhir pekan. 

Tempat yang lapang, terbuka, ada sumber air melimpah dan ada warung yang menjajakan makanan ringan dan minuman, tak salah jika kop-kopan menjadi tempat ideal untuk camp sebelum melanjutkan perjalanan, maupun camp ceria sekedar ngadem.

Merupakan area yang terbuka, panorama di area Kop'-kopan ini lumayan indah, apalagi ditambah suara gemericik air yang deras. Bahkan, sebelum sampai di Kop-kopan area sudah terbuka dan menjelang sore biasanya menampakkan Gunung Penanggungan yang menjulang gagah di balik kabut.




Jalur dari Kop-kopan sampai ke basecamp adalah jalur yang dilalui hardtop untuk membawa belerang turun. Itulah kenapa jalur makadamnya tidak beraturan. Jadi, jangan heran dan kaget ketika mendengar suara gemuruh melintas dari hardtop.

Pos 2 - Pos 3

Jalur Pendakian Gunung Welirang selanjutnya masih berupa makadam, namun lebih menanjak lagi. Dari Kop-kopan pun jalur pendakian yang menanjak bisa terlihat jelas, menurunkan mood siapapun yang hendak melanjutkan pendakian. 

Pendakian Gunung Welirang ke Pos 3 akan lebih menyiksa. Tanjakan tiada henti berada di puncaknya ketika sampai di tanjakan asu - tanjakan yang cukup panjang dan melelahkan. 


jalur pendakian gunung welirang via tretes
Jalur Tanjakan Asu
Tanjakan asu adalah tanjakan terakhir yang paling panjang menanjak di sepanjang jalur pendakian Tretes. Tetapi jangan bangga dulu setelah melewatinya, jalur makadam akan terus menjadi sajian utama hingga Pos 3. Pendakian selanjutnya melewati alas Lali Jiwo, semakin mendekati pos 3, Pondokan. 

Baca : 9 Tanjakan Unik Jalur Pendakian Gunung di Jawa


Pos 3 - Pondokan, merupakan area datar yang dimanfaatkan untuk menyimpan belerang para penambang. Di tempat ini ada bangunan seperti rumah-rumah kecil sebagai tempat penyimpanan. 

Pos Pondokan juga pos persimpangan jika ingin melanjutkan pendakian Pendakian ke Gunung Arjuno. Jadi jika ingin ke Welirang ikuti saja jalan setapak ke area bangunan penyimpanan. Namun jika ingin ke Gunung Arjuno, ada simpangan ke kiri menuju Lembah Kidang. 

Selain Kop-kopan, Pos Pondokan merupakan tempat ideal untuk camp. Selain memiliki banyak area lapang untuk banyak tenda, terdapat juga sumber air disisinya, membentuk aliran sungai. Sumber air di pondokan hanya mengalir kecil lewat selang, jadi wajib bersabar ketika mengisi air. 

Pos 3 - Lapangan

Selepas dari Pondokan, jalur pendakian ke puncak Gunung Welirang masih belum berubah, yaitu berbatu dan menanjak. Perjalanan masih harus mengelilingi bukit terjal untuk sampai di Lapangan. 

Lapangan di Gunung Welirang merupakan area terbuka, lapang dan luas yang bisa menampung banyak tenda, tetapi tidak disarankan camp disini karena tidak ada sumber air. lapangan luas dengan beberapa bagian teduh yang bisa digunakan untuk beristirahat lama.



Lapangan - Puncak Welirang

Selepas lapangan menuju ke puncak Gunung Welirang akan melewati sisi bukit dimana sebelahnya jurang dan tampak pemandangan deretan Gunung Kawi dan Gunung Buthak. Mendekati batas vegetasi, bau belerang sudah tercium dan asapnya tampak mengepul dari kawah belerang.

pendakian gunung welirang
Melewati Sisi Bukit
Ada jalur menuju kawah belerang dan ada juga jalur menuju puncak. Jalur puncak Welirang adalah jalur paling ujung dan tinggi. Biasanya ketika mencapai dataran tertinggi ternyata puncak masih ada di depan. Jadi, perlu waspada agar tidak keliru.

Selepas batas vegetasi, trek berupa tanah padat berpasir berwarna putih kekuningan. Kadang di beberapa bagian masih tampak tumbuhan cantigi. Di area mendekati puncak yang panas dan lapang ini biasanya mulai tercium asap belerang. Semakin mendekati puncak, kepulan asap belerang dari kawah juga bisa dilihat.


kawah belerang
Asap Belerang dari Kawah
Puncak Gunung Welirang tidak begitu luas, ditandai dengan susunan batuan. Disini tampak jelas kawah belerang yang mengepul. Dari puncak Gunung Welirang yang panas menyengat akan tampak Gunung Penanggungan, sementara puncak Ogal Agil Gunung Arjuno tampak runcing dari kejauhan dengan latar belakang Gunung Semeru.


puncak gunung welirang
Puncak Welirang 3156 mdpl

Tips Pendakian Gunung Welirang via Tretes : 


  1. Gunakan Peralatan dan Perlengkapan Mendaki Gunung yang lengkap untuk kenyamanan dan keamanan.
  2. Warung di Pet Bocor buka sepanjang hari, sedangkan warung di Kop-kopan biasanya buka hanya di akhir pekan, jadi pertimbangkan untuk logistik.
  3. Biasanya ada simaksi kedua di area Pet Bocor karena beda pengelola.
  4. Sumber air bersih ada di pos Kop-kopan, sedangkan tempat untuk mengambil air di Pondokan cukup kotor meski sumber airnya bersih. Jangan menambahi dengan membuang sampah di sungai.
  5. Waspadai ada beberapa jalur percabangan di area berpasir, seperti jalur ke arah kawah belerang, jalur ke puncak dan jalur lainnya.
  6. Bawa masker untuk melindungi dari bau belerang.
  7. Jika berkabut sebaiknya tidak melanjutkan perjalanan ke puncak. Kabut yang bercampur dengan asap belerang yang pekat di jalur pendakian bisa berdampak buruk, seperti tersesat.
  8. Segera turun jika cuaca buruk.
  9. Jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun melakukan vandalisme. 

Cheers...

Itinerary pendakian gunung Welirang via Tretes:
Basecamp - Pet Bocor : 20 menit
Pet Bocor - Kop-kopan : 3 jam
Kop-kopan - Pondokan : 3 jam
Pondokan - Puncak : 3 jam

Informasi Gunung Welirang via Tretes :

  • Tinggi : 3.156 mdpl
  • Tipe : Stratovolcano
  • Wilayah : Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto.
  • Pengelolaan : Taman Hutan Raya Raden Soerjo
  • Letusan Terakhir : 15 Agustus 1952
  • Puncak : Puncak Welirang
  • Nama Kawah : Kawah Plupuh
  • Sumber Mata Air : Pet Bocor, Kop-kopan, Pondokan.
  • Camp Ideal : Kop-kopan, Pondokan.
  • Durasi Pendakian Normal : 2 - 3 hari.
  • Tempat Misterius : Alas Lali Jiwo
  • View Gunung :  Gunung Arjuno, Gunung Semeru, Gunung Kawi, Gunung Butak, Gunung Penanggungan
  • Wisata Sekitar : Air Terjun Kakek Bodo, Air Terjun Alap-alap, Air Terjun Dlundung, Air Terjun Watu Ondo, Air Terjun Tutukan Sendi, Air Terjun Lemahabang, Petung Sewu. 
  • Lokasi Basecamp Tretes : Jl.Wilis 523 Tretes, Pecalukan, Prigen, Semeru, Prigen, Kec. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur (Map : Klik Disini)
  • Kontak Basecamp Tretes : 085 330 893837
  • Simaksi : Rp. 5.000/orang (basecamp) ; Rp.10.000/orang (Pos 1).