18 Tempat Wisata di Tana Toraja Paling Menarik dan Instagramable - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

18 Tempat Wisata di Tana Toraja Paling Menarik dan Instagramable

Tana Toraja menjadi salah satu tempat di Sulawesi yang sangat unik dan menarik, karena disini populer julukan tentang 'kehidupan orang mati'. Meski kuburan menjadi destinasi wisata yang paling populer, masih ada beberapa tempat wisata di Tana Toraja yang bisa dikunjungi. 

Kabupaten Tana Toraja memang masih kental dengan adat dan budaya. Memiliki ciri khas dan nuansa mistis, membuatnya banyak dikunjungi para wisatawan domestik dan luar negeri. 

Tana Toraja masuk dalam warisan dunia (Inscription World Heritage List) C1038 UNESCO karena mempunyai sebuah kebudayaan yang unik. Dengan julukan Land of the Heavenly Kings, kebudayaan yang ada di Tana Toraja mungkin tidak akan ditemukan di tempat lain di dunia dan budaya tersebut masih hidup hingga sekarang. (kanalwisata)

Dari sekian banyak destinasi wisata di Tana Toraja, ada beberapa tempat yang menyita perhatian, yaitu situs bersejarah dan kuburan batu. Kali ini bukan hanya membahas tentang kuburan saja, tetapi destinasi wisata lain yang bisa sekalian dikunjungi saat menghabiskan waktu di Tana Toraja. Check it out!

1. Bori Parinding & Bori Kalimbuang

destinasi wisata di tana toraja
Lokasi : Jl. Poros Parinding - Bori, Bori, Sesean, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Bori Parinding merupakan kompleks pemakanan liang batu kuno, sekaligus tempat upacara rambu solo. Pemakaman kuno ini sudah digunakan sejak tahun 117, tetapi yang bisa dimakamkan hanya keluarga bangsawan terutama keturunan Ramba. Situ Bori Parinding ini telah terdaftar sebagai situs cagar budaya dan kini dikelola oleh Yayasan Kalimbuang Bori BPCB Makassar, DInas Pariwisata Pemda Toraja. 

Di depan Bori Parinding berjajar simbuang batu atau menhir berukuran raksasa yang berfungsi untuk mengikat kerbau, babi maupun sapi untuk disembelih saat upacara rambu solo. Dulunya, simbuang bari ini didirikan sebagai lambang bagi orang yang telah meninggal. Ukuran dan teknik pembuatannya mencerminkan status sosial pemiliknya. 

2. Kete Ket'su

wisata di tana toraja
Lokasi : Paepalean, Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara. 
Map : Klik Disini

Kete Kesu merupakan desa wisata yang sangat terkenal di Tana Toraja karena kehidupan dan adat masyarakat Toraja dapat ditemukan disini. Memasuki Kete Kesu, jajaran rumah adat Toraja yang disebut tongkonan berjajar berhadapan dengan lumbung padi (alang surayang). Bagian paling menarik di Kete' Kesu ada di bagian belakang, ke arah tebing batu. 


Di tempat ini ada kuburan modern yang disebut patane dan ada kuburan tebing berupa peti kayu yang diletakkan di dinding tebing yang sudah dilubangi maupun digantung di atas. Peti kayu ini disebut erong, berbentuk runcing menyerupai perahu dan merupakan bentuk makam paling awal. Baca : Kete' Kesu, Adat Budaya dan Kehidupan Orang Mati Tana Toraja.


Kete' Kesu tak lepas dari upacara adat karena disini sering diadakan upacara adat, salah satunya Rambu SoloUpacara ini adalah kesempurnaan kematian. Orang meninggal dianggap benar-benar dianggap meninggal jika upacara ini sudah digenapi.


3. Kuburan Londa

kuburan londa
Lokasi : Tadongkon, Kesu, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Londa adalah kuburan masa lampau di Tana Toraja untuk kalangan bangsawan. Dulu gua ini adalah benteng pertahanan dengan nama Benteng Tarangenge yang digunakan untuk mengantisipasi serangan Kerajaan Bone. Selain jejeran tau tau yang dibuat sesuai ukuran aslinya, jejeran peti mati tradisional juga berjajar di dalam lubang gua-gua maupun tergantung di atap- atap gua. Baca : Kuburan Londa, Menyusuri Gua Pemakaman Bangsawan Tana Toraja. 

Peti mati tradisional Toraja (engrong) di Londa ada beberapa bentuk yaitu bentuk rumah adat untuk keturunan bangsawan, bentuk kerbau untuk pria dan bentuk babi untuk wanita. Terdapat dua gua yaitu di sebelah kanan dan kiri. Gua yang memiliki kedalaman sekitar 1 kilometer bisa diakses dengan mudah, jika ada penerangan. Jadi jangan lupa membawa senter jika datang ke tempat ini ya!

4. Kuburan Bayi Passiliran (Kambira)

kuburan bayi passiliran
Lokasi : Tongko Sarapung, Sangalla, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini


Mungkin ini adalah kuburan yang tidak ditemui di tempat lain di dunia. Kuburan pohon atau disebut dengan baby grave merupakan kuburah yang dikhususkan untuk bayi yang meninggal dengan syarat dibawah 6 bulan dan belum tumbuh gigi susu, belum bisa jalan serta masih menyusui. Pohon ini adalah pohon Tarra yang sengaja dipilih karena memiliki banyak getah yang dianggap sebagai pengganti susu ibu.  

Pemakaman bayu pada pohon Tarra ini disebut Passilliran dan hanya dilakukan oleh masyarakat Toraja penganut Aluk Todolo (kepercayaan terhadap leluhur). Pemakaman ini juga tergantung strata sosial orang tua, sehingga jika anak bangsawan maka mendapat bagian posisi atas. Lubang kubur di pohon Tarra sengaja ditutup dengan ijuk yag tersusun rapi.

5. Loko Mata

wisata di tana toraja
Lokasi : Tonga Riu, Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini


Sama seperti kuburan Tana Toraja pada umumnya, Loko Mata - yang berarti Lubang Mata, berupa sebuah batu besar yang [ada sisinya dibuat lubang sebagai tempat menyimpan mayat. Ada banyak kotak pada batu, dan tiap kotaknya berisi lebih dari satu mayat, biasanya satu lubang untuk satu keluarga. Loko Mata berada di lereng Gunung Sesean. Jadi untuk ke tempat ini akan melewati puncak Rantepao, Batutumongga.

6. Batutumongga

batutumongga tana toraja
Lokasi : Lempo, Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara. 
Map : Klik Disini

Wisata satu ini sangat jauh dari kesan mistis, karena lokasinya ada di ketinggian. Wisata alam di Tana Toraja ini berada di lereng Gunung Sesean dan  memiliki tinggi sekitar 1.300 mdpl, sehingga banyak yang menyebutnya sebagai negeri di atas awan. Di lereng gunung tertinggi Tana Toraja ini, digadang-gadang menjadi lokasi terbaik untuk menimati keindahan Tana Toraja, termasuk kota Rantepao.

Jika ingin datang ke tempat ini, sebaiknya datang pagi hari. Hawa sejuk pegunungan ditambah kabut putih yang menyelimuti Tana Toraja akan tampak indah dipandang. Belum lagi adanya sawah-sawah hijau berhias batu-batu makam sekaligus rumah tradisional Tana Toraja yang akan menjadikan panorama semakin etnik dan cantik. 

7. Tugu Salib Buntu Singki

wisata di tana toraja
Lokasi : Mentirotiku, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Bagi yang beragama kristen, jangan lewatkan wisata yang satu ini. Tugu Salib di Bukit Buntu Singki ini menjadi ikon Kota Rantepao. Posisinya yang di puncak bukit sangat menonjol, seperti Patung Yesus di Buntu Burake. Dari bawah, tugu salib ini tampak megah menjulang, bikin penasaran ada apa lagi di atas sana.  Dari puncak bukit, selain tugu salib raksasa, tersaji juga pemandangan kota Rantepao yang cukup menawan dan sayang jika dilewatkan begitu saja.

8. Patung Yesus Buntu Burake


Lokasi : Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Patung Yesus setinggi 40 meter berukuran raksasa ini menjadi patung Yesus tertinggi kedua di dunia setelah Patung Kristus Raja di Polandia yang memiliki tinggi 52,5 meter. Wisata Religi "Patung Yesus Memberkati" berada di Bukit Buntu Burake. Jadi untuk melihat dari dekat, wajib berjalan kaki melewati tangga hingga ke puncak bukit. Baca : Wisata Religi Buntu Burake, Jembatan Emas Kejayaan Pariwisata Tana Toraja.

Di atas bukit, selain melihat sebuah patung raksasa, bisa juga menikmati panorama kota Makale, Toraja bagian utara, timur, selatan dan barat. Patung ini menjadi simbol mayoritas warga Kristen Tana Toraja. Meski demikian, wisatawan yang datang tidak dari umat Kristen saja. Patung Yesus berukuran raksasa ini menjadi wisata seni unik dan menakjubkan, mengingat ini adalah patung Yesus tertinggi kedua di dunia.



9. Desa Pallawa

desa pallawa
Lokasi : Palawa', Sesean, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Desa Pallawa merupakan desa yang cukup unik, karena masih terdapat bangunan tradisional, yaitu 11 tongkonan. Suasananya hampir mirip dengan Kete Ket'su. Dulunya di desa ini mempunyai tradisi kanibal jika terjadi perang antar desa, tetapi karena berjalannya waktu, tradisi tersebut diganti dengan makan ayat. 

Panorama di desa adat Tana Toraja ini terbilang asri. Tongkonan berusia ratusan tahun yang ada disana sudah tidak ditinggali, karena milik keluarga besar, jadi tidak bisa dimiliki secara pribadi. Tidak banya bangunan khas yang ada disana, desa ini juga terkenal akan kain tenunnya. Jika kesana, jangan lupa membawa satu kain tenun untuk oleh-oleh ya!

10. Gumuk Pasir Sumalu

gumuk pasir sumalu
Lokasi : Rantebua Sumalu, Rantebua, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Tempat yang awalnya dikenal dengan Bukit Pa'buyan ini menjadi salah satu wisata yang cukup digemari khususnya kaum milenial. Gumuk pasir Sumalu merupakan gumuk pasir hitam dengan alur bergelombang dengan ketinggian acak. jika sekilas mirip rainbow mountain di Peru. Bedanya, ini warnanya hanya hitam. 

Meski panas, tempat ini sangat populer karena panorama di sekitarnya yang instagramable, apalgi bentuk perbukitan pasir yang unik dan cantik pasti membuat siapapun betah berlama-lama untuk mendapatkan spot foto terbaik. 

11. To'Tombi 

wisata di tana toraja
Lokasi : Lolai, Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara
Map : Klik Disini

Belum puas dengan batutumonga, datang saja ke To'tombi. Tempat yang berada di ketinggian 1.300 mdpl ini sangat cocok bagi yang hobi camping. Di lokasi ini sudah tersedia camping ground dan penginapan. Tergantung mau menikmati suasana malam maupun sunrise ala anak alam atau traveler. Disini juga ada cafe yang menyediakan kopi khas Toraja. Hm.... 

Tak hanya unggul dari segi panorama negeri di atas awan, disin ijuga ada banyak spot cantik seperti kebun bunga, jembatan maupun bersepeda dari ketinggian. Jadi tinggal pilih, mau datang sekedar melepas penat atau menikmati suasana pegunungan semalaman. 

12. Sirambu Sikore

air terjun sikore
Lokasi : Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. 
Map : Klik Disini

Toraja tidak hanya melulu tentang kuburan, ada juga wisata air terjun yang bisa menjadi destinasi bagi yang ingin segar-segaran!. Air trejun Sirambu Sikore ini berbeda dari air terjun kebanyakan. Sesuai namanya SIrambu Sikore memiliki arti dua air terjun dari dua sungai berbeda jatuh pada satu kolam yang sama, tidak heran kalau air terjun ini cukup lebar. 

Air terjun setinggi 90 meter ini tidak langsung dari pucuk ke tanah, tetapi mengalir dari batuan tebing hijau di bawahnya, meciptakan pemandangan alam yang sangat cantik dan segar dipandang mata. Konon, masyarakat setempat percaya bahwa seseorang bisa awet muda jika mandi atau berendam di kolam air terjun ini. Tertarik mencoba?

13. Air Terjun Sarambu Assing

air terjun sarambu assing
Lokasi : Lembang Kandua', Bittuang, Kandua, Bittuang, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Bagi yang ingin merasakan sensasi alam Tana Toraja yang menawan, Air Terjun Sarambu Assing bisa menjadi tujuan selanjutnya. Untuk menuju ke air terjun ini tentu saja perlu perjuangan karena harus berjalan kaki sekitar 3-4 kilometer melintasi sungai, semak dan hutan belantara. Namun tentu saja tujuan akhir dapat mengobati rasa lelah. 

Air terjun Sarambu Assing memiliki ketinggian sekitar 70 meter dengan debit air yang deras. Kemudian kolam air nya mengalir ke anak-anak sungai di dalam hutan. Tempat yang terpencil, teduh, penuh petualangan, sejuk dan menyegarkan, pasti akan menjadi liburan yang berkesan di Tana Toraja. 

14. Air Terjun Talondo Tallu

air terjun talondo tallu
Lokasi : Burasia, Bittuang, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Mirip dengan Air Terjun Sirambu Sikore, Air Terjun Talondo Tallu dilalui dua anak sungai yang membentuk tiga pancuran air terjun, kemudian membentuk Sungai Talondo. Di bawah tiga pancuran itu, terbentuk kolam cukup besar dan dalam. Tak heran jika banyak orang yang datang ke tempat ini menghabiskan waktu dengan berenang. Namun, untuk kesana harus rela tracking di hutan sejauh 8 kilometer guys!

Disini terkesan cukup mistis. Juru kunci air terjun Indo' Talando setiap saat melakukan ritual adat di lokasi untuk menjaga keselamatan wisatawan, karena katanya ada penjaga lain selain dia. Ada larangan juga bahwa siapapun yang datang tidak diperkenankan memakai baju warna hitam. Catat!

15. Museum Ne'Gandeng

museum ne'gandeng
okasi : Malakiri, Tagari, Balusu, Kabupaten Toraja Utara.
Map : Klik Disini

Tidak lengkap kalau ke Tana Toraja hanya mengenal pesona alamnya tanpa mengenal sejarahnya. Nah, Museum Ne'Gandeng ini sebenarnya tempat prosesi pemakaman Ne'Gandeng (1994), leluhur kampung yang sangat berjasa kepada masyarakat. Untuk menghormati beliau, museum ini dibangun dan kin menjadi destinasi di Tana Toraja.

Di museum ini terdapat rumah adat Tongkonan, batu menhir, batu tunggal, patung Ne'Gandeng, gong belang, dan sebagainya. Museum ini sangat menarik luar dalam, karena disini juga terdapat fasilitas penginapan dan cafe pada Tongkonan. Bagi yang ingin mengenal Tana Toraja lebih dekat sekaligus edukasi dan bersantai, jangan lewatkan wisata satu ini guys!

16. Kawasan Wisata Ollon

wisata ollon tana toraja
Lokasi : Ollon,, Bau, Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Tana Toraja juga memiliki bukit teletubbies, bernama WIsata Ollon. Tempat ini awalnya hanya lembah biasa yang dipenuhi rumput. Namun, ketika sampai di media sosial, tempat ini mendadak boomingi dan kini menjadi salah satu tempat wisata di Tana Toraja yang wajib dikunjungi, tetapi lebih baik pakai motor trail atau kendaraan yang bagus di medan pegunungan. 

Di tempat ini ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, mulai bermain di sungai di dasar lembah, mengunjungi peternakan kuda, swafoto, bersantai sambil menikmati pemandangan ala Swiss hingga camping di padang rumput yang luas membentang agar lebih puas. Jangan tanggung-tanggun, mencoba belajar menunggang kuda milik penduduk lokal juga nggak ada salahnya loh.

17. Agrowisata Pango-pango

wisata di tana toraja
Lokasi : Kelurahan Pasang, Makale Sel., Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Kopi Toraja sudah terkenal di penjuru nusantara. Untuk itu berkunjung ke Pango-pango jangan dilewatkan, karena tempat ini adalah kawasan kebun kopi dan beragam hasil bumi di kota Makale. Bahkan menjadi tempat wisata hits di Tana Toraja. Berada di ketinggian sekitar 1.700 mdpl, Agrowisata khas pegunungan ini pastinya menawarkan panorama indah dan berbagai wahana untuk melengkapi liburan. 

Di puncak bukit terlihat pemandangan Kota Makale. Jika bosan, ada berbagai spot foto yang bisa dilakukan, seperti ayunan, jembatan, gazebo, hutan pinus atau ingin bermain flying fox?. Menjelang sore, jangan lewatkan sunset istimewa dengan gumpalan lautan awan yang indah. 

18. Kolam Alam Tilangga

kolam alam tilangga
Lokasi : Sarira, Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja.
Map : Klik Disini

Berenang tidak hanya di kolam renang guys. Jangan ngaku anak alam kalau belum mencoba kolam alam. Apalagi yang sedang liburan di Tana Toraja. Pemandian Kolam Alam Tilangga terbentuk pada batuan cadas dikelilingi pepohonan rimbun. Sederhana dan istimewa, itu kesan yang ditampilkan di tempat wisata ini. Air yang segar, suasana alami, teduh dan diiringi bunyi khas alam, membuat tempat ini cocok untuk relaksasi. 

Memiliki luas sekitar 15 x 25 meter, kolam alam ini memiliki kedalam sekitar 3 - 5 meter di bagian tertentu. Ada area datar yang biasanya dipakai anak-anak. Jika ingin melompat dari tebing, langsung terjun ke kolam yang dalam ya guys!. Disini siapapun tidak akan berenang sendirian karena adanya belut aneka ukuran akan melengkapi keramaian kolam. Ingat, dilarang menangkap belut jika mau aman. Catat!

Wisata di Tana Toraja memang identik dengan kuburan batu yang sudah ada sejak nenek moyang dan masih digunakan hingga kini. Selain adat budaya yang masih kental, Tana Toraja juga menyimpan panorama alam cantik dan berbagai wisata unik yang cocok untuk dijadikan destinasi selanjutnya. Tentunya masih banyak wisata di Tana Toraja yang nantinya akan menarik minat wisatawan dari penjuru dunia. Hm.... kapan ke Toraja?

Baca Juga
>