Top 10 Gunung Angker Paling Terkenal di Indonesia - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Top 10 Gunung Angker Paling Terkenal di Indonesia

Gunung Angker di Indonesia. Pendakian gunung masih menjadi olahraga sekaligus wisata alam yang sangat menarik. Berada di area cincin api, banyak pula gunung-gunung berjajar di sekeliling Indonesia yang kini menjadi salah satu tujuan bagi penggiat alam bebas. 

Gunung di Indonesia tidak hanya menyajikan keindahan alam saja, tetapi beberapa diantaranya ada yang menyimpan situs sejarah dibumbui dengan cerita, mitos dan misteri didalamnya. Tak jarang para penggiat alam pernah mengalami suatu hal mistis ketika mendaki salah satu gunung angker di Indonesia.

Gunung adalah tempat yang disucikan pada zaman dahulu. Sehingga, di beberapa lereng gunung di Indonesia biasanya ditemui adanya candi-candi atau tempat khusus yang disucikan untuk kegiatan spiritual. 

Nah, banyaknya minat kegiatan pecinta alam termasuk pendaki gunung, membuat gunung yang terkesan sunyi ini menjadi ramai. Belum lagi jika ada pendaki yang melakukan hal terlarang di tempat yang telah disucikan turun temurun, tentu akan menjadi masalah tersendiri.

Oleh karena itu biasanya ketika mendaki gunung, tak jarang ada yang mengatakan untuk berlaku sopan, tidak aneh-aneh, berniat baik dan lain sebagainya. Hal itu tentu saja untuk izin kepada penghuni tempat tersebut yang dimaksud adalah makhluk gaib penunggu gunung. 

Dari banyaknya gunung di Indonesia, ada beberapa gunung yang dikenal sangat angker, bahkan kemistisannya sudah dikenal kalangan pendaki. Gunung apa saja itu?

Berikut gunung angker di Indonesia : 

1. Gunung Salak

Gunung salak
Gunung Salak
Gunung Salak ada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejak tahun 2003 wilayahnya dikelola menjadi Taman Nasional Gunung Halimun - Salak. Gunung Salak sudah lama dikenal sebagai tempat yang sangat mistis. Oleh penduduk sekitar gunung ini disebut kabuyutan, bersemayamnya para batara dari kahyangan. 

Selain itu, gunung ini disucikan karena disinilah Prabu Siliwangi - dari Kerajaan Sunda Galuh atau Kerajaan Pajajaran, terakhir terlihat. Banyak orang yang meyakini bahwa Prabu Siliwangi bersama pasukannya menghilang dan memindahkan kerajaannya ke alam gaib di wilayah Gunung Salak.

Banyak kejadian mistis yang pernah terjadi di Gunung Salak. Ada enam kecelakaan pesawat yang terjadi di wilayahnya terhitung sejak 2003. 

Terakhir,  pesawat canggih Sukhoi Superjet 100 jatuh di lereng Gunung Salak  setelah hilang kontak pada 2012 silam. Tak hanya pesawat, manusia yang sedang mendaki kadang bisa hilang kontak di kawasan Gunung Salak. 

Pada tahun 1987 pernah ditemukan tujuh pendaki tewas setelah terperosok curug Orok Kedalaman 400 meter. Kadang beberapa pendaki pernah melihat pernah melihat pasukan tentara, suara doa maupun suara gamelan. 

Konon yang mendengar suara tersebut dan mencarinya, tidak akan bisa menemukan jalan keluar. Kisah-kisah tersebut semakin menambah suasana angker di Gunung Salak.

2. Gunung Lawu

Gunung lawu
Gunung Lawu
Gunung Lawu terletak di perbatasan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan. Jika di Gunung Salak terkenal dengan kisah Prabu Siliwangi, maka Gunung Lawu terkenal dengan Prabu Brawijaya V. Konon, di Gunung Lawu inilah tempat akhir Prabu Brawijaya V muksa

Selain kegiatan pendakian, Gunung Lawu juga terkenal dengan kegiatan spiritual. Sehingga di beberapa bagian lerengnya, banyak ditemukan menyan, sajen dan beberapa tempat yang disucikan untuk sembahyang atau minta berkah secara khusus. Di puncaknya terdapat tempat muksa Prabu Brawijaya dan sumber air yang disucikan. 


Baca : Sejarah Gunung Lawu dan Sumpah Brawijaya V

Gunung Lawu
Tempat Muksa Prabu Brawijaya
Banyak Mitos Gunung Lawu yang kerap terdengar di antara pendaki maupun tokoh spiritual. Di Jalur Pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho, terdapat area Pasar Setan yang terkenal angker. 

Konon di tempat tersebut, sering terdengar keramaian layaknya sebuah pasar. Tidak sedikit kasus pendaki tersesat atau hilang di Gunung Lawu yang jalur pendakiannya cukup jelas tersebut. 

3. Gunung Kawi

Gunung Kawi
Gunung Kawi
Gunung Kawi berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gunung ini lebih dikenal sebagai gunung untuk ziarah spiritual daripada untuk melakukan pendakian. Di kaki Gunung Kawi terdapat keraton, sebuah area luas yang terdapat tempat ibadah untuk semua agama di Indonesia. Selain itu lebih ke atas lerengnya terdapat Petilasan Prabu Sri Kameswara. 


Baca : Keraton Gunung Kawi - Menelusuri Pertapaan Para Raja di Tanah Jawa

Pesarean Gunung Kawi dikenal sebagai situs untuk memohon rejeki. Tak heran di sepanjang jalur pendakiannya banyak ditemukan dupa dan sesajen. Selain itu juga ada dua makam yang bisa ditemui di sisi Jalur Pendakian Gunung Kawi via Keraton

Menurut masyarakat sekitar, orang yang meminta berkah, selain melakukan ritual di area pesarean, juga mendaki hingga ke Puncak Batu Tulis ataupun Puncak Kawi. 

Puncak Gunung Kawi
Area Puncak Gunung Kawi
Disini terdapat pohon Dewandaru yang ditanam oleh Eyang Djoego. Peziarah memiliki kepercayaan untuk menunggu gugurnya buah, daun atau ranting pohon tersebut untuk digunakan sebagai jimat pemberi kekayaan. 

Di area puncak Gunung Kawi terdapat makam dan sebuah area cukup luas dan terbuat dari batu untuk melakukan kegiatan spiritual. 

4. Gunung Merapi

Gunung Merapi
Gunung Merapi
Gunung Merapi berada di Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten. Gunung ini sangat berbahaya karena memiliki siklus erupsi setiap empat tahun sekali. 

Selain menjadi gunung yang masih sangat aktif, rumor-rumor gaib juga beredar di kalangan masyarakat maupun pendaki. Bukan tentang Mak Lampir dan sejenisnya, banyak kisah-kisah mistis yang ada di Gunung Merapi, salah satunya adalah desa gaib.

Desa gaib berada di lereng Merapi dan merupakan peradaban gaib yang mirip dengan dunia manusia. Jika di Gunung Lawu ada pasar dieng, maka di Gunung Merapi ada pasar bubrah. 

Pasar Bubrah adalah tempat terakhir camp, tetapi terkenal dengan tempat yang paling angker. Konon, saat malam sering terdengar suara riuh layaknya pasar, tentu saja pasar gaib. Selain itu kadang juga ada suara gamelan ketika mendaki gunung ini. 

5. Gunung Slamet

Gunung Slamet
Gunung Slamet
Gunung Slamet berada di lima kabupaten yaitu Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang. Selain digunakan untuk kegiatan pendakian, area Gunung Tertinggi di Jawa Tengah ini banyak digunakan banyak orang melakukan ritual ngalap berkah. 

Banyak Misteri Gunung Slamet yang sudah dikenal masyarakat maupun pendaki. Di Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, ada beberapa tempat yang diyakini angker, seperti Pos Samarantu dan Puncak Surono. Konon, ada banyak pendaki yang diganggu ketika berada di dua tempat tersebut. 


Baca : Misteri Gunung Slamet dan Mitos Terbelahnya Pulau Jawa

Selain makhluk halus, Air Terjun Guci di Gunung Slamet juga digunakan untuk ngalap berkah. Tak heran jika di tempat yang banyak dilakukan kegiatan spiritual ini menjadi tempat yang mistis bagi pada penggiat alam yang pernah memasuki hutannya. 

6. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno
Gunung Arjuno
Gunung Arjuno berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuno dikenal sangat sakral dan mistis, karena di sepanjang lereng di Jalur Pendakian Gunung Arjuno via Purwosari, ada banyak tempat untuk melakukan ritual sekaligus peninggalan sejarah berupa bangunan candi di lerengnya.


Baca : Mitos dan Situs Pemujaan Spiritual Gunung Arjuno

Mangkutoromo Gunung Arjuno
Mangkutoromo
Tempat yang paling dikenal angker di Gunung Arjuno adalah Alas Lali Jiwo dan Pasar Setan. Ada banyak Misteri Gunung Arjuno yang menciptakan banyak mitos. 

Konon, pendaki tidak boleh berjumlah ganjil dan jika mendengar suara gamelan, harus segera turun dan tidak melanjutkan pendakian. Beberapa kasus mistis juga pernah terjadi seperti hilangnya pendaki akibat melanggar beberapa pantangan di Gunung Arjuno

7. Gunung Argopuro

Gunung Argopuro
Gunung Argopuro
Gunung Argopuro berada di lima kabupaten yaitu Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Gunung ini dikenal sebagai gunung dengan pendakian terpanjang di Pulau Jawa. 

Gunung Argopuro dikenal angker karena disini terdapat reruntuhan yang diyakini sebagai tempat Dewi Rengganis. Selain itu di gunung ini pula terdapat ladang pembantaian pada jaman penjajahan. 

Puncak Rengganis
Area Puncak Rengganis
Legenda Dewi Rengganis sangat dikenal di Gunung Argopuro. Dewi yang menghilang secara gaib tersebut diyakini menjadi penunggu Gunung Argopuro. Selain puncak Rengganis, tempat yang angker di kawasan ini adalah Cikasur dan Danau Taman Hidup. 


Baca : Legenda Dewi Rengganis dan Sejarah Kelam Gunung Argopuro

Cikasur adalah bekas tempat pembantaian para pekerja paksa di jaman penjajahan. Sedangkan Taman Hidup diyakini sebagai tempat mandi Dewi Rengganis. Tidak sedikit pendaki yang diganggu makhluk halus ketika camp di tempat ini.

8. Gunung Agung

Gunung Agung
Gunung Agung
Gunung Agung berada di Kabupaten Karangasem, Bali. Gunung Agung merupakan gunung tertinggi di Bali dan sangat disucikan. Di kaki gunung terdapat pura terpentin di Bali, yaitu Pura Besakih. Pendakian Gunung Agung juga tidak bisa sembarangan dan wajib menggunakan jasa guide.

Salah satu mitos adalah dilarang membawa daging sapi saat mendaki karena dianggap akan membuat marah penunggu gunung. Untuk itulah wajib menggunakan jasa guide karena ada beberapa tempat yang perlu disembahyangi khusus bagi pemeluk Hindu. 

Disini juga tidak boleh mendaki sembarangan tanpa izin karena akan menyebabkan malapetaka. 


Baca : Misteri dan Sejarah Letusan Gunung Agung

Disini juga ada mata air suci di Jalur Pendakian Gunung Agung via Pura Besakih. Tetapi pendaki tidak boleh asal meminumnya. Konon hanya orang khusus yang mengerti air suci itu. Untuk mengambilnya pun harus sembahyang menurut ajaran Hindu. Jika dilanggar, air tersebut akan menjadi sumber penyakit. 

9. Gunung Semeru

Gunung Semeru
Gunung Semeru
Gunung Semeru berada di Kabupaten Malang dan Lumajang. Puncak Gunung tertinggi di Jawa ini disebut sebagai puncak para dewa. Tempat yang diyakini angker bagi para pendaki adalah Arcopodo, sebuah tempat lapang yang terdapat dua arca kembar. 

Dua arca kembar ini pernah hilang dan kemudian kembali ditemukan hingga hilang lagi. Konon, hanya orang tertentu yang bisa menemukan arca kembar ini.

Konon Gunung Semeru menjadi pusat kerajaan gaib. Banyak pendaki hilang dan meninggal disana. Ada juga yang mengalami beberapa peristiwa mistis ketika berada di Danau Ranu Kumbolo, Kalimati maupun Arcopodo. 


Baca : Legenda dan Sejarah Gunung Semeru

Danau Ranu Kumbolo yang menjadi surga Gunung Semeru juga dikenal sebagai tempat angker. Kabarnya, di tempat ini pernah ada penampakan perempuan berkebaya kuning. 

Ada beberapa pohon besar di area Pendakian Gunung Semeru yang ditandai dengan kain putih untuk menandai bahwa ada penunggu di pohon itu. Jadi pendaki diwajibkan berlaku sopan ketika berada di tempat tersebut. 

10. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani
Puncak Gunung Rinjani
Gunung Rinjani berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang terkenal dengan keindahan alamnya ini juga menyimpan misteri yang menyeramkan. Salah satu misteri yang terkenal adalah tentang Dewi Anjani yang diyakini sebagai ratu makhluk halus di Gunung Rinjani


Baca : Legenda Dewi Anjani dan 10 Misteri Gunung Rinjani

Banyak Misteri Gunung Rinjani yang sudah dikenal di masyarakat maupun pendaki. Ada beberapa tempat yang disucikan sebagai tempat bertapa untuk menyempurnakan ilmu. 

Selain itu ada juga tempat tertentu di lereng Rinjani yang tidak boleh dimasuki karena diyakini tempat angker, dimana yang memasukinya akan hidup di daerah jin alias hilang. 

Itu adalah 10 gunung angker di Indonesia dengan mitos dan misteri yang sudah dikenal di kalangan pendaki gunung. Semua gunung pastinya angker, tetapi kisah mistis yang berkembang di masyarakat kebanyakan dari gunung-gunung yang tertera di atas. 

Sebagai gunung yang disucikan, dikeramatkan dan menjadi tempat spiritual, tentu saja kesan mistis akan tetap ada bagi siapapun yang pernah mengunjunginya. Tak salah jika menjaga perilaku di tempat-tempat tersebut harus dipatuhi. 

>