Pendakian Gunung Penanggungan 1.653 mdpl via Jolotundo - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Pendakian Gunung Penanggungan 1.653 mdpl via Jolotundo

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo. Gunung Penanggungan adalah gunung api yang sedang istirahat yang ada di Jawa Timur dan terletak di dua kabupaten yaitu Pasuruan dan Mojokerto. 

Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo merupakan jalur yang lebih panjang dibanding pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng dan memiliki keunikan yaitu adanya berbagai situs sejarah di sepanjang jalur pendakian. 

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo

Disebut sebagai gunung suci di tanah Jawa, gunung ini menyajikan pesona alam dan sejarah yang tentu berbeda dari gunung yang lain. Mendaki sambil menyibak sejarah?, kenapa tidak?

Gunung Penanggungan berada di dua kabupaten yaitu Pasuruan dan Mojokerto. Dengan ketinggian 1.653 mdpl, Gunung Penanggungan merupakan salah satu gunung idaman para pendaki, khususnya daerah Surabaya yang tidak mempunyai waktu banyak untuk mengunjungi alam pegunungan. 

Ada beberapa jalur yang bisa dilalui untuk mendaki Gunung Penanggungan : 


Transportasi ke Basecamp Jolotundo

Jolotundo bukan hanya ramai akan pendaki gunung, tetapi juga wisatawan yang berwisata ke Petirtaan Jolotundo. Selain Gunung Penanggungan, Jolotundo juga menjadi titik awal pendakian Gunung Bekel.

Pendakian melalui Jolotundo terletak di Trawas, Mojokerto, terpaut sekitar 30 menit dari pos pendakian Tamiajeng.

Ada beberapa alternatif cara ke Jolotundo, yaitu :
  1. Dari Surabaya : Menuju titik awal di Terminal Bungurasih untuk naik bus tujuan Terminal Pandaan atau jurusan Malang. Dari Terminal Pandaan bisa naik L300 jurusan Terminal Pandaan - Trawas dan turun di Pasar Kesiman. Dilanjutkan dengan ojek motor ke Petirtaan Jolotundo.
  2. Dari Malang : Dari Terminal Arjosari naik bus ke Terminal Pandaan, kemudian sama seperti cara diatas.
  3. Dari Mojokerto : Ambil rute Mojokerto - Mojosari - Kemloko (Trawas) - Tamiajeng (Trawas) - Seloliman. Mojosari - Trawas.
  4. Jika menggunakan kendaraan pribadi bisa langsung menuju ke tempat wisata petirtaan Jolotundo atau jika dari pos pendakian Tamiajeng bisa memakai jasa ojek ke pendakian via Jolotundo. 

Info dan Tips : 
  • Tarif bus dari Bungurasih ke Pandaan mulai Rp.30.000+.
  • Mobil L300 bisa ditemui di Terminal Pandaan mulai jam 06.00 - 16.00 dengan tarif Rp.10.000 - Rp. 15.000/orang.
  • Angkutan umum Mojosari - Trawas  terbatas pada jam tertentu saja. Sore hari sampai jam 16.00 WIB.
  • Rute Surabaya - Ngoro - Seloliman tidak ada angkutan umum.
  • Jika ingin mendaki sebaiknya tidak datang saat malam satu suro karena Jolotundo pasti sangat ramai. Barangkali tidak dapat tempat parkir. 

Peta Gunung Penanggungan via Jolotundo


Peta Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo memang sangat menarik dengan adanya situs purbakala di sepanjang jalur pendakian. Selain menarik minat para pendaki, juga menarik minat para arkeolog maupun sejarawan untuk menguak Sejarah dan Ratusan Situs Purbakala di Gunung Penanggungan. Amazing !

Pos Perijinan - Candi Bayi

Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo awalnya berupa tangga di sebelah selatan mushola sebelum gapura masuk candi Jolotundo, yang akan mengantar ke kaki hutan gunung. 

Jalan setapak cukup jelas dengan vegetasi yang rapat. Setelah melalui vegetasi yang rapat,akan disuguhi pemandangan alam terbuka dimana Gunung Bekel terlihat jelas di sebelah kiri. 

Candi Bayi merupakan candi pertama yang ditemui ketika pendakian melalui Jolotundo. Candi ini berada di sebelah kanan jalur pendakian dan tinggal runtuhan bebatuan.

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Candi Bayi

Candi Bayi - Candi Putri

Setelah itu mengambil jalur kiri melewati bekas jalur lahar dan dilanjutkan dengan jalur menanjak menembus hutan yang lumayan rapat namun banyak bonus. Pemandangan bukit Gajah Mungkur yang menyegarkan mata akan mengobati rasa lelah. 

Candi Putri merupakan candi yang terbesar di antara semua candi di jalur Jolotundo. Bentuk Candi Putri masih bagus dan rapi dengan tiga undakan. Di lokasi ini bisa mendirikan 2 tenda.

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Candi Putri

Candi Putri - Candi Pura - Candi Gentong

Mengikuti jalur setapak lagi akan sampai di Candi Pura, candi yang sudah tidak tertata rapi namun cukup besar. 

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Candi Pura

Dari Candi Pura menuju Candi Gentong jaraknya tidak jauh dan bisa ditempuh sekitar 15 menit. Terdapat sebuah bangunan candi menyerupai tempat pemujaan kecil bersebelahan dengan sebuah gentong batu yang cukup besar.

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Candi Gentong


Candi Gentong - Candi Sinta


Di akhir jalur akan menjumpai Candi Sinta yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Candi Sinta adalah candi terakhir yang ditemui di jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo. 

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Candi Sinta
Candi Sinta merupakan area terbuka di lereng Gunung Penanggungan dengan pemandangan utama Gunung Bekel yang tampak dekat dan gagah menjulang. Disini bisa untuk mendirikan tenda, tetapi tanahnya agak miring dan tidak rata. Meski begitu, kalau capek berat, dijamin nyaman deh!

Candi Sinta - Lapangan

Jalur akan semakin menanjak selepas dari Candi Sinta. Pepohonan besar mulai digantikan oleh tumbuhan perdu dan alang-alang, karena mendekati batas vegetasi. 

Sampai di batas vegetasi, perjalanan menuju puncak Gunung Penanggungan dilanjutkan dengan menyusuri jalur terjal dan curam, terus menanjak hingga akhirnya sampai di area puncak. 

Puncak utama Gunung Penanggungan memang tidak jauh. Jika ingin ke camp, bisa turun sedikit ke lapangan, yaitu bekas kawah aktif pada jaman dahulu kala yang kini sudah ditumbuhi rerumputan dan semak. 

Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Puncak Penanggungan dari Lapangan
Dikelilingi dinding puncak, biasanya banyak pendaki yang camp disini daripada di puncak yang tanahnya lebih keras. Belum lagi angin kencang di area puncak. Tidak perlu kuatir jika jalur ke puncak masih akan membutuhkan sedikit perjuangan.  


Baca : Menguak Sejarah dan Ratusan Situs Purbakala Gunung Penanggungan

Lapangan - Puncak Gunung Penanggungan

Dari Lapangan ke Puncak Gunung Penanggungan dibutuhkan waktu sekitar 10 menit dan akan disuguhi pemandangan kota Pasuruan, Sidoarjo hingga Surabaya, Mojokerto dan pemandangan daerah trawas dengan background Gunung Arjuno - Welirang.

Tips Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo :

  1. Gunakan Peralatan dan Perlengkapan Mendaki Gunung yang lengkap untuk kenyamanan dan keamanan. 
  2. Tidak ada sumber air di sepanjang jalur pendakian, kecuali air hujan embun embun yang tertampung di lubang-lubang candi, itupun jika beruntung. Jadi pertimbangkan logistik air. 
  3. Jangan merusak situs sejarah di sepanjang jalur pendakian. 
  4. Ada beberapa area datar yang bisa digunakan untuk camp. 
  5. Jika ingin lintas jalur, camp yang strategis ada di lapangan dekat puncak Gunung Penanggungan.
  6. Jangan membuang sampah sembarangan maupun melakukan vandalisme. 
Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
Cheers...

Itinerary pendakian gunung Penanggungan via Jolotundo :
Pos Perijinan - Candi Bayi : 1 jam
Candi Bayi - Candi Putri : 1 jam
Candi Putri - Candi Pura : 20 menit
Candi Pura - Candi Gentong : 15 menit
Candi Gentong - Candi Sinta : 10 menit
Candi Sinta - Lapangan : 1,5 jam
Lapangan - Puncak : 10 menit

Informasi Gunung Penanggungan via Jolotundo :

  • Tinggi : 1.653 mdpl
  • Tipe : Stratovolcano
  • Wilayah : Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto.
  • Pengelolaan : Taman Hutan Raya Raden Soerjo
  • Letusan Terakhir : ±200 M
  • Puncak : Puncak Penanggungan / Pawitra
  • Sumber Mata Air : -
  • Camp Ideal : Candi Sinta, Lapangan (bawah puncak)
  • Durasi Pendakian Normal : 1 - 2 hari.
  • View Gunung :  Gunung ArjunoGunung WelirangGunung KawiGunung ButakGunung Semeru
  • Wisata Sekitar : Petirtaan Jolotundo, Vanda Waterworld.
  • Lokasi Perijinan Jolotundo : Candi Jolotundo,, Area Hutan, Seloliman, Kec. Trawas, Mojokerto, Jawa Timur (Map : Klik Disini)
  • Kontak Perijinan Jolotundo : 0856-4992-2224
  • Simaksi : Rp.10.000/orang

>