Goa Gajah Bali, Wisata Bersejarah yang Unik dan Estetik - Manusia Lembah

Goa Gajah Bali, Wisata Bersejarah yang Unik dan Estetik

Goa Gajah merupakan salah satu tempat wisata di Bali yang cukup populer. Jika sebagian besar Bali mengedepankan wisata alam, wisata satu ini bisa menjadi destinasi yang berbeda. Memiliki bentuk unik dan bernilai sejarah, wisata Goa Gajah Bali menjadi cagar budaya yang masih dilestarikan.

Area Goa Gajah tidak cukup besar, tetapi menyimpan pesona yang luar biasa. Destinasi wisata satu ini semakin melengkapi Pulau Dewata sebagai pulau yang kaya akan pesona alam dan masih lekat dengan adat budayanya. Menariknya, kompleks Pura Goa Gajah ini terdapat petirtaan juga lho!.

Wisata di Bali

Gua Gajah terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Batu Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali. Berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat kota Denpasar. Wisata ini adalah candi sekaligus goa Hindu abad ke-9 yang sangat menarik

Tidak ada yang tahu kenapa gua kecil ini dinamakan Goa Gajah, karena sudah pasti tidak muat untuk dimasuki gajah dewasa di dalamnya. Selain itu tidak ada patung gajah kecuali patung kontemporer besar di dekat pintu masuk tempat parkir. Menurut beberapa sumber, ada dua alasan kenapa gua ini disebut Goa Gajah, yaitu :
  1. Berasal dari pahatan wajah raksasa di mulut gua yang menyerupai gajah.
  2. Adanya arca Ganesha, dewa berkepala gajah di ceruk dalam gua.

Sejarah Goa Gajah

Dalam Kakawin Nagarakertagama, Lwa Gajah pertama kali disebut. Arti Lwa yang berarti sungai kemungkinan adalah sungai di depan candi yang kini bernama Sungai Petanu.

Goa Gajah Bali

Nah, berikut sekilas tentang penemuan Goa Gajah Bali :
  • 1923 : LC. Heyting, pejabat Hindia Belanda melaporkan penemuan arca Ganesha, Trilingga dan Hariti.
  • 1925 : Ditindaklanjuti oleh Dr. WF. Stutterheim dan diadakan penelitian lebih lanjut.
  • 1931 : Mr. Conrat Spies menemukan stupa bercabang tiga di kompleks Tukad Pangkung.
  • 1950 : Dinas Purbakala RI membuka kantor seksi bangunan cabang Bali yang berkedudukan di Gianyar.
  • 1951 - 1952 : Penggalian di depan mulut gua dan ditemukan pondasi kuno, dua pecahan batu (kepala raksasa dan bagian ukiran) dan pedang dari batu padas.
  • 1954 - 1979 : Dinas Purbakala RI dipimpin J.L Krijgman melakukan penggalian dan menemukan tempat petirtaan kuno dengan enam patung wanita dengan pancuran.
  • 1995 : Menjadi situs warisan dunia UNESCO.

Dari data penelitian, dulunya Goa Gajah Bali merupakan tempat suci pada masa pemerintahan Warmadewa (abad 10-14 M) dan kini menjadi tempat kegiatan keagamaan masyarakat, disebut Pura Gua.

Kawasan Goa Gajah Bali

Wisata di Bali

Ada dua bagian utama wisata sejarah ini, yaitu kompleks bagian utara (warisan ajaran Siwa) dan bagian selatan yaitu Tukad Pangkung (reruntuhan stupa Buddha). Untuk ke kawasan goa, dari loket langsung saja berjalan menuruni tangga. Dari situ, tampak kawasan Goa Gajah yang tidak terlalu besar, tetapi menyimpan sejarah yang luar biasa.

Goa Gajah Bali

Di bagian depan, terdapat beberapa kumpulan reruntuhan batuan. Tak jauh di depan, tepatnya di depan goa, ada petirtaan dengan pancuran yang keluar dari enam patung. Dulu, air yang keluar dari patung perempuan merupakan air suci yang dipercaya bisa mengusir aura tidak baik. Air tersebut berasal dari mata air di sebelah timur Goa Gajah Bali.

Terdapat tiga area kolam petirtaan yang masing-masing dibatasi dinding. Satu dinding rendah untuk dua area, dan dinding tinggi (tempat patung perempuan) untuk membatasi area ketiga di belakangnya. Untuk turun ke bawah, harus menuruni tangga dari depan dan samping.

Wisata di Bali 

Goa Gajah Bali berada tak jauh dari samping petirtaan. Di bagian belakang pura Goa Gajah terdapat area lembah bernama Tukad Pangkung. Kawasan utara san selatan dihubungkan oleh jalan kecil di tengah kawasan asri, di dekat Sungai Petanu.

Wisata Unik & Estetik


Goa unik yang masuk ke dalam tebing batu padas keras menjadikan wisata di Bali ini sangat fenomenal. Pintu masuk gua'pun berupa lubang kecil yang hanya cukup dimasuki satu orang saja. Di depannya, terdapat arca kuno yang menggambarkan Hariti, Ganesha dan raksasa.

Wisata di Bali

Permukaan mulut gua berhias motif daun-daunan, batu karang, kera, babi dan raksasa. Di atas mulut gua terdapat pahatan wajah raksasa seram dengan mata melirik ke kanan. Pintu goa tidak begitu besar dan hanya berukuran sekitar 1 x 2 meter.

Lorong Goa Gajah Bali berbentuk seperti huruf T. Di ujungnya, lorong melintang ke barat dan timur dan terdapat tujuh ceruk di sisi utaranya. Di masing ujung lorong juga terdapat ceruk yaitu Trilingga pada ceruk ujung timur dan arca Ganesha pada ceruk ujung barat.

Goa Gajah Bali

Ceruk terbesar berhadapan dengan lorong utama (jalan masuk goa). Pada ceruk terbesar ini terdapat fragmen arca raksasa dan arca Siwa.

Kawasan Tukad Pangkung ada di bagian selatan dan biasanya dilupakan wisatawan saat berkunjung ke Goa Gajah Bali. Area yang dihubungkan jalan kecil ini akan memutari kawasan selatan. Disana terdapat pohon besar berakar yang ikonik dan sebuah kolam.

Di area tersebut terdapat arca Buddha dan relief besar yang telah runtuh, dan diperkirakan adalah bagian dari candi-tebing. Selain itu, di kawasan ini pula terdapat 13 stupa berjenjang Buddha yang terdiri dari pahatan seperti payung dan komponen catra (bagian atas stupa). Keadaan stupa sudah tidak lengkap akibat bencana alam pada tahun 1917.


Tempat yang asri, sejuk dan bersih membuatnya wisata Goa Gajah Bali sangat istimewa. Area Tukad Panggung di desain indah layaknya taman hutan alami. Berjalan santai di kawasan lembah eksotis ini cukup mengesankan dan pastinya membuat siapapun betah berlama-lama.

Tips :

  1. Sebaiknya datang dengan kendaraan pribadi karena kawasan tersebut belum dilalui angkutan umum langsung dari Denpasar.
  2. Tempat ibadah ini dibuka 24 jam, tetapi untuk kegiatan wisata datanglah di jam umum yaitu 08.00 - 17.00
  3. Gunakan pakaian yang sopan saat mengunjungi Goa Gajah. Jika tidak, wajib menyewa sarung bali.
  4. Gunakan sandal anti selip,
  5. Patuhi tata tertib tempat wisata, salah satunya adalah dilarang merokok.
  6. Jagalah sikap selama di area wisata karena merupakan tempat suci (tempat ibadah).
  7. Jangan mengotori area wisata dengan membuang sampah sembarangan dan vandalisme.

Informasi Goa Gajah Bali

  • Lokasi : Bedulu, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali (Map : Klik Disini)
  • Buka / Tutup : 24 jam
  • HTM : Dewasa Rp. 30.000 ; Anak-anak Rp. 15.000 / Asing Dewasa Rp. 50.000 ; Anak-anak Rp. 25.000
  • Fasilitas : Area parkir, toilet, toko souvenir, penyewaan sarung.
  • Wisata Terdekat : Museum Arkeologi.


Ref : wikipedia ; ayobali