Air Terjun Tumpak Sewu - Eksotisme Air Terjun Terindah Jawa Timur - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Air Terjun Tumpak Sewu - Eksotisme Air Terjun Terindah Jawa Timur

Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang. Bukan hanya Bali yang sejak dulu dengan pariwisata kelas dunia. Mengikuti pulau disekitarnya yang dikenal wisatawan, ternyata Jawa Timur juga memiliki wisata air terjun kelas dunia yang mirip Niagara bernama Air Terjun Tumpak Sewu. Sesuai namanya, Air Terjun Tumpak Sewu memang memiliki banyak aliran air terjun dan digadang-gadang punya seribu (sewu) aliran air. Sehingga, salah satu tempat wisata di Lumajang ini didaulat sebagai air terjun terindah di Jawa Timur. 

Air Terjun Tumpak Sewu


Air Terjun Tumpak Sewu berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Tempat ini telah dibuka sebagai tempat wisata berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sedangkan di Malang berlokasi di Dusun Jagalan, Desa Sidorenggo, Kabupaten Malang.

Rute ke Air Terjun Tumpak Sewu sangat mudah ditempuh dari Kota Malang maupun dari Jember. Rutenya dari Kota Malang melewati Kecamatan Bululawang - Kecamatan Dampit - Kecamatan Tirtomoyo - Pronojiwo - Perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang. Penunjuk arah sudang terpampang jelas di sepanjang jalan ketika mendekati area wisata. 

Untuk area Malang, wisata air terjun ini dikenal dengan nama Coban Sewu. Sementara area Lumajang lebih populer dengan nama Tumpak Sewu. Maka tak jarang ketika menggunakan GPS (Gunakan Orang Sekitar), ketika bertanya akan diberi pilihan "Mau ke Coban Sewu atau Tumpak Sewu?". So, choose your choice!

Wisata Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang ini buka mulai jam 08.00 - 17.00.  Air terjun ini dikenal juga dengan Grojokan Sewu, Coban Grojokan Sewu, dan Coban Sewu. Dengan fasilitas yang terbilang memadai, perjalanan ke air terjun terindah di Jawa Timur ini bisa dimulai. Dari lokasi parkir, menempuh perjalanan ke Pondok Panorama memang masih tergolong ringan  dengan jalur yang landai dan cenderung menurun. Hingga kembali menanjak sedikit ke arah Pondok Panorama.

View Pondok Panorama
Pondok Panorama merupakan sebuah tempat - lebih tepatnya spot terbaik, untuk melihat panorama Air Terjun Tumpak Sewu. Berada di ketinggian dengan dua posisi tingkat yang bisa dipilih, panorama air terjun memang sangat menakjubkan. 

Air Terjun Tumpak Sewu terbilang unik dengan aliran air yang melebar seperti tirai dengan dinding-dinding tebing yang kokoh menjulang. AIr terjun bertipe tiered ini berada di lembah curam dengan elevasi 500 mdpl.



Hampir mirip dengan Air Terjun Niagara, debit air keduanya berbeda. Air Terjun Tumpak Sewu tidak memiliki debit air sebanyak Niagara dan itulah yang membuat panoramanya semakin indah karena berpadu dengan keelokan tebing curam yang hijau menggoda. So, who doesn't wanna go down?!, menikmatinya lebih dekat tentu akan semakin menantang. 


Berbalik dari Pondok Panorama, ada jalur untuk turun ke lembah Air Terjun Tumpak Sewu. Meski jalannya berupa turunan, jangan anggap remeh dan siaplah untuk menghadapi air-air terjun mini sebelum melihat air terjun tujuan yang sesungguhnya. 

Jalan turunan berupa tanah padat yang sudah dilengkapi dengan tali dan besi di tepian jalur sebagai alat bantu. Selain itu pada beberapa bagian juga sudah dibentuk menyerupai tangga.

Trek ke Dasar Lembah
Tak hanya menuruni tanah padat, ada beberapa bagian yang cukup curam dan harus melewati tangga buatan untuk menyeberangi aliran air terjun mini. Ya... sedikit basah-basahan mengikuti batuan di aliran air terjun memang menjadi petualangan kecil yang cukup seru!. Setelah itu jalur kembali mendatar dan sampailah pada bawah lembah dimana area sudah terbuka dan dibatasi dinding tebing tinggi. 

Pos di Dasar Lembah
Di dasar lembah ini ada pos perijinan lagi, karena masuk area Kabupaten Malang. Ada dua tiket yaitu ke Air Terjun Tumpak Sewu dan Gua Tetes. Air Terjun Tumpak Sewu berada di arah kanan and welcome to the next journey!. 

Air Terjun Tumpak Sewu terbentuk di aliran Sungai Glindih yang berhulu di Gunung Semeru. Jadi, dipastikan perjalanan ke air terjun akan kembali menyeberangi sungai berarus deras yang membelah jalanan. Tapi tenang, sudah ada jembatan besi kecil untuk menyeberangi sungai untuk sampai ke lembah air terjun.

Sedikit Lagi...
Setelah menyeberangi sungai yang diapit oleh tebing-tebing tinggi yang aduhai, butir-butir air yang berasal dari Air Terjun Tumpak Sewu akan mulai terasa. Meski lokasi air terjun cukup jauh, siapapun harus siap untuk basah disini. Dari bawah lembah, pemandangan Air Terjun Tumpak Sewu sangat istimewa dan cantik sejauh mata memandang. 

View Lembah Air Terjun Tumpak Sewu
Aliran air terjun yang menyerupai tirai mengalir santai ke dinding tebing yang membatasi area. Dibawahnya, tumbuhan hijau dan lumut yang ada di dasar tebing dengan subur melengkapi panorama yang tiada duanya. Luasnya area air terjun dan area lembah, menambah banyak pula spot keren yang bisa dijadikan untuk bersantai, berfoto maupun sekedar menikmati kesejukan alam.

Selain wisatawan dalam negeri, tak jarang ada juga wisatawan yang mengunjungi tempat wisata di Lumajang ini untuk sekedar wisata maupun berburu foto panorama. Foto dibawah maupun di atas bukit juga akan menciptakan keindahan tersendiri. Ada banyak spot indah yang biasanya digunakan sebagai latar foto pre wedding. Sedangkan bagi yang masih single, foto sendirian dengan penorama yang eksotis ini juga tak kalah menarik!. He he he...

Cheers...

Tips Wisata ke Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang :
  1. Selain dari Pondok Panorama di Lumajang, panorama Air Terjun Tumpak Sewu juga bisa juga dinikmati dari Dusun Jagalan (Coban Sewu). Namun, jika ingin sekalian ke Gua Tetes, sebaiknya langsung ke Tumpak Sewu. Selain itu, jalur lebih mudah dari Tumpak Sewu.
  2. Gunakan sandal anti selip karena untuk turun ke air terjun akan melewati jalur terjal, licin dan basah.
  3. Berhati-hatilan saat turun ke lembah saat musim hujan karena jalur sangat licin.
  4. Bawalah air minum untuk menghindari kelelahan saat trekking. Saat hari biasa, tidak ada penjual makanan di bawah.
  5. Jika tidak ingin terlalu basah, bisa memakai jas hujan atau payung khusus bagi pemburu foto. 
  6. Bawalah pelindung kamera dari plastik untuk menghindari basah dari percikan air terjun. 
  7. Jangan merusak alat bantu di sepanjang jalur.
  8. Jika masih ada banyak waktu, lanjutkan perjalanan ke Gua Tetes ke arah kiri Pos, tentunya dengan tiket baru lagi. 
  9. Jagalah kebersihan dengan tidak mengotori area wisata dan melakukan vandalisme. 
>