Nikmatnya Petik Jambu Segar di Kampung Jambu Blitar

Kampung Jambu Karangsono Blitar. Berada di kaki Gunung Kelud, menjadi berkah, baik kota maupun kabupaten Blitar. Tanah regosol yang banyak ditemukan di Blitar bisa dimanfaatkan untuk menanam padi, tebu, tembakau dan sayur mayur. Blitar memiliki komoditas pertanian yang cukup menjanjikan dan kini telah berkembang menjadi sebuah daerah potensial yang memiliki beragam jenis produk unggulan. Baru-baru ini, cukup gencar dengan wisata baru di Blitar yaitu Kampung Jambu. Yah, menyusul agrowisata yang ada sebelumnya seperti Kampung Coklat, Perkebunan Belimbing dan Agrowisata Jeruk, Kampung Jambu dengan varietas jambu biji merah kini mulai dikenal masyarakat sekitar maupun luar daerah. Jika ada Istana Jambu di Kediri, maka ada Kampung Jambu di Blitar.
Kampung Jambu Blitar
Kampung Jambu Karangsono
Kampung Jambu berada di Dusun Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Tak heran jika ketika masuk Dusun Karangsono ini banyak dijumpai tanaman Belimbing dan Jambu karena merupakan komoditas utama di Karangsono. Banyaknya kedua jenis tanaman tersebut khususnya jambu, itulah kenapa tempat ini dinamakan Kampung Jambu. Rute ke Kampung Jambu yang mudah yaitu mengitu jalan di sebelah barat Kantor Kabupaten. Pusat Kampung Jambu ada di kiri jalan, tidak jauh setelah perempatan ke 3, tepatnya di rumah Mas Mufid Raharja.
Kampung Jambu Blitar
Kampung Jambu
Jambu biji merah termasuk buah yang menjadi favorit bagi banyak orang. Jambu biji merah memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, bahkan 3-6 kali lebih tinggi daripada buah jeruk. Kandungan vitamin dan mineral'nya memiliki banyak khasiat dan manfaat seperti mengobati disentri, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, mengobati batuk dan pilek, pencegahan kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, membuat kulit sehat, serta membantu mengobati demam berdarah. Jadi, siapa yang tidak tertarik mengkonsumsi buah manis ini?

Seluk Beluk Kampung Jambu

Sudah lama di daerah ini membudidayakan jambu sebagai komoditas pertanian mulai tahun 2011 - 2017. Berawal dari pertanian, bisnis berkembang menjadi jual beli buah jambu. Tahun 2017-2018, bekerja sama dengan organisasi di desa dan di luar desa untuk menambahkan sarana edukasi di Kampung Jambu. Tempat wisata Kampung Jambu yang awalnya mengutamakan edukasi, juga dikembangkan menjadi tempat wisata. Meski begitu, Kampung Jambu tetap mengandalkan pasar sebagai mata pencaharian utama. 
Kampung Jambu Blitar
Area Petik Jambu
Ada sekitar 2.000 pohon jambu biji merah di Desa Karangsono. Panen biasanya dilakukan dua hari sekali dan paling lama seminggu dua kali, dengan kapasitas 20kg atau bisa lebih. Rata-rata panen pertahun sekitar 3 kw. Jambu ini kemudian dikirim ke Tulung Agung, Kediri dan Blitar. Selain itu juga dipasarkan lewat tengkulak, kios, penjual jus dan konsumen langsung. 

Perawatan

Perawatan jambu di tempat wisata Kampung Jambu ini tergolong mudah karena perawatan pokoknya hanya air dan sinar matahari yang akan menyebabkan rasa jambu manis atau tidak, segar atau tidak dan sebagainya. Saat musim kemarau, perawatannya menggunakan pupuk kandang, sedangkan musim hujan menggunakan pupuk kimia. Semua buah di tempat wisata Kampung Jambu Blitar ini, dari kecil mentah memang diplastik untuk menghindari hama buah dan beberapa bagian batang  juga dicangkok untuk perkembang biakan.
Kampung Jambu Blitar
Cangkok

Wisata Edukasi

Uniknya Kampung Jambu, selain bisa petik jambu langsung, tersedia juga sarana edukasi yang mempelajari agrowisata tentang jambu biji merah, belimbing dan pabrik pengolahan. Edukasi ini meliputi perkembangbiakan, perawatan hingga sampai ke pasar penjualan. Edukasi ini hasil dari kerjasama dengan masyarakat oraganisasi dan pemerintah yang dimulai pada tahun 2017 hingga sekarang. 

Ada beberapa paket edukasi yang ditawarkan oleh wisata Kampung Jambu :
  1. Paket A @15.000 : Edukasi varietas jambu biji merah
  2. Paket B @30.000 : Edukasi jambu biji merah, belimbing dan pabrik pengolahan.
  3. Paket C @65.000 : Edukasi menggabungkan 4 desa se Kanigoro meliputi Edukasi jambu biji merah, mengunjungi rumah budaya di Desa Sawentar, belajar batik Blitar, edukasi Candi Sawentar dan kolam renang. Edukasi dimulai jam 7 - 15. Jika menggunakan kendaraan (kereta mini / elf) ada biaya tambahan. 


Wisata Kampung Jambu

Wisata kampung jambu di rumah Mas Mufid Raharja ini adalah pusat dari sekitar 2.000 pohon jambu biji merah yang ada di Dusun Karangsono. Mulai dari petik buah jambu, edukasi, menikmati olahan jambu berupa jus, serta jual beli. Dari 2.000 pohon, hanya ada beberapa yang ada Kampung Jambu. Namun tenang, jika kurang bisa ambil yang lain karena jauh mata memandang, pohon jambu di kawan ini cukup mendominasi. 
Kampung Jambu Blitar
Meski Susah Digapai....
Kampung Jambu Blitar
Tak Kehabisan Akal...

Area kebun jambu yang cukup luas sangat teduh dan berburu jambu biji merah bisa dimulai dari sini. Pohonnya memang tidak begitu tinggi, tetapi kualitas buahnya tidak diragukan lagi yaitu besar, manis dan bebas dari hama buah. Tak usah segan memanjat atau meminta bantuan Mas Mufid jika ingin mengambil jambu yang tidak tergapai. Lelah berburu jambu biji merah, bercengkerama di bawah rindangnya pohon jambu sambil menikmati jus jambu biji merah akan menjadi momen santai paling menarik di Kampung Jambu.

Tips Wisata di Kampung Jambu Blitar :
  1. Tidak ada jam buka-tutup resmi di tempat wisata Kampung Jambu Blitar. Jadi siapapun bisa datang sewaktu-waktu asalkan tidak tengah malam.
  2. Jika ingin mengikuti edukasi, sebelumnya koordinasikan dulu dengan Mas Mufid Raharja.
  3. Pengunjung bebas memetik buah jambu biji matang sendiri di Kampung Jambu. Jika tidak menjangkau, bisa minta tolong pada Mas Mufid atau memanjat.
  4. Jika memanjat, pastikan batang pohon kuat menopang berat tubuh agar pohon tidak patah.
  5. Jika hasil petik sendiri masih kurang, biasanya ada stok buah jambu yang bisa dibeli langsung. 
  6. Jangan mengotori area wisata Kampung Jambu, merusak pohon atau melakukan vandalisme.



EmoticonEmoticon