Mengenal 10 Puncak Tertinggi di Asia Tenggara, Tertarik Mencoba? - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Mengenal 10 Puncak Tertinggi di Asia Tenggara, Tertarik Mencoba?

Mendaki gunung di Indonesia mungkin menjadi perjalanan yang sangat menyenangkan dengan berbagai tipe gunung yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Berjalan lebih jauh lagi, puncak-puncak tertinggi di setiap negara Asia Tenggara juga menunggu. 

Bepergian ke seluruh Asia Tenggara mungkin akan terasa seperti perjalanan seumur hidup. Namun, untuk merasakan udara di setiap puncak tertinggi kawasan ini, bisa menjadi salah satu mimpi yang belum tercapai bagi banyak wisatawan. 

gunung kinabalu
Gunung dengan panorama yang menakjubkan tidak hanya di Indonesia, yang memiliki gunung indah Rinjani, gunung berapi tertinggi Kerinci, hingga gunung penuh sejarah, Tambora. Kawasan Asia Ternggara lainnya juga memiliki puncak-puncak tertinggi yang bisa menjadi pilihan selanjutnya. Sebelum bermimpi tentang 7 puncak tertinggi di dunia, sepertinya puncak - puncak tertinggi Asia Tenggara bisa lebih dulu dimulai. 

Mungkin gunung di Asia Tenggara yang sangat populer adalah Gunung Kinabalu yang pesonanya sudah mendunia, atau Puncak Cartenz, gunung tertinggi di Indonesia dengan salju abadinya. Namun, kedua gunung tersebut bukanlah yang tertinggi, karena gunung yang tertinggi di Asia Tenggara justru memiliki medan yang mitosnya lebih berat daripada Everest. 

Meski puncak - puncak tertinggi sebagian besar ada di Indonesia, seperti Puncak Jaya, Puncak Trikora dan Puncak Mandala di Pegunungan Jawa Wijaya. Namun, tidak semuanya disebut di dalam puncak tertinggi Asia Tenggara, karena 10 puncak di Asia Tenggara dicatat di masing-masing negara. Check it out!

Berikut 10 Puncak Tertinggi di Asia Tenggara :

1. Gunung Hkakabo Razi (5.881 mdpl) - Myanmar

gunung hkakabo razi

Lokasi : Taman Nasional Hkakabo Razi
Durasi : ± 30 hari
Difficulty Level : Very high
Pendaki Pertama : Takashi Ozaki, Nyima Gyaltsen. 

Hkakabo Razi adalah puncak tertinggi di Asia Tenggara yang puncaknya dipenuhi batuan hitam dan gletser yang bergerigi. Gunung ini terletak di luar sisi timur Pegunungan Himalaya, di antara perbatasan Tibet. Untuk kesana, harus melewati hutan di Myanmar utara. Puncaknya begitu jauh, sehingga untuk sampai kesana membutuhkan pendakian sekitar dua minggu melalui hutan lebat dengan jurang curam, yang mungkin dihuni ular berbisa. 


Hkakabo Razi kadang juga disebut sebagai Anti-Everest, karena tidak ada insfrastruktur, guide, porter atau jalur mudah untuk ke gunung. Sehingga, dari segi pelayanan, Everest masih lebih enak.


Tahun 2014 tim ekspedisi dari Burma melalui jalur baru dari Utara dan berhasil mencapai puncak, meski terjadi kecelakaan dengan hilangnya 2 pendaki dan tewasnya pilot regu penolong. Pada tahun yang sama, tim NatGeo akhirnya melakukan ekspedisi untuk mengukur berapa sebenarnya tinggi gunung ini. Namun, pendakian ke puncak gagal karena medan hanya tebing dan kekurangan perlengkapan.


Setelah pendakian dua minggu menembus hutan sampai ke puncak, akan menghadapi 2 minggu lagi untuk pulang. Gunung tertinggi di Asia Tenggara ini memiliki beberapa puncak yaitu Gamlang Razi (5.870 mdpl), Peak 5.710 mdpl, Dindaw Razi (5.464 mdpl), Tami Razi (5.101 mdpl) dan Sheankala Razi (5.000 mdpl).

2. Gunung Jaya Wijaya (4.884 mdpl) - Indonesia

gunung jaya wijaya

Lokasi : Papua
Durasi : ± 11 hari
Difficulty Level : High
Fitness Level : Very High
Budget : ± $ 26.900 USD
Pendaki Pertama : Heinrich Harrer (1962)

Pendaki Indonesia pasti tak asing dengan salah satu dari puncak tertinggi dunia yang ada di Papua ini. Carstensz Pyramid dikenal juga dengan Puncak Jaya, terletak di tengah hutan Papua, Indonesia. Puncak ini adalah satu-satunya dari 7 puncak di dunia, dimana hampir seluruh pendakiannya terdiri dari batu.

Untuk sampai ke basecamp, harus melakukan perjalanan melalui hutan selama berhari-hari, sebelum melakukan pendakian sebenarnya ke puncak yang diselimuti salju abadi. Kawasan puncak Carstensz Pyramid disebut salju abadi karena terdapat gletser yang bermanfaat sebagai sumber persediaan air tawar.

Lokasi pendakian Carstensz Pyramid terkenal paling eksotis di bumi. Carstensz Pyramid berupa tebing batu kapur besar yang menjorok keluar dari hutan hujan. Sebagai puncak tertinggi di Oceania, Carstensz Pyramid merupakan yang paling jauh dari 7 Puncak Tertinggi di dunia.

Tak hanya pendaki asing, pendaki Indonesia juga bermimpi menginjakkan kaki di Puncak Jaya yang memiliki trek yang sangat sulit dengan cuaca ekstrim. Sehingga tak hanya kemampuan fisik dan mental saja yang harus dipersiapkan, tetap juga kemampuan bertahan hidup, navigasi, dan uang yang cukup besar untuk guide dan peralatan pendakian.

Namun sayang, BMKG berpendapat bahwa lapisan salju di Jaya Wijaya akan mencair total pada 2022, menyusul puncak Mandala yang kehilangan saljunya tahun 2003 dan Gunung Trikora yang kehilangan salju pada 1936.

3. Gunung Kinabalu (4.093 mdpl) - Malaysia

gunung kinabalu

Lokasi : Sabah
Durasi : ± 2 hari
Budget : ± MYR 980 
Pendaki Pertama : Hugh Low

Gunung Kinabalu sangat populer bagi sebagian besar pendaki. Gunung ini adalah dataran tektonik yang tinggi dan terjal , bagian dari Range Borneo Crocker dan menjulang di sekitar hutan Sabah. Dengan ketinggian 4.093 mdpl, menjadikannya gunung ke-20 paling terkemuka di dunia. 


Dalam perjalannya akan melewati beberapa habitat dan ekosistem berupa hutan hujan Sabah, padang rumput Montane. Keistimewaan Kinabalu adalah lokasinya yang berada di situs warisan dunia, Taman Kinabalu. Pecinta alam akan senang bisa menyaksikan banyak variasi flora dan fauna yang dapat ditemukan di gunung di ketinggian yang berbeda. 


Disana terdapat sekitar 5.000 jenis tanaman, 326 jenis burung dan lebih dari 100 spesies mamalia di gunung. Tak heran jika gunung ini terkenal di seluruh dunia karena keanekaragaman hayati dan spesies yang luar biasa dengan tanaman-tanaman yang berasal dari Himalaya, Australasia dan Indo-Malaysia. Pendakian Gunung Kinabalu dalam sehari hanya diijinkan 135 pendaki saja. Jika saat musim pendakian, sebaiknya boking setidaknya enam bulan sebelumnya. 

4. Gunung Fansipan (3.143 mdpl) - Vietnam

gunung fansipan

Lokasi : Sa Pa, Lao Cai, Vietnam Utara. 
Durasi : ± 1-3 hari
Difficulty Level : Very easy
Budget : ± $120 U

Gunung Fansipan adalah gunung tertinggi di Vietnam dan semenanjung Indochina yang terletak di Pegunungan Hoang Lien Son. Dulunya, gunung ini hanya dikunjungi oleh para pencari petualangan saja, tetapi kini Gunung Fansipan menawarkan beberapa pengalaman berbeda untuk semua wisatawan.


Gunung ini bisa didaki dalam waktu satu hari, tetapi beberapa orang biasanya memilih pendakian 2-3 hari. Pada bulan Februari 2016, sebuah kereta gantung dibangun, yang akan mengambil wisatawan dari kaki gunung ke sebuah stasiun di dekat puncak, kemudian dilanjutkan dengan menaklukkan tangga hingga puncak. 

Pada ketinggian 3.000 mdpl, ada dua kuil agung dan patung Buddha raksasa di samping stasiun kereta gantung. Kamar mandi di kuil Buddha ini dilengkapi dengan air panas. Sehingga bisa menjadi tempat yang cocok untuk menyegarkan diri sebelum turun ke stasiun. 


Sejak adanya kereta gantung, puncak Gunung Fansipan mulai dibajiri pengunjung. Hal ini tentu membuat jasa-jasa yang berhubungan dengan pendakian merosot, karena gunung yang dulunya bsia ditempuh dalam 2-3 hari, kini hanya membutuhkan 15 menit untuk ke puncak. Tentunya tidak semua pendaki memilih kereta gantung. Kamu bisa memilih, pendakian wisata atau pendakian ala anak petualang sesungguhnya. 


5. Gunung Ramelau (2.963 mdpl) - Timor Leste

gunung ramelau

Lokasi : 70 km di selatan Dili di distrik Ainaro.
Durasi : ± 1 hari
Difficulty Level : Easy

Gunung Ramelau tidak hanya menjadi puncak tertinggi di Timor Leste, tetapi juga sebuah situs yang memiliki makna keagamaan dan budaya yang mendalam. Dihiasi dengan patung Bunda Maria setinggi 3 meter di puncaknya, Ramelau adalah tempat ziarah tahunan bagi umat kristen. 


Pendakian Gunung Ramelau dimulai dari desa di pegunungan Hatobuilico (1.917 mdpl). Meski tidak diwajibkan untuk jasa guide, tetapi hal ini disarankan karena di beberapa tempat ada jalan terbelah, sehingga jika mengambil jalan yang salah berpotensi berbahaya. Hal ini juga dianggap sebagai dukungan dan penghargaan bagi masyarakat setempat


Sebelum puncak Gunung Ramelau, terdapat menara seluler, dataran. Dataran ini adalah gereja terbuka dan disitu banyak peziarah muda mendirikan tendan dan bermalam. Setelah itu, tinggal berjalan menanjak untuk sampai di patung Bunda Maria sekitar 20 menit. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik di puncak, mendakilah di musim kemarau.


6. Gunung Apo ( 2.956 mdpl) - Filipina

gunung apo

Lokasi : Pulau Mindanao
Durasi : ± 2-3 hari
Difficulty Level : Easy
Pendaki Pertama : Don Joaquin Rajal, Datu Manib

Gunung Apo adalah gunung berapi aktif di pusat Mindanao dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Apo. Letusan terakhir gunung ini tidak diketahui, tetapi kawah-kawh belerang yang mengeluarkan asap beracun bisa ditemukan di bagian batu besar dalam perjalanan ke puncak. 

Gunung Apo memiliki tujuh puncak, semuanya mudah dijangkau dengan jarak pendek. Vegetasi hutan hujan yang lebat  membuat banyak pendaki mengatakan bahwa hutannya mirip hutan amazon, karena vegetasi lebat dan pepohonan tinggi menyerap sebagian besar cahaya matahari, membuatnya cukup gelap.


7. Phou Bia (2.819 mdpl) - Laos

phou bia

Lokasi : Annamese Cordillera, Provinsi Xiangkhoang

Phou Bia adalah puncak tertinggi di Pegunungan Annam di antara 10 puncak lain. Daerah disana terpencil dan tertutup oleh hutan. Dulu daerah digunakan oleh tentara gerilyawan Hmong. 

Phou Bia dekat dengan pangkalan udara Long Chen yang ditinggalkan dan karena alasan ini, hanya ada sedikit pengunjung. Phou Bia adalah area terbatas dan tidak terbuka untuk turis. Bahkan tidak ada pendakian yang diketahui oleh orang non-Laos selama setidaknya 30 tahun. 

8. Doi Inthanon (2.565 mdpl) - Thailand

doi inthanon

Lokasi : Chom Thong, Chiang Mai

Dulunya gunung ini disebut sebagai Doi Luang (gunung besar) atau Doi Ang Ga (puncak kolam gagak), karena puncaknya yang menonjol dan di dekat basecamp gunung ada sebuah kolam tempat banyak burung gagak berkumpul. Nama Doi Inthanon diberikan untuk menghormati Inthawichayanon, Raja Chiang Mai terakhir yang peduli tentang hutan di utara dan berusaha melestarikannya.  

Kini puncak Doi Inthanon adalah destinasi wisata populer di Thailand dengan wisatawan mencapai 12.000 orang pada tahun baru. Puncak Doi Inthanon adalah tempat yang paling populer di Taman Nasional ini. Bukan hanya karena pemandangannya yang indah, tetapi juga tempat yang tepat untuk menyaksikan sunrise. 

Tak hanya puncaknya yang indah, di area taman nasional ini ada air terjun yang indah serta atraksi musiman mekarnya bunga-bunga sakura siam yang menutupi pohon berwarna merah muda selam akhir Januari yang hanya berlangsung beberapa minggu. 


9. Phnom Aural (1.813 mdpl) - Kamboja

phnom aural

Lokasi : Distrik Aoral, Provinsi Kampong Sepu
Durasi : ± 3 hari

Phnom Aural terletak di Pegununngan Cardamon dan merupakan puncak tertinggi di Kamboja. Lokasinya di daerah selatan yang agak terpencil menawarkan peluang bagi para wisatawan untuk melihat beberapa spesies menarik yang tidak ada diluar Kamboja, seperti Laughingthrush, salah satu dari dua spesies burung endemik Kamboja.

Phnom Aural sulit diakses dan membutuhkan pendakian panjang sekitar 6 jam dari Desa Srekenbei, desa terakhir. Pendakian ke PhnomAural biasanya dilakukan dengan tinggal semalam di homestay lokal. Kemudian berkemah dua malam di gunung. Karena tidak ada yang tinggal di Gunung Aural, penjaga dan pengangkut barang dari desa harus menemani pendaki untuk mengangkut logistik dan peralatan berkemah. 




10. Bukit Pagon (1.850 mdpl) - Brunai Darusalam

bukit pagon

Lokasi : Distrik Temburong
Durasi : ± 3 hari

Bukit Pagon adalah puncak di ujung selatan negara Brunai, melingkari perbatasan dengan Malaysia. Di sisinya adalah hamparan luas hutan alami terlarang bagi semua orang kecuali ilmuwan. Sedangkan di sisi Malaysia, hutan itu terbuka untuk penebangan dengan jalur yang relatif dekat puncak. 

Banyak dari jalur pendakian ini yang terbengkalai. Belum lagi adanya sebuah tebing curam dengan jalan setapak yang dipasang tali di bagian paling curam. Menurut guide sekitar, hanya sekitar 50 orang atau lebih saja  yang telah mencapai puncak ini. 

Di puncak Bukit Pagon ada penanda perbatasan. Namun, masih ada puncak tengah (Malaysia) yang sepertinya lebih tinggi dari Puncak Bukit Pagon Brunai. Tidak ada yang tahu karena tidak ada yang pernah mencapai puncak tengah ini. Mungkin mau mencoba?

Sebagian dari puncak-puncak tertinggi tersebut memang sudah dimanfaatkan sebagai pariwisata, sehingga tidak memerlukan pendakian yang terlalu berat. Tentunya gunung-gunung itu pun juga memiliki tingkat kesulitan yang berbeda - beda. Jadi siapkah untuk mencoba salah satunya guys?!

Ref : 
peakbagger, thainationalpark, mountain-forecast, birdguideasso, wikipedia, countryhighpoints, peakbook, seasia.
Baca Juga
>