Pendakian Gunung Raung via Kalibaru, Jalur Terekstrim di Jawa Timur - Manusia Lembah

Manusia Lembah

Catatan perjalanan, Info Pendakian Gunung dan Tempat Wisata di Indonesia

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru, Jalur Terekstrim di Jawa Timur

Pendaki di Jawa Timur pasti tidak asing dengan nama Gunung Raung. Gunung dengan medan yang berat dan sulit ini merupakan gunung idola bagi para pendaki penyuka tantangan yang menguji adrenalin. 

Gunung Raung merupakan gunung berapi aktif yang berada dalam jajaran Pengunungan Ijen dan merupakan puncak tertinggi dari gugusan pegunungan tersebut. Gunung dengan tinggi 3.344 mdpl ini mempunyai kaldera di puncak yang merupakan kaldera kering terbesar di Pulau Jawa.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Gunung Raung terletak di dalam tiga kabupaten yaitu Besuki, Banyuwangi dan Bondowoso. Gunung yang masuk daftar 10 Gunung Tertinggi di Jawa Timur ini memiliki perijinan pendakian yang terbilang rumit, karena termasuk gunung dengan trek ekstrim. 

Ada empat jalur pendakian Gunung Raung, yaitu :
  • Jalur pendakian via Kalibaru (puncak sejati) 
  • Jalur pendakian via Sumberwringin (puncak bayangan) 
  • Jalur pendakian via Glenmore (dibuka tim mapala UI)
  • Jalur pendakian via Jambewangi (dibuka tim OPA Luwak)
Umumnya para pendaki memilih lewat jalur pendakian via Kalibaru karena jalur ini mengantar sampai ke puncak tertinggi - puncak sejati. 


Transportasi ke Basecamp Kalibaru :

  1. Dari Surabaya : Naik kereta tujuan Stasiun Kalibaru Banyuwangi, kemudian dilanjutkan ojek ke basecamp Kalibaru atau basecamp Bu Soeto.
  2. Dari Jakarta : Naik kereta tujuan Surabaya Gubeng. Kemudian lanjut naik kereta tujuan Stasiun Kalibaru Banyuwangi, dilanjutkan ojek ke basecamp Kalibaru atau basecamp Bu Suto.
  3. Dari Solo : Naik bus tujuan Terminal Purabaya, lanjut naik kereta dari Stasiun Waru ke Stasiun Kalibaru, dilanjutkan ojek ke basecamp Kalibaru atau basecamp Bu Suto.

Info & Tips :
  • Transportasi paling direkomendasikan adalah naik kereta.
  • Cari info tentang jadwal kereta lebih dahulu. 
  • Sebaiknya ke basecamp memang naik ojek dari stasiun yang rata-rata sudah tau tempat Bu Suto. Jika ingin kembali via ojek juga, koordinasi lah dengan pak ojek.
  • Basecamp sejak dulu memang ada di warung Bu Soeto. Namun kini juga diwajibkan lebih dulu ke sekretariat untuk melengkapi simaksi, sekaligus agar petugas tahu kondisi dan kesiapan para pendaki. Lokasinya tidak jauh ke utara dari rumah Bu Soeto.

Peta Jalur Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Jalur Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pemetaan pos-pos diatas yang terbaru ada 4 pos. Sedangkan pos yang pernah dibuat mapala Pataga Surabaya ada 9 pos.


Pendakian Gunung Raung

Basecamp - Pos 1

Pendakian Gunung Raung dari basecamp menuju ke pos 1 akan melewati perkebunan penduduk sekitar 2,5 jam. Jika tak mau lelah berjalan, bisa naik ojek hingga pos 1 dengan tarif ±Rp.30.000, membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit saja.

Pos 1 - 980 mdpl, ditandai dengan sebuah rumah di tengah kebun kopi. Di sebelah kiri ada jalur menuju sungai yang merupakan sumber air terakhir.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru


Pos 1 – Pos 2

Dari pos 1, pendakian dimulai dengan jalur landai melewati kebun kopi sebelum sampai batas antara perkebunan dan hutan. Jalan belum terlalu menanjak. 

Hutan yang lebat dan lebar akan mengantar sampai di Pos 2 - 1.431 mdpl, yang merupakan pos terluas di jalur pendakian Kalibaru ini. 


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pos 2 – Pos 3

Jalur mulai melewati punggungan dan mulai menanjak, masih dengan hutan yang rapat dimana sebelah kiri adalah jurang. Sekitar 1-2 jam akan sampai di Pos 3. Pos 3 ada di ketinggian 1.656 mdpl, terletak di jalur pendakian dan cukup untuk membangun 3 tenda.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pos 3 – Pos 4

Jalanan awal akan landai, melewati turunan sebelum berpindah punggungan dan kembali dengan jalan menanjak yang cukup panjang. Sekitar 2 jam akan sampai di Pos 4 - 1.855 mdpl, yang berupa tanah lapang sempit untuk beristirahat.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pos 4 – Pos 5

Pendakian Gunung Raung selepas pos 4 semakin menanjak, rapat, dan banyak ditumbuhi tanaman berduri. Membutuhkan sekitar 45 menit untuk menuju ke pos 5. Pos 5 dengan ketinggian 2.115 mdpl tidak terlalu luas dan biasanya hanya menjadi tempat istirahat.

Pos 5 – Pos 6

Menuju Pos 6 membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan jalur yang semakin terjal. Diharapkan berhati-hati karena di kanan dan kiri ada jurang dengan jalur pendakian yang sempit. Pos 6 terletak pada ketinggian 2.285 mdpl dan terdapat area camp berundak-undak.

Pos 6 – Pos 7

Jalur pendakian akan semakin berat dengan vegetasi lumayan terbuka, karena mendekati puncak gunung Wates.  Sekitar 1 jam perjalanan akan sampai di pos 7 di ketinggian 2.541 mdpl. 

Pos 7 merupakan area camp, cukup untuk 4-5 tenda dan merupakan area terbuka sehingga udaranya sangat dingin. Pemandangan di Pos 7 berupa punggungan dan lembah serta puncak Gunung Wates di depan. 

Pos 7 – Pos 8

Jalur pendakian akan semakin menanjak karena menuju ke puncak gunung Wates. Selanjutnya pendakian dilanjutkan dengan melipir punggungan yang tipis sehingga dibutuhkan konsentrasi. Pos 8 berada di ketinggian 2.876 mdpl yang berupa tanah datar yang cukup untuk mendirikan 2 tenda.

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pos 8 – Pos 9

Menuju ke pos terakhir jalanan tetap menanjak berbelok-belok dengan pepohonan yang masih rimbun selama kurang lebih 1 jam. Pos 9 - 3.023 mdpl,  berupa dataran yang cukup untuk membuat 3 tenda, sekaligus merupakan batas vegetasi.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru

Pos 9 – Puncak Bendera

Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai di puncak Bendera atau Puncak Raung dengan ketinggian 3.154. Di Puncak Bendera terpampang kegarangan Puncak Sejati dan di sisi yang lain tampak juga Gunung Argopuro

Disinilah wajib mempersiapkan peralatan climbing sebelum melanjutkan perjalanan. Alat yang harus disiapkan yaitu tali karmantel 30-40 m, carabiner, webbing, harness, Ascender, jumar dan figure of eight harus dalam keadaan baik. Untuk kelengkapan lainnya bisa baca artikel di bawah ini guys!

Baca : Peralatan Panjat Tebing dan Fungsinya

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Puncak Bendera

Puncak Bendera – Puncak 17

Puncak Bendera adalah awal dari jalur pendakian ekstrim yang harus dilalui untuk mencapai puncak sejati. Dari puncak Bendera harus berjalan turun melipir bibir jurang dan mengikuti jalan landai. 

Jalur ini paling rawan dan menegangkan karena akan melipir turun dengan jurang menganga di depan. Dibutuhkan konsentrasi, karena salah sedikit akan fatal akibatnya, apalagi jalur pasir berbatunya sedikit licin. 
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Jalur Ke Puncak 17
Sampai di titik rawan 1 harus melipir tebing bebatuan dimana sebelah kanan adalah jurang. Disini memasang jalur pemanjatan kurang lebih 5 meter. Di jalur pendakian sudah terpasang 1 hanger, 1 bolt dan di titik anchor atasnya terdapat pasak besi yang tertanam - bisa digunakan sebagai anchor utama.

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Titik Rawan 1
Setelah melewati titik rawan 1, dilanjutkan ke puncak selanjutnya, puncak 17. Titik rawan 2 ada di bawah puncak 17. Disini kembali memasang jalur pemanjatan, dimana memasang fix rope di puncak 17 untuk dilalui orang selanjutnya.

Jika tidak ingin ke puncak 17, bisa melipir di samping puncak 17 dengan lebar jalur sekitar 20 cm dengan jurang di sebelahnya, jadi dibutuhkan fokus dan konsentrasi ekstra. Jika naik ke puncak 17, saat kembali bisa melewati jalur melipir ini. Terdapat titik anchor tanam yang bisa digunakan.




Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Jalur Melipir Puncak 17 (perjalanan kembali)

Puncak 17 – Puncak Tusuk Gigi

Menuruni puncak 17 Gunung Raung perlu hati-hati, sangat curam. Disini akan melewati jalur kecil dan tipis dengan jurang di sebelah kanan dan kiri. Setelah itu sampai di titik rawan terakhir dimana harus memasang tali untuk menuruni tebing sekitar 20 meter. Baca : Terkenal Ekstrim, Ini 10 Fakta Gunung Raung yang Perlu Diketahui
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Waspada dengan Jurang di Depan



Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Rappelling
Untuk turun ke bawah gunakan teknik rappelling. Disini juga ada beberapa anchor tanam dari besi yang bisa digunakan. Tali karmantel bisa ditinggalkan disini untuk digunakan naik ketika kembali nanti.

Pendakian dilanjutkan dengan jalur turun ke bawah berupa pasir berbatu sampai bertemunya jalur punggungan ke puncak tusuk gigi. Di jalur ini akan disuguhi hamparan batuan besar yang harus didaki. 

Untuk langsung ke puncak sejati Gunung Raung bisa langsung melipir ke kanan karena disini tidak ada jalur utama menuju ke puncak jadi bisa ke puncak tusuk gigi lebih dulu atau langsung ke puncak sejati.

Puncak Tusuk Gigi – Puncak Sejati

Dari puncak tusuk gigi berjalan menanjak sekitar 100 meter hingga tiba di tujuan akhir, yaitu Puncak Sejati. Kaldera besar aktif kadang meletup sekitar 20 menit sekali mengeluarkan asap dengan bunyi menggelegar yang terdengar hingga pos 7. Di puncak ini, raungan Gunung Raung akan lebih menggelegar.


Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Puncak Sejati dan Kaldera Gunung Raung


Tips Pendakian Gunung Raung via Kalibaru :


  1. Tidak disarankan untuk pendaki pemula dan yang memiliki penyakit takut ketinggian. 
  2. Dalam tim harus ada yang menguasai skill teknik anchoring, ascending, belaying, descending, rappelling, moving together untuk menjadi leader. Sehingga di Gunung Raung wajib menggunakan jasa guide profesional dengan tarif ± Rp.400.000.
  3. Lengkapi dokumen yang diperlukan seperti kartu identitas, surat keterangan sehat yang diutamakan dikeluarkan dari Puskesmas Kalibaru, Surat pernyataan orang tua
  4. Sebaiknya ke pos 1 naik ojek untuk menghemat waktu dan tenaga. 
  5. Gunakan Peralatan dan Perlengkapan Mendaki Gunung yang lengkap untuk kenyamanan dan keamanan. 
  6. Bawalah persiapan alat pendakian yang lengkap dan dalam kondisi baik (safety). Khususnya alat panjat standar seperti Karmantel, Carabiner Anchor, Carabiner, Helm, Tali Prusik, Figure 8 dan Webbing Tali Body. Jika kurang, bsia sewa disana.
  7. Wajib briefing sebelum memulai pendakian. 
  8. Persiapkan kebutuhan dan logistik untuk minimal 4 hari pendakian. 
  9. Bawalah air minimal 6 liter per orang untuk hitungan 3-4 hari, kondisikan untuk perkiraan lama waktu pendakian. 
  10. Karena medan yang berat, tinggalkan sedikit perbekalan air di pos 3, 4 atau ditempat yang diinginkan (disembunyikan) untuk perbekalan saat turun. 
  11. Gunakan celana panjang dan baju lengan panjang karena medan hutan rapat banyak ditumbuhi tanaman berduri. 
  12. Usahakan sampai di puncak bendera sangat pagi karena pendakian sampai puncak sejati membutuhkan waktu lama jika tim beranggotakan banyak orang. 
  13. Karena dibutuhkan konsentrasi tinggi dan fokus yang ekstra, siapkan mental sebelum melakukan pendakian terutama dari Puncak Bendera menuju ke Puncak Sejati. Jika ragu maka jangan dilanjutkan. 
  14. Kerjasama tim harus kompak dan saling menjaga.
  15. Jangan membuang sampah sembarangan maupun melakukan vandalisme. 

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Cheers...


Estimasi Waktu Pendakian Gunung Raung

Jalur Pendakian
Ketinggian (mdpl)
Waktu Tempuh
Basecamp – Pos 1
980
30 menit (ojek)
Pos 1 – Pos 2
980 – 1.431
2 jam
Pos 2 – Pos 3
1.431 – 1.656
3 jam
Pos 3 – Pos 4
1.656 – 1.855
2 jam
Pos 4 – Pos 5
1.855 – 2.155
45 menit
Pos 5 – Pos 6
2.155 – 2.285
30 menit
Pos 6 – Pos 7
2.285 – 2.541
1 jam
Pos 7 – Pos 8
2.541 – 2.876
1 jam
Pos 8 – Pos 9
2.876 – 3.023
1.25 jam
Pos 9 – Puncak Bendera

10 menit
Puncak Bendera – Puncak 17
3.108
dikondisikan
Puncak 17 – Puncak Tusuk Gigi

dikondisikan
Puncak Tusuk Gigi – Puncak Sejati
3.344
15 menit

Informasi Gunung Raung via Kalibaru:

  • Tinggi : 3.344 mdpl
  • Tipe : Stratovolcano
  • Wilayah : Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember. 
  • Komplek : Pegunungan Ijen
  • Letusan Terakhir : 2015
  • Puncak : Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, Puncak Sejati.
  • Kaldera : Kaldera Raung
  • Sumber Mata Air : -
  • Camp Ideal : Pos 2, Pos 7.
  • Durasi Pendakian Normal : 4 hari
  • View Gunung :  Gunung Ijen, Gunung Argopuro, Gunung Agung.
  • Wisata Sekitar : Air Terjun Lereng Raung, Air Terjun Telunjuk Raung, Air Terjun Selendang Alam.
  • Lokasi Basecamp Tretes : Wonorejo, Kalibaru wetan, Kec. Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68467 (Map : Klik Disini
  • Kontak Basecamp Tretes : 0838-4721-6614
  • Simaksi : Rp.35.000
Baca Juga
>