Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan

Pesona Kesegaran Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura. Selain pemandangan lautan pasir dan awan Gunung Bromo, ada sebuah air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, bernama air terjun Madakaripura. Di tempat ini konon patih Gajah Mada menghilang secara fisik dan spiritual atau moksa dari muka bumi, untuk itulah terdapat patung Gajah Mada di kawasan wisata ini. Tempat wisata Air terjun Madakaripura merupakan salah satu destinasi yang patut dikunjungi bila berpergian ke Probolinggo.
air terjun madakaripura
Air Terjun Madakaripura
Terletak di Kecamatan Lumbang, Probolinggo, rute ke Air Terjun Madakaripura bisa dicapai dari Malang dan Probolinggo. Arahnya sama dengan rute ke tempat wisata Gunung Bromo  dan ada petunjuk untuk menuju ke lokasi air terjun ketika hendak ke arah Gunung Bromo. Bisa juga menaiki bus ke arah Tongas lalu sesampainya di pertigaan Tongas, harus melanjutkan perjalanan dengan angkot.

Sampai di lokasi air terjun pengunjung akan disambut dengan patung Gajah Mada yang sedang bertapa. Warung makan banyak berjajar di sekitar lokasi parkir untuk mengisi tenaga sebelum berjalan menuju lokasi air terjun Madakaripura. Santaikan diri dengan mengisi energi sebelum memulai petualangan.
patung gajah mada air terjun madakaripura
Patung Gajah Mada
Perjalanan menuju tempat wisata air terjun Madakaripura akan disuguhi pemandangan alam yang memanjakan mata, ini tak lain karena perjalanan ke air terjun utama, bisa dibilang penuh petualangan. Setelah menyeberangi sungai yang penuh bebatuan dan melalui jalan setapak yang rapi, perjalanan masih harus menyeberang sungai lagi untuk berpindah jalur. Membutuhkan waktu setidaknya 20 menit di tengah rimbunnya pepohonan hutan.
jalur air terjun madakaripura
Jalur Sungai Berbatu
Mendekati area air terjun, suara gemericik air akan semakin membuat tidak sabaran, terlebih air terjun pertama yang dijumpai bukanlah air terjun utama. Di sekitar area 'terang' terakhir ini, banyak yang akan menawarkan sewa jas hujan dan payung agar tidak basah saat melewati gemericik air terjun lain yang langsung jatuh di atas sungai. Ya... sungai terakhir yang harus dilalui untuk menuju air terjun utama. Ingin basah?, wajib tahan dingin. 

Air terjun Madakaripura membentuk ceruk dikelilingi bukit yang meneteskan air pada seluruh tebingnya seperti hujan. Bahkan ada yang mengucur deras membentuk air terjun lagi. Siraman air terjun lain berada di antara tebing-tebing hijau yang menjulang seakan-akan membentuk tirai di seluruh bidang tebingnya. Bisa dibilang, hampir seluruh tebing yang mengelilinginya membentuk air terjun. Air terjun utama berdiri melingkar, sehingga siapapun yang mendongak ke atas terkesan seperti sedang berada di dalam botol. 
air terjun madakaripura
Air Terjun Utama
Dengan ketinggian 200 meter, Air Terjun Madakaripura merupakan air terjun tertinggi di pulau Jawa dan tertinggi ke-2 di Indonesia. Selain itu Air Terjun Madakaripura dipercaya merupakan air terjun abadi karena memiliki aliran air yang tidak pernah berhenti mesti di musim kemarau. Berlatar belakang kisah Mahapatih Gajah Mada ditambah pesona yang sejuk dan menawan, mengunjungi tempat wisata di Probolinggo ini sangat direkomendasikan. Terlebih setelah panas-panasan di Gunung Bromo, menyegarkan diri di tempat wisata Air Terjun Madakaripura pasti bisa menjadi solusi.

Menurut penduduk sekitar yang beragama Hindu, Air Terjun Madakaripura masih dianggap sebagai air suci. Penduduk tengger menggunakan air terjun untuk prosesi upacara Mendhak Tirta yang dilakukan tiap tahun.

Tips mengunjungi Air Terjun Madakaripura :

  1. Untuk parkir sepeda motor biasanya tukang parkir akan mencuci motor otomatis dan akan menarik biaya ketika pulang. Jika tidak berkenan, bilanglah di awal.
  2. Jika ada penduduk yang menawarkan ongkos pemandu, buat kesepakatan untuk ongkos’nya.
  3. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tepat karena perjalanan menuju air terjun Madakaripura akan melintasi sungai bebatuan.
  4. Bawalah baju ganti, kemungkinan siapapun akan 'datang kering, pulang basah'.
  5. Bawa juga jas hujan atau payung sendiri agar tidak perlu menyewa di sekitar lokasi kecuali memang ingin basah kuyup ria.
  6. Lebih baik tidak berkunjung ketika musim hujan karena daerah ini rawan longsor.

Read More

Eksotisme Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros

Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros Blitar. Siapa yang tidak ingin wisata ke pantai alami yang masih tersembunyi layaknya pantai pribadi?. Yah... sebagian besar, seperti itulah beberapa destinasi wisata di Blitar. Dari sekian banyak pantai yang tersebar di pesisir selatan, hanya beberapa yang resmi dibuka menjadi tempat wisata. Sedangkan yang lain?, masih bersembunyi dan menerima wisatawan secara personal. Namun, pantai-pantai di pesisir selatan Blitar tidak bisa terus menutup diri karena satu persatu mulai menunjukkan pesona keindahan dan keunikannya, salah satunya adalah Pantai Bukit Indah.
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Pantai Bukit Indah
Pantai Bukit Indah berada di Dusun Panggung Pucung, Desa Kaligambir, Kecamatan Panggung Rejo, Tulungrejo, Wates, Blitar, Jawa Timur. Untuk mencapai pantai tersembunyi ini, rutenya cukup mudah. Dari Blitar ikuti saja rute ke arah Pantai Peh Pulo. Sampai di pertigaan jika ke kanan arah ke Pantai Peh Pulo, maka ikuti jalan yang lurus - jalannya agak menanjak. Rute Pantai Bukit Indah memang minim petunjuk dan hampir tidak ada, untuk itu GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) sangat penting.

Akses jalan awalnya cukup mudah, hingga kemudian berubah ke jalan sempit dan masuk ke perkebunan warga sekitar. Mendekati lokasi pantai, jalan setapak tanah berubah menjadi jalan beton yang tidak bertahan lama, karena akan kembali ke jalan berbatu menurun yang cukup curam hingga sampai di sebuah gubuk. Mungkin gubuk adalah perhentian terakhir bagi kendaraan. Perjalanan masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 40 meter untuk menyeberangi sungai untuk sampai kelokasi Pantai Bukit Indah. Di sisi kanan perbukitan akan nampak sebuah air terjun yang juga bisa dikunjungi. 
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Menyeberangi Sungai Pertama
Sebelum dikenal dengan nama Pantai Bukit Indah, pantai ini dinamakan sebagai Pantai Umbul Baros karena di dekatnya terdapat air terjun yang dinamakan Air Terjun Umbul Baros. Di area pantai terdapat sebuah gubuk dan perahu rusak yang jika dilihat dari kondisinya, jarang dikunjungi wisatawan, kecuali masyarakat sekitar. Pantai Bukit Indah memiliki area yang cukup luas dengan muara sungai di bagian tengahnya. Jadi untuk ke tepi pantai, harus kembali menyeberangi sungai yang berasal dari Air Terjun Umbul Baros.
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Bagian Kiri Pantai Bukit Indah
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Bagian Kanan Pantai Bukit Indah
Jauh dari pepohonan membuat area tepi Pantai Bukit Indah sangat panas ketika siang hari. Tetapi saat merasakan segarnya muara sungai ditambah hempasan ombak kencang khas pantai selatan, panas seolah tidak masuk dalam daftar. Sesuai namanya, pantai ini memiliki bukit hijau menjulang di kanan dan kirinya. Jika menoleh ke belakang, maka tampak sungai air payau yang dikelilingi perbukitan hijau di sekelilingnya. Bukit Indah seperti pantai yang dibatasi oleh perbukitan hijau yang sangat indah jika dipandang. Sungai yang di tengah pantai juga bisa menjadi tempat bilas dadakan setelah bergulat dengan air asin laut selatan.
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Muara Pantai Bukit Indah
Lelah di pantai, lelah di sungai, duduk istirahat sembari menikmati angin segar di gubuk adalah solusi yang tepat, apalagi jika panas sedang terik-teriknya. Namun petualangan ke Pantai Bukit Indah tidak berakhir begitu saja. Bersukaria di Air Terjun Umbul Baros adalah bonus yang jarang ditemukan di pantai-pantai lain di pesisir Blitar selatan.

Pantai dengan air terjun di Blitar yang sudah populer adalah Pantai Umbul Waru. Berbeda dengan Pantai Umbul Waru yang memiliki air terjun langsung mengalir ke laut, Pantai Umbul Baros juga memiliki air terjun, tetapi cukup berjarak dari lokasi Pantai. Dari lokasi gubuk (tempat terakhir kendaraan), ada arah jalan ke kiri - kalau dari pantai. Ikuti jalan setapak tersebut hingga sampai di Air Terjun Umbul Baros. 
Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros
Air Terjun Umbul Baros
Air Terjun Umbul Baros berada tak jauh dari lokasi pantai dan mengalir di kedua sungai yang ada di area pantai. Air terjun ini tak terlalu tinggi, tetapi memiliki bentuk unik  dengan aliran air pada guratan indah tebingnya yang membuatnya nampak eksotis. Kolam di bagian bawah air terjun juga tidak terlalu dalam. Gemericik suara air dan percikannya bepadu dengan lumut hijau di dinding dan rumput hijau di sekitarnya membuat berada disini adalah obat lelah yang manjur setelah berpetualang di Pantai Bukit Indah sekaligus tempat charge energi sebelum kembali pulang.

Tips Wisata Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros :

  1. Gunakan kendaraan roda dua karena ke lokasi pantai tidak bisa diakses dengan kendaraan roda 4.
  2. Lokasi masih minim petunjuk arah. Bertanyalah dengan penduduk sekitar jika bingung. 
  3. Ada sebagian jalan yang sudah dicor untuk ke area pantai dan sebagian lagi masih berupa bebatuan kapur yang licin dan cukup curam. Tetaplah berhati-hati.
  4. Kendaraan bisa diparkir di area gubuk. Area tersebut cukup panas, pastikan kendaraan parkir di tempat yang teduh dan jangan lupa kunci gondok sebelum melanjutkan ke pantai, karena di lokasi sangat sepi. 
  5. Jika debit air terjun tinggi, sungai lumayan dalam. Jika tetap ingin menyeberang ke Pantai Bukit Indah, selamat berbasah-basahan. Jika ragu, bisa kembali ke Air Terjun Umbul Baros. Gunakan sandal anti selip.
  6. Area pantai sangat panas, bawalah topi, payung dan sunblock.
  7. Tidak disarankan untuk berenang di pantai selatan.
  8. Muara sungai adalah air tawar dan bisa dimanfaatkan untuk membersihkan diri atau berbilas setelah bermain-main di pantai. 
  9. Area Air Terjun Umbul Baros tidak begitu luas dan tanahnya berlumpur. Gunakan sandal anti selip.
  10. Area Pantai Bukit Indah dan Air Terjun Umbul Baros masih alami, jangan mengotori atau melakukan vandalisme. 

Read More

Air Terjun Bidadari - Cantiknya Air Terjun Bertingkat di Blitar Selatan

Air Terjun Bidadari Blitar. Tidak heran jika Blitar selatan dijuluki sebagai surganya air terjun dan pantai. Blitar selatan memang menyimpan banyak wisata menarik yang bisa dijadikan destinasi wisata. Meski hanya beberapa wisata yang sudah populer dan dikembangkan, siapapun tentu tertarik untuk mencari tempat wisata baru yang perlahan mulai menampakkan keindahannya. Air terjun Bidadari adalah salah satu tempat wisata di Blitar yang sudah menampakkan diri setelah lama tersembunyi di balik rimbunnya hutan jati. 
Air Terjun Bidadari Blitar
Air Terjun Bidadari
Air terjun Bidadari berasa di Desa Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Rute ke Air Terjun Bidadari tidak begitu susah karena searah dengan Pantai Serang dan Pantai Peh Pulo. Dari Blitar bisa mengikuti rute Sutojayan - arah Pantai Serang - Desa Panggungrejo. Sampai di pertigaan Tugu Pancasila Panggungrejo lurus (kekiri ke Pantai Serang dan Pantai Peh Pulo). Setelah SD 7 Panggungrejo di kiri jalan, ikuti jalan ke kanan yang berupa tanah kerikil. Lurus saja hingga sampai di gerbang tempat wisata Air terjun Bidadari.
Air Terjun Bidadari Blitar
Gerbang Wisata Air Tejrun Bidadari
Sebelum dikembangkan menjadi tempat wisata, Air terjun Bidadari bernama Jurug Kedung Golek. Air terjun ini tersembunyi dibalik rimbunnya hutan jati di RPH Panggungrejo, KPH Lodoyo Timur, Perum Perhutani Kab.Blitar. Jalan setapak yang menurun akan mengantar hingga ke aliran sungai yang berasal dari air terjun setinggi 40 meter. Seperti namanya, Air terjun Bidadari terbilang cantik karena terdiri dari tiga air terjun yang tersusun berundak dan hal ini jarang ditemui pada air terjun di Blitar pada umumnya.

Vegetasi yang mengelilingi tempat wisata Air terjun Bidadari masih sangat asri. Derasnya air yang mengalir layaknya tirai alami tampak kontras dengan hijaunya dedaunan hutan yang mengelilinginya. Air terjun Bidadari cukup lebar dan membentuk kolam di bawahnya yang dibatasi bebatuan besar. Bebatuan raksasa ini menjadi spot foto bagi para wisatawan. Sedangkan kolam alami yang terbentuk biasanya digunakan untuk berenang atau sekedar bermain air. Nah, jangan segan untuk melompat ke dalam kolam di bawah air terjun untuk merasakan kesegarannya.
Air Terjun Bidadari Blitar
Area Air Terjun Bidadari 
Kolam alami di bawah Air terjun Bidadari atau Jurug Kedung Golek tidak dalam dan aman karena dibatasi batuan sungai cor-cor'an. Namun, tetap harus waspada karena bebatuan di sekelilingnya cukup licin. Biasanya pada hari biasa setiap sore, beberapa anak-anak yang tinggal di sekitar tempat wisata ini beramai-ramai basah-basahan bermain di kolam. Selain air dari air terjun utama, ada kucuran air dengan mitos yang dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat penyucian. Kucur air ini berada di bagian kiri sebelum air terjun utama. 

Selain pesona keindahan dan spot bermain yang natural, fasilitas yang cukup menunjang sudah ada di lokasi ini seperti toilet, tempat parkir, mushola sederhana, gasebo yang tersebar di beberapa area dan warung penjaja makanan. Menikmati air terjun cantik layaknya bidadari dengan suasana hutan yang tenang... hm... siapa yang tidak mau?
Air Terjun Bidadari Blitar
Cheers...

Tips Wisata ke Air terjun Bidadari Blitar :

  1. Petunjuk arah ke tempat wisata Air terjun Bidadari sudah cukup jelas. Jika masih bingung tanyakan ke penduduk sekitar.
  2. Bisa diakses dengan kendaraan roda dua dan roda empat, tetapi lebih nyaman menggunakan kendaraan roda dua karena jalan lumayan sempit. 
  3. Gunakan sandal anti selip karena bebatuan lumayan licin.
  4. Saat musim kemarau, debit air tidak begitu besar. 
  5. Ada jalur setapak untuk naik ke tingkat utama air terjun. Siapapun bisa naik, tetapi jangan melewati batas aman (pagar bambu) yang sudah dibuat pengelola. 
  6. Fasilitas toilet lumayan tidak terawat. Sedangkan penjaja makanan hanya ada di hari libur atau akhir pekan. Pada hari biasa, tempat wisata cenderung sepi.
  7. Jangan mengotori area wisata maupun melakukan vandalisme. 

Read More

Air Terjun Toroan - Wisata Unik dan Cantik di Pulau Garam

Air Terjun Toroan Madura. Pulau Madura tidak hanya dikenal sebagai penghasil garam dan makanan khasnya, sate. Madura menyimpan pesona alam cantik yang satu-persatu mulai menampakkan diri. Dikenal dengan banyaknya wisata pantai, ada satu tempat wisata di Madura yang sangat unik yaitu Pantai Air Terjun Toroan. Bisa dibilang ini adalah tempat wisata yang tidak membosankan di Madura. Bukan sekedar air terjun biasa, Air Terjun Toroan berada tepat di tepi pantai. Pantai disertai air terjun merupakan wisata yang jarang ditemui sehingga sangat menarik untuk disinggahi.
Air Terjun Toroan Madura.
Air Terjun Toroan
Air Terjun Toroan berada di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur. Berada sekitar 105 kilimeter dari pusat kota Surabaya dan sekitar 4 kilometer dari pusat kota Sampang. Ada beberapa opsi rute untuk ke Air Terjun Toroan :
  1. Jika menggunakan kapal di Pelabuhan Kamal maupun kendaraan pribadi dari Jembatan Suramadu, bisa lewat arah Pantura (Pantai Utara) di Kabupaten Bangkalan.
  2. Dari Jembatan Suramadu bisa juga memutar arah melewati tengah Kota Sampang, kemudian ke Kecamatan Ketapang.
  3. Transportasi dari Pelabuhan Kamal naik mobil L300 ke Kecamatan Ketapang.
  4. Transportasi dari Terminal Bungurasih Surabaya naik bus akas tujuan Kabupaten Sampang - turun di kawasan Barisan - dilanjutkan L300 ke Kecamatan Ketapang.

Lokasi tempat wisata Air Terjun Toroan sangat strategis karena berada di pinggir jalan raya, sehingga mudah dijangkau dengan banyaknya angkutan umum yang melintas.

Air Terjun Toroan Madura.
Gerbang Masuk Wisata Air Terjun Toroan
Air Terjun Toroan atau Pantai Toroan berada di atas bukit yang membatasi area pantai, sehingga untuk ke bibir pantai atau ke air terjun, harus menuruni bukit melalui tangga beton yang sudah dibangun. Tepat di ujung tangga, aliran air dengan debit yang kecil mulai nampak, menandakan bahwa air terjun utama hanya tinggal beberapa langkah saja. 

Air Terjun Toroan terbilang unik karena airnya langsung jatuh ke pantai di bawahnya, tanpa melalui pesisir pantai. Air Terjun Toroan memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan bentuk melebar seperti tirai-tirai alami. Ketika mengalir dalam debit air yang pas, keindahan dari air terjun sangat sempurna. Perpaduan pepohonan rindang, air tosca kebiruan dan deburan air yang putih melaju kencang menciptakan suasana nggreget di sekitar air terjun. 

Air terjun ini berasal dari Sungai Payung yang ada di Kecamatan Timur. Air terjun yang langsung berhadapan dengan laut lepas ini menyajikan panorama yang indah. Batuan karang yang menyembul di permukaan laut menghiasi area air terjun dan sebagian besarnya menahan hempasan ombak yang tidak terlalu kencang. 
Air Terjun Toroan Madura.
Landscape Air terjun - Pantai Toroan
Panas dan sejuk seakan menjadi satu di Toroan. Berjalan di pesisir pantai panas yang tenang dengan hiasan karang atau bercengkerama di bawah pohon rindang ditemani suara gemericik air terjun ditambah angin yang sepoi menghempas hawa panas, pasti menciptakan suasana yang sangat damai. Hm... be carrefull when sleepy attack. 

Selain menikmati panorama alam di pesisir Pantai Toroan dengan air terjunnya, bercengkerama di puncak air terjun juga tidak kalah mengasyikkan. Untuk menikmati suasana pantai di atas bukit, maka tidak perlu turun ke bawah. Dari lokasi parkir langsung menuju ke arah toilet umum yang terdapat jalan setapak di sebelahnya. Jalan setapak itu akan bertemu dengan aliran Sungai Payung yang terpotong menjadi air terjun. Panorama lepas pantai akan membentang luas dan indah dilihat dari atas bukit. Meski panas, ada sebuah pohon besar yang bisa untuk berteduh, tentu harus menyeberangi sungai yang debitnya tidak menentu. 
Air Terjun Toroan Madura.
Bagian Atas Air Terjun Toroan

Sejarah Air Terjun Toroan

Selain panoramanya yang unik, tempat wisata di Madura ini menyimpan sejarah yang dipercaya hingga kini oleh masyarakat sekitar. Konon, dahulu ada sepasang suami istri bersama adiknya di sebuah dusun Lengher Djeh. Sang suami bernama Sayyid Abdurrahman (birenggono), istrinya bernama Siti Fatima  dan adiknya bernama Sayyid Addurrokhim (birenggana). Mereka berdua dikenal sebagai ulama yang pantai ilmu agamanya, santun, terpuji dan sakti.

Suatu hari keluarga Birenggono diterpa musibah karena dianggap selingkuh oleh istrinya, begitu juga sebaliknya. Mereka saling beradu argumen dan sumpah serapah. Birenggono bersumpah bahwa jika dia tidak bersalah, maka kelak kuburannya dapat digali dengan batang daun jarak. Sedangkan Siti Fatima bersumpah jika dia tidak bersalah, kelak kuburannya di tengah sungai tidak akan hanyut dibawa banjir. 

Kedua sumpah suami istri tersebut benar terjadi. Makam Siti Fatimah yang ada di tengah hilir sama sekali tidak hanyut, bahkan air sungai mengalir melewati pengkuburan dan membentuk dua aliran sungai menjadi air terjun. Karea peristiwa itu, Air Terjun Toroan dikeramatkan oleh warga sekitar. Asal usul Air Terjun Toroan berasal dari legenda tersebut, sedangkan 'Toroan' berasal dari daerah setempat yang berarti 'turun' 
Air Terjun Toroan Madura.
Panorama dari Pondok Atas Bukit
Tempat Wisata Air Terjun Toroan terus dikembangkan dengan penambahan beberapa fasilitas. Meski tidak mengunjungi garis pantai maupun air terjunnya, tempat wisata di Madura ini cocok untuk bercengkerama dengan adanya pondok lesehan yang ada di atas bukit. Menampakkan panorama lepas pantai yang indah, melepas penat dan lelah dengan segelas minuman dingin akan terasa menyegarkan, sayang penampakan penambang di bagian kiri pantai tidak membuat segalanya menjadi sempurna. 

Tips wisata di Air Terjun Toroan Madura :
  1. Waktu terbaik untuk berwisata adalah menjelang pergantian musim. Debit air dan kejernihan air tergantung musim. Jika kemarau, debit air tidak terlalu banyak, sehingga air masih tampak jernih tosca. Jika musim hujan, debit air tinggi dan membuat air di sekitarnya terkesan keruh.
  2. Bawalah pelindung kepala untuk melindungi dari panas menyengat saat siang hari. 
  3. Warung hanya ada di atas bukit. Bawalah bekal untuk turun ke bawah untuk melengkapi enjoying time.
  4. Jika ingin menikmati panorama di bawah pohon yang ada di atas air tejun, perhatikan debit air saat akan menyeberang karena sangat berbahaya.
  5. Bukit di atas air terjun tidak dilengkapi pengaman. Berhati-hatilah agar tidak terjatuh.

Read More

Menyibak Pesona Tersembunyi Air Terjun Coban Rais

Air Terjun Coban Rais. Kota Batu sudah lama dikenal memiliki banyak wisata alam yang sangat menarik. Berada di dataran tinggi, membuat Kota Batu menjadi tujuan wisata yang diminati masyarakat sekitar Kota Malang maupun luar kota yang lain. Wisata alam yang sangat populer di Kota Batu adalah air terjun. Bukan hanya Air Terjun Coban Rondo, ada banyak air terjun tersembunyi yang bisa dikunjungi di Kota Apel ini, salah satunya adalah Air Terjun Coban Rais. 
Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais terletak di Dusun Dresel, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur (7° 58' 1.55" S  112° 30' 1.23" E ). Berada sekitar 7 kilometer dari Kota Batu. Akses jalan yang dilalui ke tempat wisata di Batu ini sudah cukup baik seiring dengan bertambahnya spot wisata baru di Coban Rais. 

Coban Rais merupakan salah satu air terjun di Batu yang cukup populer, disamping Air Terjun Coban Rondo maupun Air Terjun Coban Talun. Coban Rais dulunya mempunyai nama Coban Sabrangan, terletak di tengah hutan lebat yang lumayan menantang untuk dicoba. Jadi jangan berharap akan langsung sampai di air terjun selepas parkir motor. So, welcome to adventure
Air Terjun Coban Rais
Gerbang Masuk Wisata Coban Rais
Kini Coban Rais merupakan area wisata keluarga yang sudah dikembangkan. Bukan hanya air terjun, tempat wisata di Batu ini menawarkan berbagai spot menarik sekaligus wahana bermain yang bertema alam dengan berlatar belakang pegunungan. Berbagai spot permainan menarik seperti Bukit Bulu, ayunan, Bukit Bunga, Rumah Pohon dan juga hammock. Ada tarif tertentu untuk masuk ke area wahana wisata jika ingin mencoba masing-masing sensasinya. Jika tidak, air terjun menanti di balik hutan.

Untuk ke Air Terjun Coban Rais, setelah melewati area wahana wisata tersebut ikuti jalan setapak hingga ke lereng bukit. Gunung Panderman akan tampak di lereng bukit, menunjukkan seberapa jauh perjalanan yang akan ditempuh ke Air Terjun Coban Rais di lereng Gunung Panderman
Air Terjun Coban Rais
Berlatar Gunung Panderman
Tetap ikuti jalan melipir lereng bukit di jalan setapak. Jalan setapak akan berdampingan dengan sungai jernih yang mengalir di sepanjang jalur awal. Tetap ikuti jalan hingga sampai di area terbuka di atas jembatan. Perjalanan akan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang mulai berbatu dan sedikit menanjak, melewati rimbunnya tumbuhan perdu dan pepohonan hutan. Tak jarang perjalanan akan melipir dan menyeberangi sungai. 

Ketika mendekati lokasi, jalur akan lebih menanjak dan terjal. Setelah melwati sisi tebing di area yang terbuka, lokasi air terjun di Batu ini tidak jauh lagi dan suara deburannya mulai terdengar. Lokasi Air Terjun Coban Rais ditandai dengan area lapang yang tidak cukup luas dengan latar belakang air terjun yang menyembul dari tebing yang tinggi. 
Air Terjun Coban Rais
Area Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais berada di ketinggian 1.025 mdpl di lereng Gunung Panderman. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Dikelilingi tebing yang hijau membuat suasana di sekitar terkesan sejuk, serta sangat alami. Kesunyian yang ada hanya terpecah dari suara gemuruh aliran Air Terjun Coban Talun yang deras dan tinggi. Berada di air terjun, seolah-seolah ada di tengah hutan terpencil yang bisa dinikmati sesuka hati. 

Menyajikan pemandangan indah, suhu yang sejuk, hamparan tebing-tebing hijau yang luas dikelilingi semak yang segar, ditambah suara gemericik air terjun yang menjadi suguhan utama, membuat siapapun tergoda untuk merasakan kesegarannya. Selain bercengkerama dalam kesunyian natural, mencoba sensasi guyuran air terjun bisa menjadi cara refreshing yang menarik. Jika terik matahari cukup panas, atau lelah karena perjalanan panjang di tengah hutan, basah-basahan akan sangat menyegarkan.
Air Terjun Coban Rais
Cheers...

Tips Mengunjungi Air Terjun Coban Rais :
  1. Dari parkiran tersedia ojek hingga ke area wahana wisata. Jika ditempuh dengan jalan kaki membutuhkan waktu sekitar 25 menit.
  2. Bawalah makanan dan minuman sendiri karena perjalanan ke lokasi Air Terjun Coban Rais bisa memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan.
  3. Gunakan sandal gunung yang sesuai dengan medan yang terjal, menanjak dan sering menyeberangi sungai.
  4. Pada musim-musim tertentu, waspadai adanya ulat bulu di sepanjang jalur hutan ke arah Air Terjun Coban Rais.
  5. Jika bertemu persimpangan, keduanya adalah jalur yang sama ke arah air terjun, hanya beda sebutan yaitu jalur lama dan jalur baru.
  6. Berhati-hatilah ketika berada di bawah air terjun. Jika kapasitas air terlalu besar, hindari bermain-main di bawah air terjun. 
  7. Tidak ada fasilitas apapun di area air terjun. Jadi jika ingin basah-basahan, kamar ganti hanya ada di dekat parkiran.
  8. Berada di tengah hutan yang masih alami, jangan merusak alam dengan melakukan vandalisme ataupun membuang sampah sembarangan. 

Read More

Serunya Menyegarkan Diri di Air Terjun Alam Kandung

Air Terjun Grojokan Sewu Alam Kandung. Berbicara tentang tempat wisata baru di Tulungagung memang terus bertambah seiring dengan minat wisatawan yang terus memburu pemandangan dan suasana baru. Setelah daerah selatan dengan pantai-pantai rupawan mulai menampakkan diri, ada pesona alam lain yang kembali hangat diperbincangkan, meski sudah lama dikenal. Air Terjun Alam Kandung seolah menjadi tempat mencari kesegaran baru dengan nuansa alami. Bahkan tempat wisata ini disebut-sebut menjadi Air Terjun paling indah di Tulungagung yang sudah lama menutup diri.
air terjun alam kandung
Air Terjun Alam Kandung
Tempat wisata Air Terjun Grojokan Sewu Alam Kandung terletak di area hutan lindung Alam Kandung, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Berada sekitar 28 kilometer dari pusat Kota Tulungagung dan 30 kilometer dari pusat Kota Blitar. Akses jalan ke lokasi tempat wisata sudah beraspal baik ditambah sudah adanya petunjuk yang jelas di sepanjang jalan ataupun diakses via GPS.

Air Terjun Alam Kandung yang kini dipopulerkan dengan sebutan Alam Kandung, sudah dikenal lama dan pernah dikembangkan menjadi kolam renang dan bumi perkemahan pada tahun 1990'an, namun berakhir dengan terbengkalai. Setelah pesonanya dikenal lewat stasiun TV swasta pada pertengahan 2015, Air Terjun Alam Kandung mulai diburu pada traveler, hingga kemudian dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2016 dan dipoles cantik dengan berbagai fasilitas umum yang sudah cukup baik. Dengan perubahan baru, tempat wisata Air Terjun Alam Kandung tidak meninggalkan ciri khas lama'nya yaitu sebagai tempat berenang dan bumi perkemahan.
air terjun alam kandung
Area Wana Wisata Alam Kandung
Air Terjun Grojokan Sewu yang satu ini berbeda dengan yang ada di Jawa Tengah. Air Terjun dengan 3 tingkat masing-masing memiliki cekungan yang sering digunakan wisatawan berenang. Air bening berwarna biru kehijauan hingga biru susu mendominasi cekungan kolam alami tepat di bawah air terjun. Air Terjun utama memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan mempunyai kedalaman sekitar 4 - 8 meter. Dikelilingi pepohonan hijau yang asri, susunan batuan yang cantik, aliran air yang tampak menyegarkan  dan suara air yang bergemericik, tentunya membuat hasrat menceburkan diri ke air sulit untuk ditahan.
air terjun alam kandung
2 Cekungan Air Terjun Alam Kandung
Tidak perlu bingung untuk mencari tempat berenang, setiap cekungan di Air Terjun Alam Kandung cocok untuk menyegarkan diri. Adanya 3 tingkatan air terjun, membebaskan siapapun untuk memilih tempat terbaik untuk menyegarkan diri di tengah rimbunnya Alam Kandung. Bermain air, berfoto, menyejukkan diri dengan berendam, melompat ke dalam air dari ketinggian, merupakan hal-hal yang bisa disaksikan ataupun dicoba di tempat wisata Air Terjun Alam Kandung.

Tidak ingin bermain air?, menjajal gembok cinta bisa dicoba, tapi jangan lupa membawa gembok sendiri, because... connective itself before being tied in the sacred promise. Selain itu, sekedar bersantai juga tak ada salahnya dengan menikmati pesona air terjun dari gasebo di ketinggian bisa menjadi solusi, atau ingin menikmati air terjun dari bawah dengan spot ala Air Terjun Pulau Moyo?, kuat-kuatlah menghindari godaan menceburkan diri ke dalam air. Masih kurang puas?, bawalah tenda dan rencanakan untuk camp ceria di area wisata Air Terjun Alam Kandung ini.
air terjun alam kandung
Refreshing
 

Sejarah Alam Kandung

Alam Kandung tak lepas dari sejarah Adipati Ariyo Blitar I (Nilasuwarna) yang dikenal sebagai pendiri Kota Blitar yang sebelumnya bernama Balitar (Bali Tartar) yang berhasil ditaklukkan. Adipati menikahi Dewi Rayung Wulan dan ketika hamil, terjadi pemberontakan oleh Patih Kadipaten Ki Sengguruh Kinareja. Dalam pertempuran tersebut, Adipati Ariyo Blitar I dikabarkan tewas dan Ki Sengguruh mendapat gelar Adipati Aryo Blitar II.

Dewi Rayung Wulan yang hendak dinikahi Adipati Aryo Blitar II melarikan diri dan bersembunyi di Alam Kandung, sehingga begitu lahir, putranya diberi nama Joko Kandung. Setelah Joko Kandung berhasil membalas dendam kematian ayahnya, dia dianugerahi gelar Adipati Aryo Blitar III. Meski tidak mau menerima takta itu, Joko Kandung tetap memimpin Kadipaten Blitar. Hm... don't forget the history

Hm...?, Air Terjun Alam Kandung ternyata bersejarah bukan ?!
air terjun alam kandung
Cheers...

Tips Mengunjungi Air Terjun Alam Kandung :
  1. Datanglah di musim yang tepat. Pada musim kemarau, kadang aliran air terjun kering dan hanya menyisakan air-air di cekungan.
  2. Gunakan sandal anti selip karena jalan maupun bebatuan di sekitar air terjun cukup licin.
  3. dan bawalah baju ganti jika ingin berenang. Fasilitas kamar mandi sudah disediakan.
  4. Berhati-hatilah saat berenang karena kedalaman air terjun mencapai 4-8 meter, sehingga rawan tenggelam bagi yang tidak pandai berenang.
  5. Merupakan tempat wisata alam, jangan mengotori area wisata dengan membuang sampah sembarangan.

Read More

Menyibak Kesunyian Air Terjun Grenjeng yang Tersembunyi

Air Terjun Grenjeng Blitar. Sekilas memang asing mendengar nama Air Terjun Grenjeng. Jangankan wisatawan luar kota, masyarakat asli kota Blitar'pun juga tidak semua tahu tentang Air Terjun Grenjeng. Namun popularitas sebuah tempat wisata di Blitar tidak hanya dilihat dari banyaknya orang yang tahu, justru karena tidak banyak orang yang tahu, Air Terjun Grenjeng digemari oleh traveler dan penggiat alam untuk menikmati secuil kesejukan di dalam kesunyian hutan. Hm... let's check it out !
air terjun Grenjeng
Air Terjun Grenjeng
Air Terjun Grenjeng berada di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Rute ke Air Terjun Grenjeng, dari kota Blitar ambil arah ke Kecamatan Panggungrejo, ke arah Pantai Serang Blitar. Sebelum pertigaan petunjuk arah ke tempat wisata Pantai Serang dan Pantai Pasir Putih Peh Pulo yang ditandai dengan pertigaan pohon besar, ambil arah kiri ke jalan kecil yang berjarak sekitar 20 meter sebelum pertigaan. Belum ada petunjuk arah ke Air Terjun Grenjeng di sekitar jalan, sehingga bisa menggunakan Google Maps (8°15’28.29″S 112°17’8.85″E) atau GPS (Gunakan Penduduk Sekitar). 

Kendaraan pribadi bisa dititipkan di rumah penduduk terakhir sebelum memulai trecking sekitar 700 meter, melewati perkebunan dan sawah penduduk. Setelah melewati sungai, ambil arah ke kiri. Kemudian berjalan mengikuti pematang ke arah kanan, jangan mengikuti arah sungai. Air Terjun Grenjeng akan nampak setelah melewati pohon perdu yang rapat. Layaknya membuka tabir kehidupan, this is time to enjoying.

Air Terjun Grenjeng merupakan salah satu destinasi tempat wisata di Blitar yang belum resmi dibuka untuk umum, sehingga tak heran jika lokasi tidak mudah dicapai dengan kendaraan umum maupun roda empat. Air Terjun Grenjeng diapit oleh tebing hitam yang mengelilingi area air terjun. Ada kedung di bawah air terjun berketinggian sekitar 20 meter ini. Ingin berenang, bermain air dengan bebas, bercengkerama maupun camp sangat cocok dilakukan dan patut dicoba. Terlebih jika siang hari panas menyengat, mendinginkan diri di bawah air terjun akan sangat menggoda. Jika waktu yang tepat memberi kesempatan, sensasi private waterfall bisa didapat. 
air terjun grenjeng
Kedung Air Terjun Grenjeng
Debit Air Terjun Grejeng tergantung musim. Jika musim kemarau, debit air tidak terlalu besar dan bisa saja kering kerontang. Sedangkan saat musim hujan, debit air yang besar akan mengundang wisatawan untuk berkunjung.

Meski samar-samar belum ada yang mengenal Air Terjun Grenjeng, para traveler tentu tidak asing dengan nama air terjun ini. Apalagi suasana yang masih sepi, sejuk, alami dan tersembunyi adalah suasana kebanggaan para traveler. Walaupun tergolong sepi pengunjung - kecuali masyarakat sekitar, tidak menutup kemungkinan adanya beberapa pengunjung yang datang untuk mampir selepas berwisata ke Pantai Peh Pulo maupun Pantai Serang, terutama ketika hari libur. Atau malah belum mengetahui bahwa ada wisata air terjun di dekat kedua pantai tersebut. Yay, try an come in.
Cheers...

Tips Berwisata ke Air Terjun Grenjeng Blitar :
  1. Pipilih waktu yang tepat untuk wisata yang menyenangkan, tentu bukan saat musim kemarau.
  2. Gunakan kendaraan pribadi roda dua untuk mempermudah perjalanan maupun parkis karena mendekati lokasi air terjun, jalan berbatu makadam dan tidak ada angkutan umum yang menjangkau ke lokasi.
  3. Titipkan kendaraan pribadi di rumah penduduk yang berada di dekat lokasi. (rumah terakhir).  
  4. Jika tidak paham lokasi, bisa bertanya ke penduduk sekitar.
  5. Gunakan sandal anti selip untuk trecking dan menyeberangi sungai.
  6. Berhati-hatilah ketika berenang di bawah air terjun karena cukup dalam.
  7. Waspadai ketika musim hujan, debit air bisa sangat deras dan bisa saja terjadi banjir atau tanah longsor.
  8. Bawalah bekal makanan dan minuman karena tidak ada fasilitas warung makan. 
  9. Untuk kamar mandi bisa menumpang di penduduk sekitar karena belum ada fasilitas.
  10. Bawalah sampah kembali dan jangan mengotori area Air Terjun Grenjeng yang masih alami.
Read More