Pendakian Gunung Wilis 2.300 mdpl via Bajulan

Pendakian Gunung Wilis via Bajulan. Gunung Wilis merupakan gunung berapi istirahat yang terletak satu rangkaian dalam Pegunungan Wilis. Di lereng gunung ini ada banyak air terjun yang sudah dikembangkan menjadi pariwisata seperti Air Terjun Dolo, Air Terjun Roro Kuning maupun Air Terjun Irenggolo. Gunung Wilis memiliki sekitar 40 puncak (id.wikipedia.org). Puncak tertingginya adalah puncak Liman atau puncak Ngliman dengan ketinggian 2.563 mdpl. Gunung Wilis memang jarang didaki seperti gunung-gunung tertinggi di Jawa Timur lainnya, itulah yang menyebabkan keasriannya masih sangat terjaga.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Gunung Wilis
Gunung Wilis terbilang bersejarah karena pernah dilalui oleh Jendral Sudirman sebelum melakukan penyerangan umum ke Yogyakarta pada 1 Maret 1949. Gunung Wilis masuk dalam wilayah enam kabupaten yaitu Kabupaten Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Dari banyaknya puncak yang ada, hanya lima jalur pendakian yang bisa dilalui, yaitu :
  1. Jalur pendakian via Candi Penampihan, Sendang, Tulungagung.
  2. Jalur pendakian via Mojo, Kediri.
  3. Jalur pendakian via Bajulan (Roro Kuning), Nganjuk.
  4. Jalur pendakian via Sedudo (Desa Ngliman), Nganjuk.
  5. Jalur pendakian via Kare, Madiun

Jalur pendakian Gunung Wilis via Bajulan bisa mengikuti jalur ke arah tempat wisata Air Terjun Roro Kuning, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Nganjuk, Jawa Timur. Rute jalur tidak begitu susah dan bisa dilalui kendaraan roda 4. 


Basecamp pendakian Gunung Wilis via Bajulan berada di sebelah kanan yang ditandai dengan banner dan plang 'Pos Pendakian Sekartaji". Sekartaji merupakan sebuah pos yang ada di jalur pendakian Gunung Wilis. Biasanya, pos Sekartaji menjadi tujuan pendaki selain puncak Limas.

Basecamp - Pos Panjer

Trek awal pendakian dari basecamp berupa jalan makadam tersusun rapi melewati rumah dan kebun penduduk. Trek akan berganti tanah ketika mendekati pintu hutan dengan jalan yang mulai menanjak dan masih di dalam area ladang warga sekitar. Trek terus menanjak ringan melalui hutan yang tidak terlalu lebat hingga sampai di Pos 1.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Pos Panjer
Pos Panjer, merupakan area lapang di jalur pendakian yang terdapat dudukan dari kayu untuk beristirahat sejenak.

Pos Panjer - Pos Gentongan

Jalur pendakian Gunung Wilis via Bajulan dilanjutkan dengan tetap mengikuti jalur setapak ke Pos 2. Bisa dibilang jalur dari Pos 1 ke Pos 2 merupakan jalur yang paling pendek dengan trek tanah yang cukup landai.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Pos Gentongan
Pos Gentongan, merupakan area terbuka di sisi jalur pendakian. Disini terdapat gubuk yang tinggal kerangka kayunya saja. Dari pos ini bisa terlihat view kota Nganjuk dan juga area lembah Gunung Wilis, Sekartaji.

Pos Gentongan - Pos Sekartaji

Dari Pos Gentongan, jalur pendakian Gunung Wilis via Bajulan sudah tidak terlalu membutuhkan banyak energi karena jalur setapaknya yang cenderung landai dan pada beberapa bagian ada jalur juga berupa turunan. Area terbuka dengan lembah savana menandakan Pos Sekartaji sudah dekat. Savana merupakan punggungan yang harus dilalui sebelum Sekartaji. Ilalang lebat yang cukup tinggi akan mengantar hingga Sekartaji. Di sisi kanan punggungan Savana ini ada jalur lama yang sudah tidak pernah digunakan lagi karena terlalu curam.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Pos Sekartaji
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
View Pos Sekartaji
Sekartaji, merupakan area terbuka, cukup luas, bisa menampung sekitar lebih 10 tenda dengan tiga area yang berbeda. View disini sangat indah dan terdapat sumber air, sehingga Sekartaji merupakan lokasi favorit dan terbaik untuk camp. Dari Pos Sekartaji tampak Gunung Butak, Gunung Kawi, Gunung Arjuno, Gunung Welirang dan juga Gunung Semeru di kejauhan. Di area paling atas terdapat candi.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Sunrise dari Pos Sekartaji

Pos Sekartaji - Pospan

Pendakian Gunung Wilis yang sebenarnya dimulai dari Pos Sekartaji ini. Selepas Pos Sekartaji, jalur pendakian Gunung Wilis dilanjutkan dengan trek menanjak melewati punggungan ilalang sama seperti trek sebelumnya. Ada setidaknya tiga puncak punggungan yang harus dilalui.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Trek Savana ke Pospan
Di sepanjang trek savana akan melewati Watu Lawang, berupa batu besar di area yang datar. Trek pendakian terus menanjak dengan trek yang sama hingga Hutan Pendek. Hutan Pendek merupakan area datar yang cukup luas sebelum kembali masuk ke hutan pegunungan Wilis. Dari Hutan Pendek, trek melipir ke kiri hingga Pospan. Pospan merupakan area datar teduh yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Pospan

Pospan - Cemoro Besar

Jalur pendakian Gunung Wilis via Bajulan dilanjutkan dengan jalan setapak menanjak melalui hutan dan ilalang hingga Cemoro Besar. Cemoro Besar merupakan area di jalur pendakian yang terdapat pohon cemara besar. Itu saja.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Cemoro Besar

Cemoro Besar - Puncak Limas

Pendakian dari Cemoro Besar hingga ke puncak merupakan pendakian yang paling melelahkan di sepanjang jalur pendakian Gunung Wilis via Bajulan. Trek terus menanjak terjal tanpa bonus menyusuri punggungan gunung. Di tengah jalur akan ada tanjakan curam yang harus didaki dengan bantuan tali. Sudah ada tali yang terpasang untuk memudahkan pendakian di jalur yang memiliki ketinggian sekitar 5 meter ini.

Selepas tanjakan, trek masih menyusuri punggungan dengan trek yang berkelok-kelok menanjak menyusuri ilalang di jalur setapak hingga sampai di Puncak Limas. 

Puncak Limas dengan ketinggian 2.300 mdpl merupakan salah satu puncak Pegunungan Wilis via Roro Kuning atau Bajulan. Puncak Gunung Wilis ini ditandai dengan tugu, berada di area datar terbuka yang masih di dalam area hutan. Jadi, sampai di puncak hampir tidak ada view menarik apapun selain pepohan di sekitarnya.
Pendakian Gunung Willis 2.300 mdpl via Bajulan
Cheers...

Tips Pendakian Gunung Wilis via Bajulan :
  1. Lengkapi kebutuhan logistik sebelum pendakian. Basecamp juga menjual beberapa makanan ringan dan logistik untuk pendaki.
  2. Pada musim hujan, jalur pendakian awal becek dan sangat licin, wajib berhati-hati agar tidak terpeleset ketika naik ataupun turun.
  3. Jika perlu, bawalah alat penebas untuk membuka jalur setapak yang mulai tertutup.
  4. Waspadai serangan pacet. Gunakan sepatu yang tertutup.
  5. Agar tidak basah karena kabut, pakailah celana jas hujan saat melewati area savana yang sangat rimbun.  
  6. Lokasi camp terbaik ada di Pos Sekartaji, dimana tersedia sumber air, lokasi luas dan view yang menawan.
  7. Area savana sebelum Pos Sekartaji hingga Pospan sangat panas ketika siang hari dan tidak ada tempat untuk berteduh. Bawalah pelindung kepala untuk menghindari dehidrasi yang disebabkan panas terik matahari.
  8. Bawalah persediaan air yang cukup jika ingin melanjutkan ke Pos Limas. Setelah Pos Sekartaji tidak ada sumber air kecuali jika turun hujan.
  9. Berhati-hatilah ketika menaiki ataupun menuruni tanjakan curam sebelum Puncak Limas.
  10. Bawalah sampah turun dan jangan melakukan vandalisme.

Itinerary Pendakian Gunung Wilis via Bajulan :
Basecamp - Pos Panjer : 1 jam 25 menit 
Pos Panjer - Pos Gentongan : 35 menit
Pos Gentongan - Pos Sekartaji : 40 menit
Pos Sekartaji - Pospan : 1 jam 30 menit
Pospan - Cemoro Besar : 15 menit
Cemoro Besar - Puncak Limas : 1 jam

Loading...

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Pendakian Gunung Wilis 2.300 mdpl via Bajulan"

Post a Comment