Pendakian Gunung Pundak 1.547 mdpl via Puthuk Siwur

Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur. Gunung Pundak banyak dikenal sebagai salah satu tempat yang tepat untuk ngadem sejenak, tak heran jika tersedia camping ground di gunung mungil ini. Memiliki ketinggian 1.547 mdpl dengan trek pendakian ringan, ditambah pemandangan alam yang istimewa, gunung yang disebut-sebut sebagai pundak (bahu) Gunung Welirang ini cocok menjadi obat rindu para petualang yang enggan menghabiskan tenaga ektra untuk kegiatan mendaki gunung.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Puncak Puthuk Siwur
Gunung Pundak berada di Dusun Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur dan masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Ada dua jalur pendakian Gunung Pundak yang bisa diakses, yaitu :
  1. Pendakian via Puthuk Siwur
  2. Pendakian via Tahura
Tidak susah mencari pos perijinan kedua jalur tersebut karena sudah terlacak di GPS, tapi jika bingung bisa mencoba GPS (Gunakan Penduduk Sekitar). Pendakian via Puthuk Siwur merupakan jalur pendakian resmi yang dikelola oleh perhutani. Untuk ke pos pendakian Puthuk Siwur, jalurnya searah dengan Wisata Pemandian Air Panas. Dari Surabaya Bisa menggunakan dua opsi rute mudah yaitu lewat Jl.Trawas-Mojosari atau Jl Pacet.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Area Pos Perijinan
Pos perijinan berada di sebelah warung yang menyediakan makanan, minuman hingga fasilitas karaoke, tempat parkir dan kamar mandi umum. So, sing before starting an adventure !

Pos Pendakian - Camp 1

Jalur pendakian gunung Pundak via Puthuk Siwur diawali dengan menyusuri jalan setapak di sebelah pos perijinan yang merupakan gerbang masuk hutan wisata pinus. Jalan setapak yang landai mengantar hingga memasuki hutan pinus. Awal yang baik untuk pendakian awal, trek yang teduh di tengah rimbunnya hutan pinus sangat berguna untuk menyimpan energi. Di tengah hutan pinus, ada area unik yang cukup menarik dimana bisa disiapkan atribut dan perlengkapan foto and welcome to selfie area !

Area selfie merupakan salah satu spot foto di tengah hutan pinus yang pertama ditemui di jalur pendakian gunung Pundak, berupa bebatuan besar dimana saat cerah bisa terlihat pemandangan alam di sekitar. Mendaki sambil bergaya? why not?. Trek dilanjutkan dengan tetap menyusuri jalan setapak menembus rimbunnya hutan pinus hingga sampai di Camp 1.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Camp 1
Camp 1 merupakan area camp yang ada di tengah hutan pinus dengan area yang tidak terlalu lebar, tapi cukup nyaman untuk camp ceria ataupun istirahat.

Camp 1 - Pos 2

Selepas dari Camp 1, tetap ikuti jalan setapak dan petunjuk arah yang terpampang jelas di pepohonan pinus yang tinggi menjulang. Ada beberapa area datar dan lapang di sepanjang hutan pinus ini yang dilengkapi dengan dudukan alami dari batang kayu. Alam memang sangat pengertian...

Setelah keluar dari hutan pinus, area mulai terbuka dan berubah menjadi vegetasi ilalang tinggi dan tumbuhan perdu. Inilah gerbang awal pendakian yang sebenarnya. Trek mulai menanjak menaiki punggungan bukit yang sedikit terjal. Di sepanjang trek ini pemandangan hijau hutan pinus dan lembah cukup menggoda untuk dinikmati sejenak. Mungkin tertarik untuk menciptakan spot selfie yang baru?
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Pos 2 - Gua Bebek
Pos 2 - Gua bebek, ada di ujung area terbuka, sebelum pintu masuk hutan. Di area ini tidak ada gua ataupun bebek, tapi hanya area datar terbuka yang ditandai dengan sebuah pohon sebagai peneduh, meski nyatanya masih kepanasan di siang hari.

Pos 2 - Puncak Puthuk Siwur

Selepas pos 2, trek kembali masuk ke dalam hutan. Dengan trek yang menanjak dan rimbun, jalur pendakian Gunung Pundak akan terasa melelahkan. Tidak berselang lama, hutan yang rapat kembali ke jalur area terbuka memutari bukit di area hutan pinus. Selepas jalan yang menanjak, jalur kembali landai di area hutan pinus hingga sampai di sebuah area datar dengan puncak di sebelah kanannya, Puncak Puthuk Siwur. 
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Puncak Puthuk Siwur
Puncak Puthuk Siwur memiliki ketinggian 1.429 mdpl, merupakan sebuah area terbuka yang cukup terjal dengan beberapa area datar untuk camp. Tepat di bawah Puncak Puthuk Siwur juga ada area lapang luas yang bisa digunakan untuk camp ataupun futsal kecil-kecilan. Dari area puncak Puthuk Siwur, terlihat jelas Gunung Penanggungan, kota Mojokerto dan secuil puncak Gunung Welirang di selatan di balik bukit.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Sunrise Puncak Puthuk Siwur

Puncak Puthuk Siwur - Puncak Gunung Pundak

Dari puncak Puthuk Siwur, trek dilanjutkan dengan turun ke area lapang kemudian menanjak melipir bukit. Trek berupa jalur setapak terbuka yang mulai tertutup oleh ilalang. Setelah di ujung tanjakan, jalur pendakian Gunung Pundak akan menurun sebelum kembali menanjak terjal. Jalur menanjak berupa tanah berbatu padat ini melipir ke bukit hingga di area terbuka yang dipenuhi ilalang tinggi. Di sepanjang area ini masih tampak Gunung Penanggungan yang masih menjadi pemandangan wajib. 

Ikuti jalan setapak menembus ilalang di jalur yang mulai landai. Di ujung jalan setapak, area kembali terbuka, kali ini menampakkan Gunung Welirang yang tinggi menjulang. Untuk ke puncak Gunung Pundak, tetap ikuti jalan setapak. Meski bercabang, jalan setapak akan mengantar hingga ke puncak Gunung Pundak. 
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Puncak Gunung Pundak
Puncak Gunung Pundak berada di ketinggian 1.547 mdpl, berupa area lapang, luas dan datar. Dari puncak Gunung Pundak tampak Gunung Welirang yang gagah dengan lekukan lereng  hijaunya yang sangat memanjakan mata, meski Gunung Penanggungan tidak tampak lagi. Perbukitan dengan padang ilalang yang hijau kekuningan juga menambah keindahan panorama alam yang mempesona di puncak Gunung Pundak.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Landscape Gunung Welirang
Area terbuka yang sangat luas di puncak Gunung Pundak bisa untuk camp. Selain itu ada area datar lain di sekitar puncak yang cocok untuk camp. Bisa dipilih, ingin camp di area terbuka atau area teduh.
Tips Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur :
  1. Ke pos perijinan melewati pos registrasi wisata air panas, akan dikenakan tarif registrasi 2x, yaitu tiket masuk wisata air panas dan pendakian gunung pundak. Lebih mudah bisa lewat Jl.Pacet atau bisa akses jalur via GPS.
  2. Tidak ada sumber air di sepanjang jalur pendakian, lengkapi logistik sebelum sampai di area pos perijinan. Di pos perijinan biasanya hanya buka hari Sabtu - Minggu dan hanya menyediakan makanan ringan dan minuman.
  3. Pada musim tertentu, di sepanjang jalur pendakian selepas hutan pinus camp 1 hingga pendakian ke arah puncak Gunung Pundak banyak ditemui ulat bulu. 
  4. Jika ingin mencari sunrise, sebaiknya camp di puncak Puthuk Siwur. Selain sunrise yang nampak jelas, ketika malam hari juga bisa memandang lampu-lampu kota Mojokerto.
  5. Pendakian dari puncak Puthuk Siwur hingga puncak Gunung Pundak sangat panas di siang hari, bawalah pelindung kepala dari sengatan sinar matahari.
  6. Pertimbangkan cuaca dan kondisi alam jika ingin camp di area terbuka seperti di puncak Gunung Pundak.
Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Cheers...

Itinerary Pendakian Gunung Pundak via Puthuk Siwur
Pos Perijinan - Camp 1 : 35 menit
Camp 1 - Pos 2 : 45 menit
Pos 2 - Puncak Puthuk Siwur :35 menit
Puncak Puthuk Siwur - Puncak Gunung Pundak : 30 menit

Menyibak Pesona Tersembunyi Air Terjun Coban Rais

Air Terjun Coban Rais. Kota Batu sudah lama dikenal memiliki banyak wisata alam yang sangat menarik. Berada di dataran tinggi, membuat Kota Batu menjadi tujuan wisata yang diminati masyarakat sekitar Kota Malang maupun luar kota yang lain. Wisata alam yang sangat populer di Kota Batu adalah air terjun. Bukan hanya Air Terjun Coban Rondo, ada banyak air terjun tersembunyi yang bisa dikunjungi di Kota Apel ini, salah satunya adalah Air Terjun Coban Rais. 
Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais terletak di Dusun Dresel, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur (7° 58' 1.55" S  112° 30' 1.23" E ). Berada sekitar 7 kilometer dari Kota Batu. Akses jalan yang dilalui ke tempat wisata di Batu ini sudah cukup baik seiring dengan bertambahnya spot wisata baru di Coban Rais. 

Coban Rais merupakan salah satu air terjun di Batu yang cukup populer, disamping Air Terjun Coban Rondo maupun Air Terjun Coban Talun. Coban Rais dulunya mempunyai nama Coban Sabrangan, terletak di tengah hutan lebat yang lumayan menantang untuk dicoba. Jadi jangan berharap akan langsung sampai di air terjun selepas parkir motor. So, welcome to adventure
Air Terjun Coban Rais
Gerbang Masuk Wisata Coban Rais
Kini Coban Rais merupakan area wisata keluarga yang sudah dikembangkan. Bukan hanya air terjun, tempat wisata di Batu ini menawarkan berbagai spot menarik sekaligus wahana bermain yang bertema alam dengan berlatar belakang pegunungan. Berbagai spot permainan menarik seperti Bukit Bulu, ayunan, Bukit Bunga, Rumah Pohon dan juga hammock. Ada tarif tertentu untuk masuk ke area wahana wisata jika ingin mencoba masing-masing sensasinya. Jika tidak, air terjun menanti di balik hutan.

Untuk ke Air Terjun Coban Rais, setelah melewati area wahana wisata tersebut ikuti jalan setapak hingga ke lereng bukit. Gunung Panderman akan tampak di lereng bukit, menunjukkan seberapa jauh perjalanan yang akan ditempuh ke Air Terjun Coban Rais di lereng Gunung Panderman
Air Terjun Coban Rais
Berlatar Gunung Panderman
Tetap ikuti jalan melipir lereng bukit di jalan setapak. Jalan setapak akan berdampingan dengan sungai jernih yang mengalir di sepanjang jalur awal. Tetap ikuti jalan hingga sampai di area terbuka di atas jembatan. Perjalanan akan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak yang mulai berbatu dan sedikit menanjak, melewati rimbunnya tumbuhan perdu dan pepohonan hutan. Tak jarang perjalanan akan melipir dan menyeberangi sungai. 

Ketika mendekati lokasi, jalur akan lebih menanjak dan terjal. Setelah melwati sisi tebing di area yang terbuka, lokasi air terjun di Batu ini tidak jauh lagi dan suara deburannya mulai terdengar. Lokasi Air Terjun Coban Rais ditandai dengan area lapang yang tidak cukup luas dengan latar belakang air terjun yang menyembul dari tebing yang tinggi. 
Air Terjun Coban Rais
Area Air Terjun Coban Rais
Air Terjun Coban Rais berada di ketinggian 1.025 mdpl di lereng Gunung Panderman. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Dikelilingi tebing yang hijau membuat suasana di sekitar terkesan sejuk, serta sangat alami. Kesunyian yang ada hanya terpecah dari suara gemuruh aliran Air Terjun Coban Talun yang deras dan tinggi. Berada di air terjun, seolah-seolah ada di tengah hutan terpencil yang bisa dinikmati sesuka hati. 

Menyajikan pemandangan indah, suhu yang sejuk, hamparan tebing-tebing hijau yang luas dikelilingi semak yang segar, ditambah suara gemericik air terjun yang menjadi suguhan utama, membuat siapapun tergoda untuk merasakan kesegarannya. Selain bercengkerama dalam kesunyian natural, mencoba sensasi guyuran air terjun bisa menjadi cara refreshing yang menarik. Jika terik matahari cukup panas, atau lelah karena perjalanan panjang di tengah hutan, basah-basahan akan sangat menyegarkan.
Air Terjun Coban Rais
Cheers...

Tips Mengunjungi Air Terjun Coban Rais :
  1. Dari parkiran tersedia ojek hingga ke area wahana wisata. Jika ditempuh dengan jalan kaki membutuhkan waktu sekitar 25 menit.
  2. Bawalah makanan dan minuman sendiri karena perjalanan ke lokasi Air Terjun Coban Rais bisa memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan.
  3. Gunakan sandal gunung yang sesuai dengan medan yang terjal, menanjak dan sering menyeberangi sungai.
  4. Pada musim-musim tertentu, waspadai adanya ulat bulu di sepanjang jalur hutan ke arah Air Terjun Coban Rais.
  5. Jika bertemu persimpangan, keduanya adalah jalur yang sama ke arah air terjun, hanya beda sebutan yaitu jalur lama dan jalur baru.
  6. Berhati-hatilah ketika berada di bawah air terjun. Jika kapasitas air terlalu besar, hindari bermain-main di bawah air terjun. 
  7. Tidak ada fasilitas apapun di area air terjun. Jadi jika ingin basah-basahan, kamar ganti hanya ada di dekat parkiran.
  8. Berada di tengah hutan yang masih alami, jangan merusak alam dengan melakukan vandalisme ataupun membuang sampah sembarangan. 

Bukit Kura-kura Ongakan - Memandang Lukisan Cantik Alam Gunung Kelud

Bukit Kura-kura Ongakan Kediri. Menikmati panorama alam yang luar biasa di tempat yang jauh dari keramaian perkotaan? Bukit Ongakan bisa menjadi solusi bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya yang berada di sekitar Kediri. Meski belum terlalu terkenal, namun tempat ini sangat populer di kalangan petualang. Erupsi besar Gunung Kelud pada tahun 2014 telah menampakkan sebuah bukit unik yang kini fenomenal disebut dengan Bukit Kura-kura. Menyajikan panorama alam luas perbukitan hijau Gunung Kelud, Bukit Kura-kura siap menyambut siapapun yang datang.
Bukit Kura-kura Ongakan
Bukit Kura-kura Ongakan terletak di Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Berada di sisi timur laut Gunung Kelud. Lokasi Bukit Kura-kura berada sekitar 8 kilometer dari Kecamatan Kepung. Jika sudah masuk Dusun Besowo Timur berjarak sekitar 4 kilometer.

Rute menuju ke Bukit Kura-kura, dari Pare, Kediri, ambil arah Pasar Kepung ke timur hingga bertemu pertigaan yang ditandai dengan patung 'ibu dan anak'. Kemudian lanjut belok ke kanan, di jalan yang cukup menanjak. Di sisi jalan ada banner petunjuk arah ke Bukit Kura-kura. Ikuti arahnya ke kiri dan ikuti petunjuk arah rute ke Bukit Kura-kura tersebut. 

Sebelum memasuki hutan, jalan berupa aspal yang mulus. Setelah masuk hutan, akses jalan berupa jalan setapak yang cukup terjal. Jalur akan memasuki hutan rimbun, menanjak dan terjal hingga sampai di pos registrasi. Dari pos registrasi, melanjutkan perjalanan di jalan setapak yang mulai bercampur akar-akar pepohonan, melalui hutan pinus dan hutan yang sangat rimbun. Ikuti jalan hingga sampai di lokasi parkir. 

Bukit Kura-kura

Bukit Kura-kura ada di dekat area lokasi parkir. Bukit Kura-kura merupakan gundukan bukit dengan bentuk menyerupai kura-kura. Awalnya keberadaan bukit di tempat tersembunyi ini tidak diketahui sebelum akhirnya nampak setelah terjadi letusan Gunung Kelud pada tahun 2014.
Bukit Kura-kura
Tumbuhnya kembali vegetasi Gunung Kelus pasca letusan, membuat semakin indah panorama  perbukitan di sekitarnya, termasuk Bukit Ongakan yang di kalangan wisatawan kini lebih dikenal dengan nama Bukit Kura-kura. Tak heran jika salah satu spot di Bukit Ongakan ini dikembangkan menjadi salah satu tempat wisata di Kediri yang sangat digemari.

Pohon Cinta

What's wrong with Love Tree?. Ya... bukan hanya Bukit Kura-kura yang menyajikan pesona alam menarik. Sebagai tempat wisata, tentu Bukit Ongakan memiliki panorama alam lain yang telah dikemas apik mendampingi Bukit Kura-kura. Sesuai namanya, Bukit Kura-kura saja sudah membuat siapapun penasaran, lalu bagaimana dengan Pohon Cinta?.

Pohon Cinta merupakan sebuah pohon yang ada di Puncak Bukit Ongakan. Untuk menuju Puncak Bukit Ongakan memang tidak cukup mudah, yaitu harus menaiki jalan setapak menanjak sekitar 120 menit dari spot Bukit Kura-kura. Tidak perlu kuatir lelah, di area bukit Ongakan yang luas bagaikan lapangan ini sudah ada beberapa warung dan tempat istirahat. So, ready for hiking?

Untuk ke Pohon Cinta, wajib melalui pos registrasi yang juga ditutup sampai jam 17.00. Hm.... cukup untuk sejenak menikmati senja. Di area Pohon Cinta ada dua spot menarik yang masing-masing menyajikan panorama yang luar biasa.
Pada area datar yang pertama, Bukit Ongakan menyajikan penorama perbukitan curam Gunung Kelud yang sangat menawan. Dikelilingi kabut di tiap celah bukitnya dan berselimutkan vegetasi hijau, siapapun pasti ingin terpaku selama beberapa waktu melihat panorama bak lukisan ini. 
First Amazing Spot
Naik lebih tinggi ke area yang kedua adalah puncak bukit Ongakan, sebuah area datar dengan sebuah pohon yang berdiri tegak di tengah bernama Pohon Cinta. Disini terpampang hamparan hijau hutan Ongakan dengan latar  Gunung Kawi - Gunung Butak yang tampak kecil di ujung. Disini bisa menyaksikan panorama senja yang sangat menawan. Love Tree will you falling in love.  So, are you ready for next adventure?
Try to yoga?

Tips Mengunjungi Bukit Kura-kura Ongakan :
  1. Jika tidak tau rute jalur, sebaiknya menggunakan GPS (Gunakan Orang Sekitar). Biasanya rute jalur menujur Bukit Kura-kura melalui GPS di HP (Global Positioning System) menunjukkan arah jalan untuk trekking, bukan jalan kendaraan. Bahasa lainnya 'nyasar'.
  2. Untuk mempermudah perjalanan, gunakan kendaraan roda 2.
  3. Pilih cuaca yang bagus untuk ke Bukit Kura-kura. Ketika musim hujan, jalan setapak cukup licin, sehingga bisa membahayakan jika tidak berhati-hati.
  4. Berhati-hatilah ketika melintasi jalan setapak di hutan yang bekelok-kelok dan cukup terjal.
  5. Tempat wisata Bukit Kura-kura tutup saat jam 5 sore, perhitungkan waktu ketika berwisata.
  6. Gunakan sanadl anti selip atau sandal gunung yang cocok untuk trekking.
  7. Jika cuaca buruk, segera turun dari puncak bukit. 
  8. Sudah ada warung penjaja makanan di area lokasi wisata, tapi tidak menyediakan saklar listrik untuk fasilitas charge HP.
  9. Area camp yang cocok bisa di area lapang dekat warung ataupun di puncak. Jika ingin camp, konfirmasilah dengan petugas area wisata. 
  10. Area wisata ini masih alami. Jangan merusak dengan melakukan vandalisme dan jangan membuang sampah sembarangan.